Langkah langsung untuk mencadangkan frase pemulihan di atas kertas memang berisiko, jika orang lain menemukannya atau secara tidak sengaja hilang, dompet Anda akan berbahaya. Ada satu cara yang bisa secara cerdik menghindari masalah ini—menggunakan buku klasik dengan cetakan besar sebagai media enkripsi kedua.
**Bagaimana cara melakukannya?**
Pertama, pilih satu buku yang mudah didapat, dengan versi dan tata letak yang hampir sama. Klasik seperti 《Alkitab》, 《Kumpulan Shakespeare》 sangat cocok, karena versinya stabil dan mudah ditemukan di mana-mana.
Kemudian, ambil 12 (atau 24) kata pemulihan Anda, cari satu per satu di buku ini. Setiap kali menemukan satu kata, catat posisi spesifiknya—halaman berapa, baris berapa, kata ke berapa. Misalnya, kata pertama berada di halaman 45, baris 12, kata ke-8, maka catat "45-12-8".
Akhirnya, tuliskan rangkaian koordinat posisi ini di selembar kertas kecil, format apa pun bisa. Yang penting ingat (atau cadangkan secara terpisah) nama buku ini, penulis, edisi, dan penerbitnya.
**Mengapa metode ini dapat diandalkan?**
Kertas kecil yang hilang pun tidak masalah, karena deretan angka ini tampak seperti rangkaian angka yang tidak berarti. Bahkan jika orang menemukannya, mereka tidak akan tahu artinya—mereka sama sekali tidak tahu buku mana yang harus dicari. Informasi dompet Anda tersembunyi secara cerdik di antara ribuan kata. Lebih hebat lagi, buku ini harganya hanya beberapa ratus rupiah dan mudah didapat di mana saja, bahkan jika buku aslinya rusak, Anda tetap bisa mendapatkan versi baru dan memulihkan dompet Anda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasFeeCrier
· 5jam yang lalu
Ide ini terdengar bagus, tapi saya hanya ingin bertanya satu pertanyaan... Apakah Anda yakin bahwa tata letak setiap versi buku benar-benar sama persis?
Lihat AsliBalas0
WalletDivorcer
· 6jam yang lalu
Langkah ini cukup hebat, tapi sejujurnya harus mengandalkan ingatan, kalau suatu hari otak tidak jernih bagaimana cara mengatasinya
Lihat AsliBalas0
pumpamentalist
· 6jam yang lalu
Trik ini memang hebat, tapi agak merepotkan karena harus membuka buku untuk mencari posisi, kalau sampai salah ingat nomor versinya, bisa berantakan.
Langkah langsung untuk mencadangkan frase pemulihan di atas kertas memang berisiko, jika orang lain menemukannya atau secara tidak sengaja hilang, dompet Anda akan berbahaya. Ada satu cara yang bisa secara cerdik menghindari masalah ini—menggunakan buku klasik dengan cetakan besar sebagai media enkripsi kedua.
**Bagaimana cara melakukannya?**
Pertama, pilih satu buku yang mudah didapat, dengan versi dan tata letak yang hampir sama. Klasik seperti 《Alkitab》, 《Kumpulan Shakespeare》 sangat cocok, karena versinya stabil dan mudah ditemukan di mana-mana.
Kemudian, ambil 12 (atau 24) kata pemulihan Anda, cari satu per satu di buku ini. Setiap kali menemukan satu kata, catat posisi spesifiknya—halaman berapa, baris berapa, kata ke berapa. Misalnya, kata pertama berada di halaman 45, baris 12, kata ke-8, maka catat "45-12-8".
Akhirnya, tuliskan rangkaian koordinat posisi ini di selembar kertas kecil, format apa pun bisa. Yang penting ingat (atau cadangkan secara terpisah) nama buku ini, penulis, edisi, dan penerbitnya.
**Mengapa metode ini dapat diandalkan?**
Kertas kecil yang hilang pun tidak masalah, karena deretan angka ini tampak seperti rangkaian angka yang tidak berarti. Bahkan jika orang menemukannya, mereka tidak akan tahu artinya—mereka sama sekali tidak tahu buku mana yang harus dicari. Informasi dompet Anda tersembunyi secara cerdik di antara ribuan kata. Lebih hebat lagi, buku ini harganya hanya beberapa ratus rupiah dan mudah didapat di mana saja, bahkan jika buku aslinya rusak, Anda tetap bisa mendapatkan versi baru dan memulihkan dompet Anda.