Mengenai hal-hal seputar trading koin, pengalaman saya selama dua bulan terakhir memang benar-benar ajaib.
Awalnya saya coba-coba airdrop, hasilnya hampir seperti mengisi ember bocor—bukan karena persyaratan tinggi, tapi karena tangan lambat dan langsung keambil orang lain. Sudah berhari-hari saya coba, hasilnya nihil, hampir membuat mental saya meledak. Kemudian saya mendengarkan saran dari teman, menyerah, dan mengeluarkan 400U yang saya miliki untuk membeli koin yang cukup baru.
Setelah membeli, saya tidak lagi menatap grafik K-line seperti dulu, melainkan dengan tenang menetapkan dua aturan keras: jika keuntungan mencapai 25%, langsung keluar; jika kerugian melebihi 10%, langsung akui kerugian dan keluar. Hasilnya, pasar tidak mengecewakan, dalam beberapa hari saja harga naik 100U, tepat di titik take profit saya, saya pun dengan tegas menekan tombol jual.
Meskipun keuntungan dari transaksi ini tidak besar, saya belajar satu hal—**take profit dan cut loss sama sekali bukan pilihan, melainkan kebutuhan hidup**. Para trader ritel yang terus-menerus merugi biasanya tidak punya rencana trading yang benar, saat harga naik mereka ingin mengejar, saat harga turun mereka ingin membeli di bawah, akhirnya mereka dipermainkan oleh fluktuasi pasar. Saat harga naik ingin menggandakan keuntungan, saat turun mereka enggan menjual, pola pikir seperti ini pasti tidak akan menghasilkan uang.
Jadi yang paling penting adalah harus lebih disiplin terhadap diri sendiri—jika harus jual, jual; jika harus cut loss, lakukan; jangan berdebat dengan pasar. Keuntungan 100U itu tidak seberapa, tapi disiplin trading yang diajarkan itu adalah sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan uang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mengenai hal-hal seputar trading koin, pengalaman saya selama dua bulan terakhir memang benar-benar ajaib.
Awalnya saya coba-coba airdrop, hasilnya hampir seperti mengisi ember bocor—bukan karena persyaratan tinggi, tapi karena tangan lambat dan langsung keambil orang lain. Sudah berhari-hari saya coba, hasilnya nihil, hampir membuat mental saya meledak. Kemudian saya mendengarkan saran dari teman, menyerah, dan mengeluarkan 400U yang saya miliki untuk membeli koin yang cukup baru.
Setelah membeli, saya tidak lagi menatap grafik K-line seperti dulu, melainkan dengan tenang menetapkan dua aturan keras: jika keuntungan mencapai 25%, langsung keluar; jika kerugian melebihi 10%, langsung akui kerugian dan keluar. Hasilnya, pasar tidak mengecewakan, dalam beberapa hari saja harga naik 100U, tepat di titik take profit saya, saya pun dengan tegas menekan tombol jual.
Meskipun keuntungan dari transaksi ini tidak besar, saya belajar satu hal—**take profit dan cut loss sama sekali bukan pilihan, melainkan kebutuhan hidup**. Para trader ritel yang terus-menerus merugi biasanya tidak punya rencana trading yang benar, saat harga naik mereka ingin mengejar, saat harga turun mereka ingin membeli di bawah, akhirnya mereka dipermainkan oleh fluktuasi pasar. Saat harga naik ingin menggandakan keuntungan, saat turun mereka enggan menjual, pola pikir seperti ini pasti tidak akan menghasilkan uang.
Jadi yang paling penting adalah harus lebih disiplin terhadap diri sendiri—jika harus jual, jual; jika harus cut loss, lakukan; jangan berdebat dengan pasar. Keuntungan 100U itu tidak seberapa, tapi disiplin trading yang diajarkan itu adalah sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan uang.