**Kebijakan Federal Reserve 2025, Data PPI AS Malam Ini Jadi Fokus**
Yang menjadi perhatian pasar adalah Indeks Harga Produsen(PPI) yang akan dirilis malam ini pukul 21:30. Esok hari, hari Rabu, data Indeks Harga Konsumen(CPI) akan menyusul, sehingga para investor berusaha keras untuk membaca tren inflasi dengan tepat. Kedua indikator ini diperkirakan akan menjadi sinyal penting dalam menentukan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve ke depan.
**Data inflasi yang lemah, dolar melemah dan harga emas naik bersamaan**
Kepala analis pasar KCM Trade, Water, menyebutkan skenario lemahnya indikator ekonomi minggu ini. Jika Indeks Harga Produsen dan Indeks Harga Konsumen menunjukkan hasil yang lebih lemah dari perkiraan, dolar AS kemungkinan akan menghadapi tekanan penurunan. Secara historis, dalam fase dolar melemah, harga emas cenderung menguat. Faktanya, saat kekhawatiran inflasi mereda, emas sebagai aset aman cenderung menguat dan mencatatkan kenaikan harga.
**Pasar sangat yakin Federal Reserve akan melonggarkan kebijakan, tetapi kenyataannya rumit**
Seluruh komunitas trading dengan cepat menyebarkan pandangan bahwa "Federal Reserve tidak akan melakukan pelonggaran kebijakan moneter secara agresif pada 2025." Alasannya adalah kondisi fundamental ekonomi. Dalam situasi pasar tenaga kerja yang solid dan pertumbuhan ekonomi yang kokoh, pembuat kebijakan membutuhkan bukti bahwa inflasi akan membaik lebih lanjut agar mereka bersedia menurunkan suku bunga. Namun, saat ini, bukti tersebut masih belum jelas. Hal ini menunjukkan kemungkinan Federal Reserve akan tetap berhati-hati dalam mengambil langkah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
**Kebijakan Federal Reserve 2025, Data PPI AS Malam Ini Jadi Fokus**
Yang menjadi perhatian pasar adalah Indeks Harga Produsen(PPI) yang akan dirilis malam ini pukul 21:30. Esok hari, hari Rabu, data Indeks Harga Konsumen(CPI) akan menyusul, sehingga para investor berusaha keras untuk membaca tren inflasi dengan tepat. Kedua indikator ini diperkirakan akan menjadi sinyal penting dalam menentukan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve ke depan.
**Data inflasi yang lemah, dolar melemah dan harga emas naik bersamaan**
Kepala analis pasar KCM Trade, Water, menyebutkan skenario lemahnya indikator ekonomi minggu ini. Jika Indeks Harga Produsen dan Indeks Harga Konsumen menunjukkan hasil yang lebih lemah dari perkiraan, dolar AS kemungkinan akan menghadapi tekanan penurunan. Secara historis, dalam fase dolar melemah, harga emas cenderung menguat. Faktanya, saat kekhawatiran inflasi mereda, emas sebagai aset aman cenderung menguat dan mencatatkan kenaikan harga.
**Pasar sangat yakin Federal Reserve akan melonggarkan kebijakan, tetapi kenyataannya rumit**
Seluruh komunitas trading dengan cepat menyebarkan pandangan bahwa "Federal Reserve tidak akan melakukan pelonggaran kebijakan moneter secara agresif pada 2025." Alasannya adalah kondisi fundamental ekonomi. Dalam situasi pasar tenaga kerja yang solid dan pertumbuhan ekonomi yang kokoh, pembuat kebijakan membutuhkan bukti bahwa inflasi akan membaik lebih lanjut agar mereka bersedia menurunkan suku bunga. Namun, saat ini, bukti tersebut masih belum jelas. Hal ini menunjukkan kemungkinan Federal Reserve akan tetap berhati-hati dalam mengambil langkah.