Industri minyak Venezuela menceritakan kisah yang menyedihkan. Negara ini pernah mendominasi pasar energi global—mencapai puncaknya sebesar 3,7 juta barel per hari pada tahun 1970. Melompat ke tahun 1997, tepat sebelum gejolak politik mengubah negara tersebut, produksi masih berkisar sekitar 3,3 juta b/d. Tetapi jalur tersebut sejak saat itu menurun secara tajam. Saat ini, Venezuela mengelola sekitar 1 juta barel per hari, sebagian kecil dari kapasitas sebelumnya.
Kejatuhan ini penting bukan hanya di pasar minyak. Ketidakmampuan negara kaya sumber daya untuk memonetisasi aset terbesarnya mencerminkan masalah struktural yang lebih dalam: kurangnya investasi, pelarian modal, kerusakan institusional. Bagi siapa saja yang mengikuti volatilitas pasar berkembang atau memahami bagaimana kemerosotan ekonomi mendorong ketidakstabilan keuangan, studi kasus Venezuela sangat menyentuh. Jalan panjang menuju pemulihan—jika memang terjadi—memerlukan bukan hanya perbaikan teknis tetapi juga perombakan sistemik yang mendasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GateUser-e19e9c10
· 01-09 21:52
Venezuela kali ini benar-benar menjadi contoh nyata dari kutukan sumber daya, 3,7 juta barel langsung dipangkas menjadi 1 juta, menyedihkan banget
Lihat AsliBalas0
OldLeekConfession
· 01-09 21:05
Masalah Venezuela ini, adalah contoh nyata dari kutukan sumber daya. Tidak peduli berapa banyak minyak yang dimiliki, negara dengan sistem yang buruk tidak akan bisa diselamatkan
Lihat AsliBalas0
RektRecorder
· 01-09 21:05
Kasus Venezuela ini benar-benar luar biasa, demonstrasi puncak dari kutukan sumber daya... dari 3,7 juta barel turun menjadi 1 juta barel, ini bukan hanya masalah ekonomi, ini adalah kerusakan seluruh sistem.
Lihat AsliBalas0
MissingSats
· 01-09 21:01
Harga minyak turun seperti ini, Venezuela benar-benar tidak bisa diselamatkan lagi ya... Sumber daya sebanyak apapun tanpa pengelolaan juga sia-sia
Lihat AsliBalas0
ChainWatcher
· 01-09 20:56
Produksi minyak mentah langsung turun dari 3,7 juta barel menjadi 1 juta barel, betapa hebatnya kemampuan untuk bergejolak.
Lihat AsliBalas0
StakoorNeverSleeps
· 01-09 20:43
Bahan ajar nyata tentang kutukan sumber daya, dari 3.7 menjadi 1 juta barel, penurunan ini... Apakah benar-benar bisa bangkit kembali, rasanya ini bersifat permanen
Industri minyak Venezuela menceritakan kisah yang menyedihkan. Negara ini pernah mendominasi pasar energi global—mencapai puncaknya sebesar 3,7 juta barel per hari pada tahun 1970. Melompat ke tahun 1997, tepat sebelum gejolak politik mengubah negara tersebut, produksi masih berkisar sekitar 3,3 juta b/d. Tetapi jalur tersebut sejak saat itu menurun secara tajam. Saat ini, Venezuela mengelola sekitar 1 juta barel per hari, sebagian kecil dari kapasitas sebelumnya.
Kejatuhan ini penting bukan hanya di pasar minyak. Ketidakmampuan negara kaya sumber daya untuk memonetisasi aset terbesarnya mencerminkan masalah struktural yang lebih dalam: kurangnya investasi, pelarian modal, kerusakan institusional. Bagi siapa saja yang mengikuti volatilitas pasar berkembang atau memahami bagaimana kemerosotan ekonomi mendorong ketidakstabilan keuangan, studi kasus Venezuela sangat menyentuh. Jalan panjang menuju pemulihan—jika memang terjadi—memerlukan bukan hanya perbaikan teknis tetapi juga perombakan sistemik yang mendasar.