Nilai Tukar Turun Drastis, Dolar AS Tidak Bisa Mempertahankan Posisi
Indeks dolar AS dengan cepat melemah dari posisi tinggi ke level 100.16, perubahan ini bukan kebetulan. Sinyal moderat yang baru-baru ini dikeluarkan oleh pejabat Federal Reserve membuat pasar cepat meningkatkan taruhan terhadap pemotongan suku bunga pada bulan Desember, sehingga daya tarik dolar AS pun menurun. Ini adalah alasan utama di balik keretakan dominasi dolar AS akhir-akhir ini, sekaligus menciptakan peluang langka bagi mata uang pasar berkembang.
Kamp mata uang Asia mendapatkan manfaat secara menyeluruh, dengan yen Jepang, won Korea, dan dolar Taiwan utama semuanya menguat, di mana dolar Taiwan menunjukkan performa yang sangat mencolok, sempat menyentuh posisi tertinggi di 31.405 dolar, menunjukkan adanya momentum penguatan yang jelas.
Korelasi Antara Kenaikan Harga Saham Taiwan dan Pasar Valuta Asing, Pergerakan Asing Jadi Kunci
Di balik penguatan dolar Taiwan ini, keberhasilan pasar saham Taiwan tidak bisa diabaikan. Saham-saham unggulan elektronik memimpin, indeks saham Taiwan melonjak secara signifikan, menarik aliran dana internasional yang semakin cepat. Pada saat yang sama, permintaan hedging dari eksportir di akhir bulan juga turut memperkuat situasi yang jarang terjadi di mana pasar saham dan valuta asing saling menguntungkan. Setelah dibuka di 31.42 dolar, dolar Taiwan langsung menguat ke 31.405 dolar, dengan kenaikan sebesar 4.2 poin, mencerminkan sentimen optimisme pasar secara penuh.
Perlu dicatat bahwa nilai tukar 1 Poundsterling terhadap dolar Taiwan juga menyesuaikan mengikuti tren pasar valuta global, menunjukkan korelasi yang erat dari tren mata uang Asia secara keseluruhan.
Kekuatan Rebound Mata Uang Asia Terbatas, Fundamental Dolar AS Masih Belum Berbalik
Meskipun dolar Taiwan dan mata uang Asia lainnya mengalami rebound, para analis menunjukkan bahwa keberlanjutan kenaikan ini masih diragukan. Indeks dolar AS tetap bertahan di atas angka 100, menunjukkan bahwa pola dolar belum mengalami perubahan mendasar. Oleh karena itu, ruang penguatan mata uang Asia dibatasi oleh batas atas, dan dolar Taiwan saat ini berfluktuasi di sekitar 31.415 dolar, dengan potensi penurunan ke bawah di bawah 31.3 dolar tergantung pada arah kebijakan Fed dan kekuatan aliran masuk bersih dari investor asing.
Dua Insight dari Para Trader
Para pelaku pasar umumnya berpendapat bahwa penguatan dolar Taiwan ini didorong oleh dua kekuatan utama: pertama, sikap Federal Reserve yang lebih lembut sehingga dolar tertekan; kedua, kenaikan indeks saham Taiwan yang menarik dana asing kembali masuk. Jika kedua kekuatan ini dapat dipertahankan, maka tantangan di angka 31.3 dolar bukanlah hal yang tidak mungkin.
Namun, risiko juga tidak boleh diabaikan. Pasar valuta asing internasional masih penuh ketidakpastian, data ekonomi AS yang tidak terduga bisa membalikkan ekspektasi pasar, dan tanda-tanda kelemahan ekonomi China juga dapat memberikan tekanan pada seluruh pasar valuta Asia.
Saran Operasi Praktis
Eksportir sebaiknya mengambil keuntungan saat harga mendekati 31.4 dolar dan menjual sebagian posisi untuk mengunci keuntungan. Importir tidak perlu terburu-buru masuk pasar, tunggu posisi koreksi yang lebih baik sebelum melakukan pembelian, karena kesabaran seringkali menjadi keunggulan terbesar dalam trading.
Apakah tren penguatan dolar Taiwan ini akan berlanjut tergantung pada kekuatan dolar dan sikap investor asing. Jika keduanya kehilangan dukungan secara bersamaan, ruang rebound pasti akan terbatas, dan para investor harus tetap waspada.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
New Taiwan Dollar menembus level 31.4! Perpindahan dovish Fed dan aliran modal panas sebagai pendorong utama terungkap
Nilai Tukar Turun Drastis, Dolar AS Tidak Bisa Mempertahankan Posisi
Indeks dolar AS dengan cepat melemah dari posisi tinggi ke level 100.16, perubahan ini bukan kebetulan. Sinyal moderat yang baru-baru ini dikeluarkan oleh pejabat Federal Reserve membuat pasar cepat meningkatkan taruhan terhadap pemotongan suku bunga pada bulan Desember, sehingga daya tarik dolar AS pun menurun. Ini adalah alasan utama di balik keretakan dominasi dolar AS akhir-akhir ini, sekaligus menciptakan peluang langka bagi mata uang pasar berkembang.
Kamp mata uang Asia mendapatkan manfaat secara menyeluruh, dengan yen Jepang, won Korea, dan dolar Taiwan utama semuanya menguat, di mana dolar Taiwan menunjukkan performa yang sangat mencolok, sempat menyentuh posisi tertinggi di 31.405 dolar, menunjukkan adanya momentum penguatan yang jelas.
Korelasi Antara Kenaikan Harga Saham Taiwan dan Pasar Valuta Asing, Pergerakan Asing Jadi Kunci
Di balik penguatan dolar Taiwan ini, keberhasilan pasar saham Taiwan tidak bisa diabaikan. Saham-saham unggulan elektronik memimpin, indeks saham Taiwan melonjak secara signifikan, menarik aliran dana internasional yang semakin cepat. Pada saat yang sama, permintaan hedging dari eksportir di akhir bulan juga turut memperkuat situasi yang jarang terjadi di mana pasar saham dan valuta asing saling menguntungkan. Setelah dibuka di 31.42 dolar, dolar Taiwan langsung menguat ke 31.405 dolar, dengan kenaikan sebesar 4.2 poin, mencerminkan sentimen optimisme pasar secara penuh.
Perlu dicatat bahwa nilai tukar 1 Poundsterling terhadap dolar Taiwan juga menyesuaikan mengikuti tren pasar valuta global, menunjukkan korelasi yang erat dari tren mata uang Asia secara keseluruhan.
Kekuatan Rebound Mata Uang Asia Terbatas, Fundamental Dolar AS Masih Belum Berbalik
Meskipun dolar Taiwan dan mata uang Asia lainnya mengalami rebound, para analis menunjukkan bahwa keberlanjutan kenaikan ini masih diragukan. Indeks dolar AS tetap bertahan di atas angka 100, menunjukkan bahwa pola dolar belum mengalami perubahan mendasar. Oleh karena itu, ruang penguatan mata uang Asia dibatasi oleh batas atas, dan dolar Taiwan saat ini berfluktuasi di sekitar 31.415 dolar, dengan potensi penurunan ke bawah di bawah 31.3 dolar tergantung pada arah kebijakan Fed dan kekuatan aliran masuk bersih dari investor asing.
Dua Insight dari Para Trader
Para pelaku pasar umumnya berpendapat bahwa penguatan dolar Taiwan ini didorong oleh dua kekuatan utama: pertama, sikap Federal Reserve yang lebih lembut sehingga dolar tertekan; kedua, kenaikan indeks saham Taiwan yang menarik dana asing kembali masuk. Jika kedua kekuatan ini dapat dipertahankan, maka tantangan di angka 31.3 dolar bukanlah hal yang tidak mungkin.
Namun, risiko juga tidak boleh diabaikan. Pasar valuta asing internasional masih penuh ketidakpastian, data ekonomi AS yang tidak terduga bisa membalikkan ekspektasi pasar, dan tanda-tanda kelemahan ekonomi China juga dapat memberikan tekanan pada seluruh pasar valuta Asia.
Saran Operasi Praktis
Eksportir sebaiknya mengambil keuntungan saat harga mendekati 31.4 dolar dan menjual sebagian posisi untuk mengunci keuntungan. Importir tidak perlu terburu-buru masuk pasar, tunggu posisi koreksi yang lebih baik sebelum melakukan pembelian, karena kesabaran seringkali menjadi keunggulan terbesar dalam trading.
Apakah tren penguatan dolar Taiwan ini akan berlanjut tergantung pada kekuatan dolar dan sikap investor asing. Jika keduanya kehilangan dukungan secara bersamaan, ruang rebound pasti akan terbatas, dan para investor harus tetap waspada.