Indeks harga komoditas ANZ Selandia Baru mengalami penurunan pada bulan Desember, turun 2,1% dari bulan sebelumnya. Itu adalah penurunan yang lebih tajam dibandingkan penurunan 1,6% bulan sebelumnya.
Perubahan harga komoditas ini mencerminkan tekanan yang lebih luas terhadap penilaian bahan mentah, sebuah dinamika yang patut diperhatikan bagi siapa saja yang mengikuti tren makro. Ketika harga komoditas melemah, sering kali menandakan permintaan global yang melemah atau pergeseran dalam dinamika produksi—kedua faktor ini berdampak pada kelas aset yang lebih luas, termasuk aset digital.
Tren dua bulan berturut-turut dari penurunan menunjukkan tekanan yang berkelanjutan pada kompleks komoditas, yang biasanya berkorelasi dengan perubahan sentimen risiko di pasar keuangan. Bagi trader dan investor yang memantau kondisi makro, ini adalah bagian dari gambaran besar saat menilai eksposur portofolio dan posisi pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
HalfBuddhaMoney
· 17jam yang lalu
Komoditas utama mengalami penurunan selama dua bulan berturut-turut, sekarang baiklah, aspek makroekonomi akan kembali bergejolak
Lihat AsliBalas0
ETH_Maxi_Taxi
· 01-15 16:07
Harga komoditas turun selama dua bulan berturut-turut, apakah suasana risiko akan berbalik arah?
---
Harga komoditas yang turun seperti ini, berapa lama lagi kripto bisa bertahan...
---
Tunggu dulu, apakah ini menunjukkan bahwa likuiditas akan dikurangi?
---
Ada yang tidak beres, penurunan semakin cepat...
---
Permintaan global benar-benar melemah, atau hanya fluktuasi musiman?
---
commodities runtuh macro bagaimana jalannya, harus diperhatikan dengan ketat
---
Sekarang, kemungkinan besar semua aset risiko harus dinilai ulang
Lihat AsliBalas0
ShitcoinConnoisseur
· 01-15 02:00
Harga komoditas terus menurun, sekarang lingkungan makroekonomi akan berubah...
---
Sekali lagi jatuh terus, commodities kali ini benar-benar tidak mampu bertahan
---
Risiko sentimen NGL seharusnya sudah diperhatikan sejak lama, baru menyadari sekarang agak terlambat
---
Indeks komoditas Selandia Baru bulan ini turun cukup tajam, tapi sejujurnya sinyal-sinyal ini sudah muncul sejak lama
---
Turun dua bulan berturut-turut... rasanya aset digital juga akan mengikuti tekanan
---
Ini adalah macro yang berbicara, bagaimana mengatur portofolio harus dipikirkan dengan baik
---
Tunggu dulu, apakah ini benar-benar mencerminkan permintaan global yang lemah? Atau lagi-lagi sentimen pasar yang bermain-main
---
Ketika commodities jatuh, seluruh kelas aset ikut terdampak, rasanya risiko aset akan terkena dampaknya
---
Bahkan commodities sudah memberi peringatan, investor harus sadar diri
Lihat AsliBalas0
bridgeOops
· 01-14 00:27
Hmm... Indeks komoditas turun lagi, kali ini semakin cepat, 2.1% bukan angka kecil
Lihat AsliBalas0
DeFiVeteran
· 01-14 00:22
Komoditas terus turun, rasanya suasana risiko akan berbalik lagi
Penurunan komoditas semakin besar, kali ini benar-benar agak tidak biasa
Penurunan selama dua bulan berturut-turut, logika dasar makro sepertinya akan berbalik
Apakah permintaan benar-benar begitu lemah, atau ada masalah di sisi produksi
Lihat tren ini, aset di chain juga harus disesuaikan
Komoditas biasanya adalah pelopor aset risiko, harus meninjau kembali posisi
Para penambang seharusnya merasa sulit dalam waktu dekat
Pasar beruang komoditas mempercepat, langkah selanjutnya tergantung bagaimana Federal Reserve akan menyatakan sikap
Penurunan berturut-turut semakin besar, rasanya perlu muncul sinyal rebound
Apakah ini sedang menyiapkan dasar untuk pandangan makro?
Lihat AsliBalas0
MetaMisfit
· 01-14 00:20
Indeks komoditas terus menurun, sekarang seharusnya sentimen risiko berubah, kan?
Lihat AsliBalas0
VibesOverCharts
· 01-14 00:17
Harga barang turun selama dua bulan berturut-turut, situasi ini menarik... harus diperhatikan
Indeks harga komoditas ANZ Selandia Baru mengalami penurunan pada bulan Desember, turun 2,1% dari bulan sebelumnya. Itu adalah penurunan yang lebih tajam dibandingkan penurunan 1,6% bulan sebelumnya.
Perubahan harga komoditas ini mencerminkan tekanan yang lebih luas terhadap penilaian bahan mentah, sebuah dinamika yang patut diperhatikan bagi siapa saja yang mengikuti tren makro. Ketika harga komoditas melemah, sering kali menandakan permintaan global yang melemah atau pergeseran dalam dinamika produksi—kedua faktor ini berdampak pada kelas aset yang lebih luas, termasuk aset digital.
Tren dua bulan berturut-turut dari penurunan menunjukkan tekanan yang berkelanjutan pada kompleks komoditas, yang biasanya berkorelasi dengan perubahan sentimen risiko di pasar keuangan. Bagi trader dan investor yang memantau kondisi makro, ini adalah bagian dari gambaran besar saat menilai eksposur portofolio dan posisi pasar.