Dalam kompetisi sengit di jalur penyimpanan terdesentralisasi, sebuah protokol unik sedang dengan cepat menonjol di ekosistem Sui blockchain. Berbeda dari proyek penyimpanan tradisional, ambisinya jauh lebih besar—tidak hanya menyimpan data, tetapi juga membuat data dapat diprogram, dapat diverifikasi, dan benar-benar dapat digunakan.
Inilah inti perbedaan Walrus Protocol. Jika Filecoin dan Arweave terutama menyelesaikan masalah "bagaimana menyimpan data dalam jangka panjang", maka Walrus peduli tentang "bagaimana data beredar dan diverifikasi dalam ekosistem yang aktif". Kedua pendekatan ini tampak serupa, tetapi sebenarnya memiliki arah yang sangat berbeda.
Dari segi teknologi, Walrus dibangun di atas beberapa pilar kunci. Pertama adalah verifikasi data—melalui kriptografi yang memastikan integritas dan sumber data yang disimpan, yang sangat penting untuk aplikasi DeFi, AI, dan lainnya. Kedua adalah kemampuan diprogram, memungkinkan pengembang membangun logika bisnis yang kompleks langsung di lapisan data. Ditambah lagi, seluruh desain berfokus pada "kegunaan", sehingga data tidak hanya tersimpan di penyimpanan dingin, tetapi juga menjadi aset yang mengalir dan hidup dalam ekosistem.
Token WAL dalam ekosistem ini bukan sekadar media transaksi. Ia memikul insentif untuk pengoperasian ekosistem, jaminan keamanan, dan juga sebagai bukti hak pengelolaan komunitas. Seiring perkembangan ekosistem Sui yang semakin pesat, posisi Walrus sebagai infrastruktur data menjadi semakin penting. Ini mungkin bukan hanya solusi penyimpanan, tetapi juga fondasi dasar untuk aplikasi Web3 generasi berikutnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
21 Suka
Hadiah
21
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
BearMarketHustler
· 01-08 14:05
Komentar dari Bear Market搬砖侠:
Data dapat diprogram? Ini benar-benar kunci, proyek penyimpanan sebelumnya hanya menganggap data sebagai mayat dingin yang mati, ide Walrus ini memang luar biasa
Lihat AsliBalas0
FalseProfitProphet
· 01-07 23:53
wal ini memang agak berbeda kali ini, dari sudut pandang data yang dapat diprogram memang tidak ada yang menyangka
Lihat AsliBalas0
fomo_fighter
· 01-06 21:53
Wah, data dapat diprogram dan dapat diverifikasi? Ini yang ingin saya lihat, bukan hanya cara bermain dengan hard disk saja.
Lihat AsliBalas0
HodlOrRegret
· 01-06 21:52
Verifikasi alur data ini memang jauh lebih ambisius daripada sekadar penyimpanan saja
Lihat AsliBalas0
GraphGuru
· 01-06 21:45
Baiklah, saya mengerti logika Walrus ini, aliran data bukan penyimpanan mati, dari sudut pandang ini memang berbeda. Tapi apakah ekosistem Sui mampu mendukung ambisi sebesar ini?
Lihat AsliBalas0
DegenDreamer
· 01-06 21:45
walrus ide ini memang menarik, aliran data bukan pembekuan, rasanya arah sudah benar
Lihat AsliBalas0
GasFeeTears
· 01-06 21:45
wal ini memang agak berbeda, bukan sekadar sistem gudang dingin saja
Lihat AsliBalas0
BearEatsAll
· 01-06 21:26
walrus kali ini memang ada sesuatu, aliran data jauh lebih keren daripada sekadar penyimpanan
Lihat AsliBalas0
TokenSherpa
· 01-06 21:25
Biarkan saya jelaskan ini untuk Anda—walrus sebenarnya menangkap sesuatu yang agak terlewatkan oleh filecoin & arweave. aliran data langsung > penyimpanan dingin, secara historis di situlah manfaat nyata muncul
Dalam kompetisi sengit di jalur penyimpanan terdesentralisasi, sebuah protokol unik sedang dengan cepat menonjol di ekosistem Sui blockchain. Berbeda dari proyek penyimpanan tradisional, ambisinya jauh lebih besar—tidak hanya menyimpan data, tetapi juga membuat data dapat diprogram, dapat diverifikasi, dan benar-benar dapat digunakan.
Inilah inti perbedaan Walrus Protocol. Jika Filecoin dan Arweave terutama menyelesaikan masalah "bagaimana menyimpan data dalam jangka panjang", maka Walrus peduli tentang "bagaimana data beredar dan diverifikasi dalam ekosistem yang aktif". Kedua pendekatan ini tampak serupa, tetapi sebenarnya memiliki arah yang sangat berbeda.
Dari segi teknologi, Walrus dibangun di atas beberapa pilar kunci. Pertama adalah verifikasi data—melalui kriptografi yang memastikan integritas dan sumber data yang disimpan, yang sangat penting untuk aplikasi DeFi, AI, dan lainnya. Kedua adalah kemampuan diprogram, memungkinkan pengembang membangun logika bisnis yang kompleks langsung di lapisan data. Ditambah lagi, seluruh desain berfokus pada "kegunaan", sehingga data tidak hanya tersimpan di penyimpanan dingin, tetapi juga menjadi aset yang mengalir dan hidup dalam ekosistem.
Token WAL dalam ekosistem ini bukan sekadar media transaksi. Ia memikul insentif untuk pengoperasian ekosistem, jaminan keamanan, dan juga sebagai bukti hak pengelolaan komunitas. Seiring perkembangan ekosistem Sui yang semakin pesat, posisi Walrus sebagai infrastruktur data menjadi semakin penting. Ini mungkin bukan hanya solusi penyimpanan, tetapi juga fondasi dasar untuk aplikasi Web3 generasi berikutnya.