AUD/USD Kesulitan Menemukan Arah Saat Pasar Menimbang Dukungan RBA Melawan Tantangan Global

Dolar Australia terus menghadapi tekanan jual terhadap Dolar AS untuk sesi perdagangan keempat berturut-turut, dengan pasangan AUD/USD berada di sekitar level 0.6630—menurun sedikit sebesar 0.10% selama perdagangan awal Asia. Kelemahan ini mencerminkan interaksi kompleks antara kekuatan bearish dan bullish yang saat ini menjaga pasangan mata uang dalam pola menunggu. Sebagai konteks, pada level saat ini, 4200 USD setara dengan sekitar 6.324 AUD, menyoroti volatilitas yang sedang dihadapi para trader.

Tekanan Turun Meningkat di Banyak Front

AUD telah berada di bawah tekanan berkelanjutan dari beberapa hambatan yang bersamaan. Data ketenagakerjaan Australia yang lebih lemah dari perkiraan minggu lalu memberikan nada negatif sejak awal, sementara data ekonomi China terbaru yang dirilis selama akhir pekan memperkuat kekhawatiran tentang ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut. Kombinasi sentimen risiko global yang lebih lemah dan kinerja pasar saham yang memburuk telah menjadikan AUD—yang secara tradisional dipandang sebagai mata uang yang sensitif terhadap risiko—sebagai instrumen yang kurang menarik bagi investor yang mencari keamanan.

Menambah kesulitan AUD adalah ketidakpastian seputar waktu keputusan suku bunga potensial, karena pasar menilai kembali prospek pertumbuhan di seluruh kawasan.

Pesan Hawkish RBA Memberikan Bantalan

Meskipun menghadapi hambatan, Dolar Australia berhasil menghindari kerugian yang lebih dalam, sebagian besar berkat sikap kebijakan Bank Sentral Australia yang tangguh. Gubernur RBA Michele Bullock baru-baru ini menyampaikan bahwa pemotongan suku bunga tambahan tampaknya tidak diperlukan dalam waktu dekat, dan mengisyaratkan bahwa pembuat kebijakan bahkan mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga di masa depan jika kondisi ekonomi memerlukannya. Nada hawkish dari RBA ini memberikan dasar untuk AUD/USD, membedakan jalur kebijakan moneter Australia dari bank sentral utama lainnya.

Kelemahan Dolar AS Tetap Menjadi Faktor Pendukung

Dolar AS terus memburuk terhadap keranjang mata uang yang luas, dengan Indeks Dolar (DXY) diperdagangkan mendekati titik terendah sejak awal Oktober. Kelemahan ini berasal dari ekspektasi pasar terhadap pemotongan suku bunga Federal Reserve lebih lanjut, karena investor mengantisipasi pergeseran kebijakan moneter.

Spekulasi seputar kemungkinan perubahan dalam kepemimpinan Fed juga membuat para bulls USD tetap di luar lapangan. Peserta pasar semakin bertaruh pada arah kebijakan yang lebih dovish, yang menekan daya tarik greenback dan memberikan kelegaan bagi pasangan AUD/USD.

Trader Menunggu Sebelum Rilis Data Penting US Jobs Report

Rilis tertunda dari Nonfarm Payrolls (NFP) untuk bulan Oktober tetap menjadi katalis penting di horizon. Dengan laporan ketenagakerjaan utama ini yang masih akan dirilis, banyak trader tampaknya enggan membangun posisi arah yang signifikan, menciptakan kebuntuan antara bulls dan bears. Volatilitas mungkin tetap terkendali sampai data ini keluar, yang berpotensi mengubah dinamika pasar ke arah mana pun.

Sampai muncul penjualan lanjutan yang kuat dan tren kenaikan selama tiga minggu ini benar-benar pecah, kehati-hatian sangat dianjurkan sebelum menyatakan rally AUD/USD telah habis.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)