Kemarin penutupan pasar saham AS cukup menarik. Ketiga indeks utama secara kolektif mengalami kenaikan kecil, Dow Jones +0.17%, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 0.16% dan 0.26%. Tapi yang benar-benar menjadi sorotan adalah sektor kripto—harga saham platform yang sesuai regulasi naik 0.91%, MSTR bahkan melonjak 3.11%, BitMine dan SharpLink juga mengikuti tren naik sebesar 3.5% dan 2.4%. Kenaikan kolektif saham kripto ini menunjukkan bahwa antusiasme pasar terhadap aset kripto sedang pulih.
Nilai pasar Google resmi menembus batas 4 triliun dolar AS tadi malam. Selain itu, perusahaan juga mengumumkan kerjasama teknologi AI selama bertahun-tahun dengan Apple. Dua raksasa teknologi ini bergabung, seberapa besar pengaruhnya terhadap kompetisi di industri AI? Sejujurnya, pasar masih dalam proses mencerna informasi ini.
Sentimen menghindari risiko meningkat ditambah dolar yang melemah, logam mulia pun benar-benar melambung. Harga emas spot hampir mencapai 2%, sempat menembus level 4600 dolar AS, sementara performa perak berjangka bahkan lebih agresif—langsung melonjak 7.6%. Di balik kenaikan ini, kekhawatiran terhadap situasi geopolitik jelas menjadi pendorong utama.
Saat kebijakan tarif baru diumumkan, harga minyak mulai meroket. Ketegangan internasional meningkat, pernyataan diplomatik silih berganti, jadi bagaimana arah harga minyak selanjutnya, benar-benar belum pasti.
Satu lagi kebijakan yang patut diperhatikan: Partai Republik di AS sedang mendorong RUU pembatasan transaksi anggota parlemen, melarang anggota kongres membeli dan menjual saham, serta menindak keras perdagangan dalam informasi orang dalam. Jika benar-benar diterapkan, ini bisa menjadi kabar baik bagi investor biasa—pasar akan berkurang dari "uang pintar" yang memanfaatkan informasi, sehingga tingkat keadilan bisa meningkat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AllInAlice
· 13jam yang lalu
MSTR kenaikan ini luar biasa, saham kripto akhirnya mulai menunjukkan tanda-tanda
Google dan Apple bekerja sama dalam AI, sekarang Microsoft pasti harus waspada
Emas langsung melambung, memang saat kacau membeli emas
Harga minyak yang begitu fluktuatif, ke depannya harus lihat situasi
Larangan perdagangan anggota parlemen jika benar-benar disahkan, itu akan menyenangkan, akhirnya saatnya bagi investor ritel untuk bernafas
Buat 5 komentar dengan gaya yang berbeda:
---
MSTR kali ini kenaikan cukup tajam, apakah ini nyata atau cuma mau lagi dijual lagi
---
Emas dan perak begitu menguat, rasanya benar-benar akan ada sesuatu yang terjadi
---
Google dan Apple bekerja sama? Ada apa sebenarnya yang mereka isyaratkan
---
Jika anggota parlemen melarang perdagangan saham, maka investor kecil punya peluang, tapi kalian percaya nggak? Saya sih nggak percaya
---
Harga minyak akan kembali melonjak, harus pikirkan cara hedging-nya
Kemarin penutupan pasar saham AS cukup menarik. Ketiga indeks utama secara kolektif mengalami kenaikan kecil, Dow Jones +0.17%, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 0.16% dan 0.26%. Tapi yang benar-benar menjadi sorotan adalah sektor kripto—harga saham platform yang sesuai regulasi naik 0.91%, MSTR bahkan melonjak 3.11%, BitMine dan SharpLink juga mengikuti tren naik sebesar 3.5% dan 2.4%. Kenaikan kolektif saham kripto ini menunjukkan bahwa antusiasme pasar terhadap aset kripto sedang pulih.
Nilai pasar Google resmi menembus batas 4 triliun dolar AS tadi malam. Selain itu, perusahaan juga mengumumkan kerjasama teknologi AI selama bertahun-tahun dengan Apple. Dua raksasa teknologi ini bergabung, seberapa besar pengaruhnya terhadap kompetisi di industri AI? Sejujurnya, pasar masih dalam proses mencerna informasi ini.
Sentimen menghindari risiko meningkat ditambah dolar yang melemah, logam mulia pun benar-benar melambung. Harga emas spot hampir mencapai 2%, sempat menembus level 4600 dolar AS, sementara performa perak berjangka bahkan lebih agresif—langsung melonjak 7.6%. Di balik kenaikan ini, kekhawatiran terhadap situasi geopolitik jelas menjadi pendorong utama.
Saat kebijakan tarif baru diumumkan, harga minyak mulai meroket. Ketegangan internasional meningkat, pernyataan diplomatik silih berganti, jadi bagaimana arah harga minyak selanjutnya, benar-benar belum pasti.
Satu lagi kebijakan yang patut diperhatikan: Partai Republik di AS sedang mendorong RUU pembatasan transaksi anggota parlemen, melarang anggota kongres membeli dan menjual saham, serta menindak keras perdagangan dalam informasi orang dalam. Jika benar-benar diterapkan, ini bisa menjadi kabar baik bagi investor biasa—pasar akan berkurang dari "uang pintar" yang memanfaatkan informasi, sehingga tingkat keadilan bisa meningkat.