#RWA市场 Kedua pesan ini sebenarnya menceritakan dua aspek dari cerita yang sama.
Integrasi AI dalam dompet mobile Tether dan dukungan tokenisasi emas XAUT tampaknya adalah iterasi fitur dompet. Tapi jika dipikir lebih dalam, ini adalah sinyal bahwa jalur RWA benar-benar menuju ke praktikalitas. Emas yang di-chain bukan lagi sekadar konsep, melainkan sedang membangun alat keuangan yang benar-benar bisa dimiliki dan diperdagangkan oleh pengguna biasa.
Sementara itu, makalah tentang hubungan stablecoin dan bank memberi saya wawasan yang sangat menarik. Saya mengalami badai opini tentang Libra pada 2019, saat semua orang berteriak "bank akan bangkrut". Tapi kenyataannya apa? Setelah bertahun-tahun, ledakan stablecoin tidak menyebabkan aliran besar dana dari bank. Alasannya sederhana—kekuatan simpanan yang melekat jauh lebih kuat dari yang kita bayangkan. Orang tidak akan meninggalkan sistem keuangan terintegrasi hanya demi beberapa basis poin keuntungan.
Perubahan yang benar-benar menarik adalah, keberadaan stablecoin sendiri menjadi cambuk kompetisi, memaksa bank meningkatkan suku bunga dan mengoptimalkan efisiensi. Ini bukan penghancuran, melainkan pendorong evolusi.
Sekarang, RUU GENIUS sudah ditandatangani, dan ekosistem RWA di AS semakin jelas di bawah kerangka regulasi. Langkah Tether—mengintegrasikan AI dalam dompet dan memasukkan produk tokenisasi aset nyata seperti XAUT—sebenarnya sedang membangun lapisan infrastruktur keuangan baru. Ini bukan tentang "mengambil alih pekerjaan bank", malah menciptakan fondasi baru yang bisa diakses bank.
Perbandingan sejarah sangat jelas. Perusahaan rekaman di era CD dulu melawan keras arus streaming, akhirnya menyadari itu adalah tambang emas. Sistem keuangan sekarang juga mengulangi cerita ini. Masalahnya bukan apakah teknologi akan menang, tapi kapan institusi bisa beralih dari mindset defensif ke pola pikir ofensif.
Stablecoin bukan penghancur revolusioner, melainkan katalisator evolusi. Kali ini, kita melihat batas kegunaan dari aset nyata yang di-chain benar-benar diperluas.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#RWA市场 Kedua pesan ini sebenarnya menceritakan dua aspek dari cerita yang sama.
Integrasi AI dalam dompet mobile Tether dan dukungan tokenisasi emas XAUT tampaknya adalah iterasi fitur dompet. Tapi jika dipikir lebih dalam, ini adalah sinyal bahwa jalur RWA benar-benar menuju ke praktikalitas. Emas yang di-chain bukan lagi sekadar konsep, melainkan sedang membangun alat keuangan yang benar-benar bisa dimiliki dan diperdagangkan oleh pengguna biasa.
Sementara itu, makalah tentang hubungan stablecoin dan bank memberi saya wawasan yang sangat menarik. Saya mengalami badai opini tentang Libra pada 2019, saat semua orang berteriak "bank akan bangkrut". Tapi kenyataannya apa? Setelah bertahun-tahun, ledakan stablecoin tidak menyebabkan aliran besar dana dari bank. Alasannya sederhana—kekuatan simpanan yang melekat jauh lebih kuat dari yang kita bayangkan. Orang tidak akan meninggalkan sistem keuangan terintegrasi hanya demi beberapa basis poin keuntungan.
Perubahan yang benar-benar menarik adalah, keberadaan stablecoin sendiri menjadi cambuk kompetisi, memaksa bank meningkatkan suku bunga dan mengoptimalkan efisiensi. Ini bukan penghancuran, melainkan pendorong evolusi.
Sekarang, RUU GENIUS sudah ditandatangani, dan ekosistem RWA di AS semakin jelas di bawah kerangka regulasi. Langkah Tether—mengintegrasikan AI dalam dompet dan memasukkan produk tokenisasi aset nyata seperti XAUT—sebenarnya sedang membangun lapisan infrastruktur keuangan baru. Ini bukan tentang "mengambil alih pekerjaan bank", malah menciptakan fondasi baru yang bisa diakses bank.
Perbandingan sejarah sangat jelas. Perusahaan rekaman di era CD dulu melawan keras arus streaming, akhirnya menyadari itu adalah tambang emas. Sistem keuangan sekarang juga mengulangi cerita ini. Masalahnya bukan apakah teknologi akan menang, tapi kapan institusi bisa beralih dari mindset defensif ke pola pikir ofensif.
Stablecoin bukan penghancur revolusioner, melainkan katalisator evolusi. Kali ini, kita melihat batas kegunaan dari aset nyata yang di-chain benar-benar diperluas.