Ingin berinvestasi dan mendapatkan keuntungan? Pelajari dulu arti dan perhitungan ROI—Satu artikel untuk menguasai inti dari pengembalian investasi

Mengapa Investor Selalu Memperhatikan ROI?

Tidak peduli apakah Anda pemula di saham atau trader berpengalaman, Anda pasti pernah mendengar satu kata: tingkat pengembalian investasi. Kata ini memiliki banyak makna di dunia keuangan—mungkin merujuk pada persentase keuntungan dari investasi pribadi Anda, atau bisa juga digunakan dalam industri periklanan untuk membahas efisiensi konversi penjualan. Banyak orang yang salah memahami arti ROI, sehingga dalam pengambilan keputusan investasi sering kali tertipu. Hari ini kita akan menjelaskan secara mendasar konsep ini dan bagaimana menggunakannya untuk mengoptimalkan strategi investasi Anda.

Arti ROI: Definisi Inti Tingkat Pengembalian Investasi

Tingkat Pengembalian Investasi (Return on Investment, disingkat ROI), adalah indikator keuangan yang mengukur kemampuan keuntungan dari investasi, dinyatakan dalam persentase. Singkatnya, ini menjawab pertanyaan: uang yang Anda investasikan, berapa persen yang kembali sebagai keuntungan?

Rentang aplikasi ROI sangat luas. Dalam keuangan pribadi, ini membantu Anda menilai apakah suatu investasi layak; dalam pengambilan keputusan perusahaan, digunakan untuk membandingkan efisiensi hasil dari berbagai proyek; dalam industri periklanan, mengukur apakah biaya pemasaran menghasilkan konversi penjualan yang diharapkan.

Rumus Perhitungan ROI

Metode perhitungannya sebenarnya sangat sederhana:

ROI (%) = (Keuntungan Bersih ÷ Total Investasi) × 100%

Di mana keuntungan bersih = Pendapatan dari investasi - Biaya investasi

Mari kita gunakan contoh untuk memahaminya. Misalnya Anda membeli saham seharga 100 juta rupiah, dan setelah satu tahun dijual seharga 130 juta rupiah, maka ROI = (130 juta - 100 juta) ÷ 100 juta = 30%. Terlihat sederhana, tetapi dalam kenyataannya perhitungan bisa jauh lebih kompleks karena komponen pendapatan dan biaya sering melibatkan banyak faktor.

Bagaimana Menghitung ROI Investasi Saham

Perhitungan ROI saham harus mempertimbangkan banyak faktor. Misalnya, Anda membeli 1000 saham dengan harga 10 dolar per saham, dan setelah satu tahun dijual dengan harga 12,5 dolar, serta menerima dividen sebesar 500 dolar, dan biaya transaksi sebesar 125 dolar.

Dalam kasus ini:

  • Total pendapatan = (12,5 × 1000) + 500 = 13.000 dolar
  • Total biaya = (10 × 1000) + 125 = 10.125 dolar
  • Keuntungan bersih = 13.000 - 10.125 = 2.875 dolar
  • ROI = (2.875 ÷ 10.000) × 100% = 28,75%

Perhatikan poin penting di sini: semua biaya tersembunyi harus dimasukkan dalam perhitungan, termasuk biaya transaksi, pajak, dan lain-lain, agar ROI tidak terlihat terlalu tinggi secara artifisial.

Aplikasi ROI di E-commerce dan Periklanan

Dalam bidang e-commerce dan pemasaran, perhitungan ROI memiliki logika yang berbeda. Misalnya, biaya produksi barang adalah 100 dolar, harga jual 300 dolar, dan melalui iklan terjual 10 unit dengan biaya iklan 500 dolar:

ROI = [300 × 10 - (100 × 10 + 500)] ÷ (100 × 10 + 500) = 100%

Namun, dalam praktik, banyak pelaku pemasaran berbicara tentang ROI yang sebenarnya adalah ROAS (Return on Ad Spend).

ROI dan ROAS: Dua Konsep yang Mudah Tertukar

Rumus ROAS adalah: ROAS = Pendapatan dari iklan ÷ Biaya iklan

Perbedaannya:

  • ROI mengukur keuntungan, termasuk semua biaya
  • ROAS mengukur pendapatan, hanya dari biaya iklan

Contoh di atas, ROAS = (300 × 10) ÷ 500 = 600%

Ini jauh lebih menarik secara angka dibandingkan ROI sebesar 100%, sehingga banyak pengiklan lebih suka menggunakan ROAS daripada ROI.

Faktor Waktu: Pentingnya Tingkat Pengembalian Tahunan

Kelemahan besar dari ROI adalah mengabaikan faktor waktu. Tingkat pengembalian tahunan mengatasi keterbatasan ini:

Tingkat Pengembalian Tahunan(%) = [(Total Return + 1)^(1/Periode) - 1] × 100%

Contoh membandingkan dua skenario:

  • Skema A: total pengembalian 100% dalam 2 tahun
  • Skema B: total pengembalian 200% dalam 4 tahun

Menghitung tingkat pengembalian tahunan:

  • A: [(1 + 1)^(1/2) - 1] × 100% = 41,4%
  • B: [(2 + 1)^(1/4) - 1] × 100% = 31,6%

Hasilnya, skema A memiliki tingkat pengembalian tahunan lebih tinggi dan lebih menguntungkan.

ROI, ROA, ROE: Tiga Indikator Utama Perusahaan

Untuk investasi pribadi, kita fokus pada ROI, tetapi untuk perusahaan, perlu membedakan tiga konsep berikut:

Indikator Rumus Makna
ROI Laba Bersih ÷ Total Investasi Tingkat keuntungan dari modal yang diinvestasikan perusahaan
ROA Laba Bersih ÷ Total Aset Tingkat keuntungan yang dihasilkan dari seluruh aset perusahaan
ROE Laba Bersih ÷ Ekuitas Pemegang Saham Tingkat keuntungan dari modal yang diinvestasikan pemegang saham

Misalnya, sebuah perusahaan memiliki aset sebesar 1 juta dolar (50% pinjaman, 50% modal sendiri), dan menginvestasikan 10.000 dolar dalam sebuah proyek yang menghasilkan 20.000 dolar, maka:

  • ROI proyek = (20 - 10) ÷ 10 = 100%
  • ROA tahunan = 150 ÷ 100 = 150%
  • ROE = 150 ÷ 50 = 300%

Bagaimana Meningkatkan ROI Investasi

Dari rumusnya, meningkatkan ROI hanya bisa dilakukan dengan dua cara: meningkatkan keuntungan atau mengurangi biaya.

Dalam investasi saham, langkah-langkah spesifik meliputi:

  • Memilih saham dengan dividen tinggi
  • Memilih broker dengan biaya rendah
  • Mengurangi frekuensi transaksi yang tidak perlu

Namun, penyesuaian kecil ini biasanya memiliki efek terbatas. Cara paling efektif adalah memilih instrumen investasi dengan ROI yang relatif tinggi. Secara umum, urutan tingkat pengembalian investasi adalah:

Cryptocurrency dan Forex > Saham > Indeks dan Reksa Dana > Obligasi

Tentu saja, ROI tinggi biasanya disertai risiko tinggi. Saat memilih cryptocurrency atau saham, jika volatilitasnya memiliki rasio 7:3, Anda bisa menyesuaikan posisi menjadi 3:7 untuk menyeimbangkan risiko dan keuntungan. Selain itu, perhatikan indikator valuasi seperti persentil PE, dan pilih aset yang undervalued.

Perbandingan Metode Investasi dengan ROI Tinggi

CFD (Contract for Difference)

CFD adalah instrumen over-the-counter yang terkenal karena margin rendah dan fleksibilitasnya. Margin requirement untuk CFD saham adalah 20%, artinya dengan 2000 dolar Anda bisa trading posisi senilai 10.000 dolar. Jika keuntungan 500 dolar, ROI bisa mencapai 25%, ini adalah tingkat pengembalian yang cukup menggiurkan.

Trading Margin Forex

Pasar forex adalah pasar keuangan terbesar di dunia, dengan operasi dua arah, transaksi 24 jam, dan hasil yang kadang melebihi 30%. Tapi, risiko juga lebih tinggi, sehingga diperlukan kemampuan analisis pasar dan manajemen risiko yang kuat dari trader.

Investasi Emas

Emas memiliki fungsi pelindung nilai dan peningkatan nilai, menjadi alat lindung nilai penting. Pada 2019, harga emas internasional naik sebesar 18,4%, mencapai level tertinggi dalam 8 tahun terakhir. Dalam masa ketidakpastian ekonomi, emas biasanya menunjukkan performa stabil.

Investasi Saham

Pasar saham AS selama hampir 200 tahun memiliki rata-rata pengembalian tahunan lebih dari 12%, dikenal karena valuasi yang wajar dan dividen yang stabil. Ditambah lagi, kebijakan stimulus terus diluncurkan, membuatnya menarik untuk investor jangka panjang.

Perhatian Saat Menggunakan ROI

Meskipun ROI memiliki banyak aplikasi, ada batasannya yang jelas.

Masalah faktor waktu: Proyek X dengan ROI 25% dan proyek Y dengan ROI 15%, tampaknya X lebih baik. Tapi jika X memerlukan 5 tahun untuk menghasilkan, dan Y hanya 1 tahun, kesimpulannya berbeda. Oleh karena itu, saat membandingkan investasi, gunakan tingkat pengembalian tahunan.

Pertimbangan risiko dan imbal hasil: ROI tinggi biasanya menandakan risiko tinggi. Hanya melihat angka ROI tanpa memperhatikan volatilitas bisa menyebabkan kerugian besar di tahun pertama dan panik keluar.

Biaya tersembunyi yang diabaikan: Dalam investasi properti, jika menghitung ROI tanpa memasukkan bunga pinjaman, pajak properti, asuransi, biaya perawatan, maka ROI akan sangat tinggi dan menyesatkan. Semua biaya yang diantisipasi harus dimasukkan dalam perhitungan.

Keuntungan non-keuangan yang diabaikan: ROI hanya menekankan keuntungan finansial, tidak memperhitungkan manfaat sosial atau nilai lingkungan, yang bisa menyebabkan kesimpulan yang bias dalam penilaian proyek tertentu.


Menguasai makna dan perhitungan tingkat pengembalian investasi adalah dasar bagi setiap investor. Tapi jangan lupa, risiko di balik angka sama pentingnya. Ekspektasi keuntungan yang realistis, penilaian risiko yang matang, dan manajemen posisi yang ilmiah adalah kunci investasi yang stabil dan jangka panjang.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)