#Flow网络安全事故 Tindakan Flow kali ini bisa disebut sebagai contoh buruk dalam manajemen risiko tingkat buku pelajaran. Pembalikan blockchain sendiri adalah keputusan yang berisiko tinggi, dan yang lebih aneh lagi adalah pihak jembatan utama seperti deBridge sama sekali tidak menerima komunikasi dari tim Flow—ini bukan hanya ketidakefisienan, ini adalah kegagalan koordinasi yang terang-terangan.
Kuncinya adalah, kerugian ekonomi yang diakibatkan oleh pembalikan secara terburu-buru bisa jauh melebihi kerentanan keamanan asli itu sendiri. Bayangkan, dalam periode waktu yang kacau itu, berapa banyak jembatan yang jujur, penjaga, dan lawan transaksi yang terpaksa menanggung risiko. Dalam situasi seperti ini, memilih trader yang terkait dengan ekosistem Flow untuk mengikuti harus sangat berhati-hati.
Dari sudut pandang mengikuti, kejadian "black swan" semacam ini sering menjadi momen untuk menguji kemampuan nyata trader. Beberapa ahli akan dengan cepat mengidentifikasi risiko, melakukan stop loss tepat waktu, bahkan melakukan operasi berbalik untuk mendapatkan keuntungan; sementara beberapa pengikut hanya akan pasif menanggung kerugian. Saran saya adalah, menghadapi kejadian mendadak tingkat ekosistem, daripada mengikuti secara buta, lebih baik mengurangi posisi di arah tersebut, mengamati logika penanganan trader target, dan setelah risiko mereda, baru memutuskan apakah akan terus mengikuti berdasarkan analisis ulang mereka.
Kejadian Flow kali ini juga mengingatkan kita bahwa mengikuti tidak hanya melihat tingkat pengembalian, tetapi juga harus memperhatikan kesadaran risiko dan transparansi pengambilan keputusan. Trader yang benar-benar layak diikuti biasanya memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dalam situasi ekstrem.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#Flow网络安全事故 Tindakan Flow kali ini bisa disebut sebagai contoh buruk dalam manajemen risiko tingkat buku pelajaran. Pembalikan blockchain sendiri adalah keputusan yang berisiko tinggi, dan yang lebih aneh lagi adalah pihak jembatan utama seperti deBridge sama sekali tidak menerima komunikasi dari tim Flow—ini bukan hanya ketidakefisienan, ini adalah kegagalan koordinasi yang terang-terangan.
Kuncinya adalah, kerugian ekonomi yang diakibatkan oleh pembalikan secara terburu-buru bisa jauh melebihi kerentanan keamanan asli itu sendiri. Bayangkan, dalam periode waktu yang kacau itu, berapa banyak jembatan yang jujur, penjaga, dan lawan transaksi yang terpaksa menanggung risiko. Dalam situasi seperti ini, memilih trader yang terkait dengan ekosistem Flow untuk mengikuti harus sangat berhati-hati.
Dari sudut pandang mengikuti, kejadian "black swan" semacam ini sering menjadi momen untuk menguji kemampuan nyata trader. Beberapa ahli akan dengan cepat mengidentifikasi risiko, melakukan stop loss tepat waktu, bahkan melakukan operasi berbalik untuk mendapatkan keuntungan; sementara beberapa pengikut hanya akan pasif menanggung kerugian. Saran saya adalah, menghadapi kejadian mendadak tingkat ekosistem, daripada mengikuti secara buta, lebih baik mengurangi posisi di arah tersebut, mengamati logika penanganan trader target, dan setelah risiko mereda, baru memutuskan apakah akan terus mengikuti berdasarkan analisis ulang mereka.
Kejadian Flow kali ini juga mengingatkan kita bahwa mengikuti tidak hanya melihat tingkat pengembalian, tetapi juga harus memperhatikan kesadaran risiko dan transparansi pengambilan keputusan. Trader yang benar-benar layak diikuti biasanya memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dalam situasi ekstrem.