Prinsip Dasar: Mengapa Trader Menggunakan Leverage
Leverage dalam bahasa Indonesia berarti penggunaan kekuatan pinjaman untuk mengendalikan aset bernilai besar. Ini adalah alat yang memungkinkan trader mengendalikan nilai uang di pasar lebih dari modal yang sebenarnya dimiliki. Menurut definisi keuangan, leverage adalah kemampuan untuk menggunakan modal kecil untuk mengendalikan posisi trading yang sangat besar. Broker akan meminjamkan sisa dana tersebut.
Sebagai contoh, jika ingin mengendalikan posisi trading sebesar $100.000, broker mungkin mengunci hanya $1.000 dari akun Anda sebagai margin(Margin) dan meminjam sisanya. Situasi ini akan ditampilkan sebagai rasio leverage 1:100. Itu berarti Anda harus menyediakan margin sebesar 1% dari nilai posisi trading.
Rasio Leverage dan Margin yang Diperlukan
Broker umumnya menawarkan rasio leverage yang beragam mulai dari 1:1 (tanpa leverage) hingga 1:200 atau lebih tinggi. Beberapa platform menawarkan leverage hingga 1:500. Tabel di bawah menunjukkan hubungan antara rasio leverage dan persentase margin yang diperlukan:
Persentase Margin
Rasio Leverage
5%
1:20
2%
1:50
1%
1:100
0.5%
1:200
0.2%
1:500
Penggunaan Praktis: Melihat Dampaknya pada Akun Anda
Misalnya, Anda ingin trading EUR/USD pada harga 1.26837 dan memutuskan membuka posisi sebesar 1 lot (100.000 unit). Nilai total posisi adalah 1.26837 × 100.000 = $126.837.
Situasi 1: Menggunakan leverage 1:1 (tanpa leverage)
Margin yang diperlukan: $126.837
Volume trading: 1 lot (100.000)
Situasi 2: Menggunakan leverage 1:200 sesuai rekomendasi broker
Margin yang diperlukan: $126.837 × 0.5% = $634.19
Volume trading: 1 lot (100.000)
Perbedaan yang besar, Anda dapat mengendalikan posisi yang sama dengan uang kurang dari 200 kali lipat!
Keuntungan dan Kerugian: Pedang Bermata Dua
Misalnya, harga EUR/USD naik 3 pips dari 1.26837 menjadi 1.26867:
Keuntungan = (1.26867 - 1.26837) × 100.000 = $130
Leverage
Margin yang Diperlukan
Keuntungan Dolar
Keuntungan Persentase
1:1
$126.837
$130
0.1%
1:200
$634.19
$130
20.52%
Dari contoh ini, Anda akan melihat bahwa keuntungan dolar sama, tetapi persentase pengembalian berbeda secara signifikan.
Demikian pula, jika harga turun 3 pips dari 1.26837 menjadi 1.26807:
Kerugian = (1.26807 - 1.26837) × 100.000 = -$130
Kerugian hanya $130 tapi jika dibagi dengan margin yang diperlukan (dalam kasus 1:200), kerugian akan setara dengan 20.52% dari modal Anda.
Mengapa Leverage Disebut “Pedang Bermata Dua”
Leverage dapat memperbesar keuntungan Anda secara besar-besaran seperti halnya dapat memperbesar kerugian dalam cara yang sama. Ini adalah perbandingan umum dalam dunia keuangan yang menunjukkan sifat berbahaya dari penggunaan leverage yang tidak hati-hati.
Trader pemula sering terkejut dengan keuntungan besar dan lupa mempertimbangkan risiko yang meningkat secara proporsional. Penggunaan leverage yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kerugian besar atau bahkan menutup akun dengan margin call yang cepat.
Kesimpulan
Leverage atau leverage berarti penggunaan uang pinjaman untuk memperbesar kekuatan trading Anda. Ini adalah alat yang efektif tetapi berisiko tinggi. Trader dapat memilih rasio leverage yang sesuai dengan strategi dan tingkat risiko yang dapat diterima.
Pemahaman yang benar tentang cara kerja leverage dan pengelolaan risiko secara sadar adalah kunci keberhasilan dalam trading jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Leverage(Leverage) adalah apa? leverage berarti memperbesar kapasitas trading
Prinsip Dasar: Mengapa Trader Menggunakan Leverage
Leverage dalam bahasa Indonesia berarti penggunaan kekuatan pinjaman untuk mengendalikan aset bernilai besar. Ini adalah alat yang memungkinkan trader mengendalikan nilai uang di pasar lebih dari modal yang sebenarnya dimiliki. Menurut definisi keuangan, leverage adalah kemampuan untuk menggunakan modal kecil untuk mengendalikan posisi trading yang sangat besar. Broker akan meminjamkan sisa dana tersebut.
Sebagai contoh, jika ingin mengendalikan posisi trading sebesar $100.000, broker mungkin mengunci hanya $1.000 dari akun Anda sebagai margin(Margin) dan meminjam sisanya. Situasi ini akan ditampilkan sebagai rasio leverage 1:100. Itu berarti Anda harus menyediakan margin sebesar 1% dari nilai posisi trading.
Rasio Leverage dan Margin yang Diperlukan
Broker umumnya menawarkan rasio leverage yang beragam mulai dari 1:1 (tanpa leverage) hingga 1:200 atau lebih tinggi. Beberapa platform menawarkan leverage hingga 1:500. Tabel di bawah menunjukkan hubungan antara rasio leverage dan persentase margin yang diperlukan:
Penggunaan Praktis: Melihat Dampaknya pada Akun Anda
Misalnya, Anda ingin trading EUR/USD pada harga 1.26837 dan memutuskan membuka posisi sebesar 1 lot (100.000 unit). Nilai total posisi adalah 1.26837 × 100.000 = $126.837.
Situasi 1: Menggunakan leverage 1:1 (tanpa leverage)
Situasi 2: Menggunakan leverage 1:200 sesuai rekomendasi broker
Perbedaan yang besar, Anda dapat mengendalikan posisi yang sama dengan uang kurang dari 200 kali lipat!
Keuntungan dan Kerugian: Pedang Bermata Dua
Misalnya, harga EUR/USD naik 3 pips dari 1.26837 menjadi 1.26867:
Keuntungan = (1.26867 - 1.26837) × 100.000 = $130
Dari contoh ini, Anda akan melihat bahwa keuntungan dolar sama, tetapi persentase pengembalian berbeda secara signifikan.
Demikian pula, jika harga turun 3 pips dari 1.26837 menjadi 1.26807:
Kerugian = (1.26807 - 1.26837) × 100.000 = -$130
Kerugian hanya $130 tapi jika dibagi dengan margin yang diperlukan (dalam kasus 1:200), kerugian akan setara dengan 20.52% dari modal Anda.
Mengapa Leverage Disebut “Pedang Bermata Dua”
Leverage dapat memperbesar keuntungan Anda secara besar-besaran seperti halnya dapat memperbesar kerugian dalam cara yang sama. Ini adalah perbandingan umum dalam dunia keuangan yang menunjukkan sifat berbahaya dari penggunaan leverage yang tidak hati-hati.
Trader pemula sering terkejut dengan keuntungan besar dan lupa mempertimbangkan risiko yang meningkat secara proporsional. Penggunaan leverage yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kerugian besar atau bahkan menutup akun dengan margin call yang cepat.
Kesimpulan
Leverage atau leverage berarti penggunaan uang pinjaman untuk memperbesar kekuatan trading Anda. Ini adalah alat yang efektif tetapi berisiko tinggi. Trader dapat memilih rasio leverage yang sesuai dengan strategi dan tingkat risiko yang dapat diterima.
Pemahaman yang benar tentang cara kerja leverage dan pengelolaan risiko secara sadar adalah kunci keberhasilan dalam trading jangka panjang.