Sektor energi terbarukan sedang menghadapi momen penting. Meningkatkan kapasitas tenaga surya di pasar maju tetap menjadi hal yang krusial, dengan perusahaan teknologi terkemuka berinvestasi besar-besaran ke arah ini. Angkanya mencolok: jalur menuju 100 gigawatt setiap tahun melalui infrastruktur tenaga surya berbasis luar angkasa yang didukung AI mewakili perubahan mendasar dalam model distribusi energi.
Logistik saja sudah ambisius—mengangkut satu juta ton muatan ke orbit setiap tahun akan mengubah cara kita memandang produksi dan transmisi energi. Lapisan infrastruktur ini penting karena sistem terdesentralisasi, baik jaringan energi maupun jaringan blockchain, bergantung pada sumber daya listrik yang stabil dan dapat diskalakan.
Ketika Anda menggabungkan jaringan satelit otonom dengan sistem energi terdistribusi, Anda membangun tulang punggung untuk aplikasi Web3 generasi berikutnya. Ini bukan hanya tentang energi terbarukan; ini tentang menciptakan sistem dasar yang dapat mendukung adopsi massal teknologi terdesentralisasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ProxyCollector
· 01-09 12:49
Energi Matahari Luar Angkasa terdengar canggih tetapi tidak mengerti bagaimana biaya dihitung... Benarkah bisa mengangkut satu juta ton ke luar angkasa setiap tahun?
Lihat AsliBalas0
RugDocDetective
· 01-07 10:36
Tenaga surya ruang terdengar keren, tapi apakah benar-benar bisa direalisasikan? Rasanya lagi menggembor-gemborkan harapan saja.
Lihat AsliBalas0
OnchainDetectiveBing
· 01-06 23:53
Tenaga surya luar angkasa terdengar keren, tapi siapa yang akan menanggung biaya logistik ini?
Lihat AsliBalas0
BTCWaveRider
· 01-06 23:45
Apakah hal ini tentang tenaga surya luar angkasa dapat dipercaya, rasanya agak fiksi ilmiah.
Lihat AsliBalas0
NFTRegretful
· 01-06 23:42
Energi Matahari Ruang terdengar cukup fiksi ilmiah, tapi apakah benar-benar bisa direalisasikan? Rasanya harus menunggu beberapa tahun lagi
Lihat AsliBalas0
BoredApeResistance
· 01-06 23:38
Energi matahari ruang terdengar cukup fiksi ilmiah, tetapi apakah benar-benar dapat memasok listrik secara stabil?
Lihat AsliBalas0
FloorPriceNightmare
· 01-06 23:35
Energi matahari ruang terdengar sangat keren, tapi apakah benar-benar bisa direalisasikan, rasanya masih agak meragukan.
Sektor energi terbarukan sedang menghadapi momen penting. Meningkatkan kapasitas tenaga surya di pasar maju tetap menjadi hal yang krusial, dengan perusahaan teknologi terkemuka berinvestasi besar-besaran ke arah ini. Angkanya mencolok: jalur menuju 100 gigawatt setiap tahun melalui infrastruktur tenaga surya berbasis luar angkasa yang didukung AI mewakili perubahan mendasar dalam model distribusi energi.
Logistik saja sudah ambisius—mengangkut satu juta ton muatan ke orbit setiap tahun akan mengubah cara kita memandang produksi dan transmisi energi. Lapisan infrastruktur ini penting karena sistem terdesentralisasi, baik jaringan energi maupun jaringan blockchain, bergantung pada sumber daya listrik yang stabil dan dapat diskalakan.
Ketika Anda menggabungkan jaringan satelit otonom dengan sistem energi terdistribusi, Anda membangun tulang punggung untuk aplikasi Web3 generasi berikutnya. Ini bukan hanya tentang energi terbarukan; ini tentang menciptakan sistem dasar yang dapat mendukung adopsi massal teknologi terdesentralisasi.