Suku bunga Jepang akan mencapai level tertinggi dalam 17 tahun! Kenaikan suku bunga oleh bank sentral sudah menjadi kepastian, apa saja sorotan yang tersisa di tahun 2025?

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Kenaikan Suku Bunga Sudah di Depan Mata, Pasar Bertaruh hingga 80%

Pada 24 Januari, Bank Sentral Jepang akan segera mengumumkan keputusan suku bunga, dan kali ini hampir tidak ada kejutan. Berdasarkan data overnight index swap, trader telah bertaruh 80% untuk kenaikan suku bunga minggu ini, dan pasar telah pada dasarnya mencerminkan ekspektasi kenaikan suku bunga Januari. Beberapa sumber yang mengetahui mengungkapkan bahwa sebagian besar anggota komite kebijakan Bank Sentral Jepang cenderung mendorong kenaikan suku bunga, yang akan membuat suku bunga acuan Jepang melompat dari 0,25% menjadi 0,5%, memecahkan rekor tertinggi dalam 17 tahun terakhir.

Latar belakang kenaikan suku bunga kali ini tidak sederhana. Kenaikan suku bunga terakhir masih bulan Juli tahun lalu, ketika keputusan yang mengejutkan pada saat itu memicu gejolak pasar global, dan bahkan memicu runtuhnya pasar saham global pada awal Agustus. Setelah belajar dari pelajaran tersebut, Bank Sentral Jepang kali ini datang dengan persiapan yang matang. Gubernur Ueda Kazuo dan wakil gubernur baru-baru ini sering memberikan sinyal, membangun psikologi pasar terlebih dahulu, dan nilai tukar yen juga melonjak karenanya, dengan stabilitas pasar meningkat signifikan.

Bagaimana Para Ahli Melihatnya? Pasar Fokus pada Ritme Kenaikan Suku Bunga

Karena kenaikan suku bunga sudah hampir pasti, perhatian investor dan analis beralih ke pertanyaan yang lebih krusial: apa langkah berikutnya?

Yasunari Ueno, kepala ekonom pasar Mizuho Securities, memberikan judg­mennya—setelah kenaikan suku bunga minggu ini, Bank Sentral Jepang kemungkinan akan memasuki periode penundaan yang relatif panjang. Logikanya adalah, seiring dengan suku bunga kebijakan secara bertahap mendekati tingkat netral, bank sentral perlu mengambil penyesuaian inkremental yang lebih hati-hati. Dengan kata lain, langkah berikutnya setelah kenaikan suku bunga ini tidak akan datang terlalu cepat.

Mengingat Jepang akan mengadakan pemilihan Majelis Referensi pada Juli, jendela waktu semakin terkompresi. Ueno percaya bahwa interval antara kenaikan suku bunga ini dan kenaikan suku bunga berikutnya akan lebih lama daripada interval 6 bulan dari kenaikan suku bunga Juli tahun lalu hingga sekarang.

Prakiraan kepala ekonom IMF Gita Gopinath lebih spesifik: Bank Sentral Jepang akan menaikkan suku bunga 2 kali pada 2025, dan menaikkan 2 kali lagi pada 2026. Ini berarti seluruh proses normalisasi akan menjadi pendorong yang lambat dan teratur.

Inflasi Tetap Tinggi, Sikap Bank Sentral Determined

Mengapa harus menaikkan suku bunga? Tingkat inflasi Jepang telah melebihi target 2% yang ditetapkan oleh bank sentral selama tiga tahun berturut-turut. Ditambah dengan kelemahan yen yang berkelanjutan yang mendorong biaya impor, tekanan harga terus-menerus tidak hilang. Ueda Kazuo dalam pernyataan berikutnya sangat mungkin akan menekankan kembali komitmen bank sentral untuk melanjutkan normalisasi.

Risiko Tidak Bisa Diabaikan, Variabel Kebijakan Bertambah

Namun jalan menaikkan suku bunga juga tidak sepenuhnya lancar. Di satu sisi, meskipun Dana Moneter Internasional telah menaikkan prakiraan pertumbuhan ekonomi global 2025, variabel kebijakan Trump mungkin mengguncang pasar, menimbulkan tekanan pada prospek ekonomi berorientasi ekspor Jepang.

Di sisi lain, ada juga ketidakpastian politik domestik. Aliansi partai minoritas yang dipimpin Perdana Menteri Ishiba Shigeru tidak berada dalam posisi yang stabil di parlemen, baik perincian anggaran maupun pemilihan Majelis Referensi Juli adalah ujian.

Jeffrey Young, CEO DeepMacro, menunjukkan kekhawatiran yang lebih dalam: “Kecepatan pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tingkat suku bunga Jepang telah lama berada pada tingkat rendah, pasar masih bertanya: apakah kita benar-benar telah keluar dari kemerosotan?” Pertanyaan ini mencerminkan kekhawatiran pasar tentang keberlanjutan pemulihan ekonomi Jepang.

Wawasan Investasi

Singkatnya, kenaikan suku bunga Bank Sentral Jepang minggu ini pada dasarnya sudah pasti, tetapi ritme kenaikan suku bunga berikutnya akan melambat. 2025 diperkirakan masih ada 2 peluang kenaikan suku bunga, tetapi intervalnya akan diperpanjang. Bagi investor, perlu diperhatikan adalah pilihan kata dalam pidato Ueda Kazuo, serta dampak perubahan kebijakan global terhadap ekonomi Jepang.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)