#美国非农就业数据未达市场预期 Amerika Serikat merilis CPI Desember, emas terjebak dalam tarik-ulur antara bullish dan bearish
Data baru saja keluar, reaksi pasar cukup menarik—CPI YoY tidak disesuaikan sebesar 2.7%, dan CPI Bulanan yang disesuaikan sebesar 0.3% keduanya sesuai ekspektasi, tetapi CPI inti bulanannya secara tak terduga kembali ke 0.2% (pasar memperkirakan 0.3%), ini langsung memicu ekspektasi pemotongan suku bunga. Ditambah lagi dengan berbagai perkembangan politik Trump di panggung politik, ketidakpastian dalam pemilihan pemimpin Federal Reserve, revisi ke atas perkiraan harga minyak mentah, dan ditambah pembelian emas oleh bank sentral global yang terus berlangsung, emas berada dalam tarik-ulur antara bullish dan bearish.
Dari segi teknikal, situasinya cukup menarik. Pada grafik 4 jam, harga emas kembali menguji support di dekat garis tengah Bollinger Bands, MACD di atas garis nol menunjukkan adanya volume yang meningkat, menandakan adanya minat beli yang mulai menguat; indikator KDJ pada grafik 1 jam menunjukkan arah ke atas, mengisyaratkan kekuatan rebound jangka pendek mulai terkumpul; pada kerangka waktu 5 menit, volatilitas harga melebar dan menyempit, biasanya ini menandakan bahwa terobosan besar akan segera terjadi. Secara keseluruhan, pola teknikal masih condong ke arah bullish.
Saran trading, disarankan untuk melakukan buy pada level rebound di kisaran 4580-4590, target pertama di 4620, dan selanjutnya menuju 4640; sebaliknya, jika harga rebound ke 4640-4650 dan mengalami resistance lalu berbalik turun, bisa pertimbangkan posisi short dengan posisi kecil, mulai dari level 4610, jika ditembus, lanjutkan ke 4600.
Dalam melakukan trading, harus selalu memperhatikan perubahan sentimen pasar, terutama setelah data keluar dan potensi volatilitasnya, stop loss harus diatur dengan ketat, jangan terlalu percaya diri.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#美国非农就业数据未达市场预期 Amerika Serikat merilis CPI Desember, emas terjebak dalam tarik-ulur antara bullish dan bearish
Data baru saja keluar, reaksi pasar cukup menarik—CPI YoY tidak disesuaikan sebesar 2.7%, dan CPI Bulanan yang disesuaikan sebesar 0.3% keduanya sesuai ekspektasi, tetapi CPI inti bulanannya secara tak terduga kembali ke 0.2% (pasar memperkirakan 0.3%), ini langsung memicu ekspektasi pemotongan suku bunga. Ditambah lagi dengan berbagai perkembangan politik Trump di panggung politik, ketidakpastian dalam pemilihan pemimpin Federal Reserve, revisi ke atas perkiraan harga minyak mentah, dan ditambah pembelian emas oleh bank sentral global yang terus berlangsung, emas berada dalam tarik-ulur antara bullish dan bearish.
Dari segi teknikal, situasinya cukup menarik. Pada grafik 4 jam, harga emas kembali menguji support di dekat garis tengah Bollinger Bands, MACD di atas garis nol menunjukkan adanya volume yang meningkat, menandakan adanya minat beli yang mulai menguat; indikator KDJ pada grafik 1 jam menunjukkan arah ke atas, mengisyaratkan kekuatan rebound jangka pendek mulai terkumpul; pada kerangka waktu 5 menit, volatilitas harga melebar dan menyempit, biasanya ini menandakan bahwa terobosan besar akan segera terjadi. Secara keseluruhan, pola teknikal masih condong ke arah bullish.
Saran trading, disarankan untuk melakukan buy pada level rebound di kisaran 4580-4590, target pertama di 4620, dan selanjutnya menuju 4640; sebaliknya, jika harga rebound ke 4640-4650 dan mengalami resistance lalu berbalik turun, bisa pertimbangkan posisi short dengan posisi kecil, mulai dari level 4610, jika ditembus, lanjutkan ke 4600.
Dalam melakukan trading, harus selalu memperhatikan perubahan sentimen pasar, terutama setelah data keluar dan potensi volatilitasnya, stop loss harus diatur dengan ketat, jangan terlalu percaya diri.