Legenda Hari Pizza Bitcoin: Dari $30 Hingga $9 Miliar

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pada Mei 2010, seorang programmer bernama Laszlo memulai sebuah eksperimen berani di forum Bitcoin Talk—menukar 10.000 Bitcoin dengan dua buah pizza. Saat itu, tidak ada yang menyangka bahwa transaksi kecil ini akan menjadi peristiwa paling simbolis dalam sejarah cryptocurrency setelah 16 tahun, dan secara resmi menetapkan Hari Pizza Bitcoin. Kini, dengan harga BTC saat ini $90.16K, nilai transaksi tersebut telah meningkat menjadi 9 miliar dolar AS, menjadikannya makan malam termahal dalam sejarah dunia crypto.

Sebuah Hadiah Forum: Bitcoin Pertama Kali Masuk Kehidupan Sehari-hari

Pada 18 Mei 2010 pukul 12:35 siang, Laszlo memposting di Bitcoin Talk dengan menawarkan “menukar 10.000 Bitcoin dengan dua buah pizza besar.” Lebih dari sekadar transaksi, ini adalah sebuah eksperimen—karena saat itu Bitcoin baru saja diluncurkan, pengetahuan umum tentang mata uang virtual ini hampir nol, dan gagasan menggunakannya sebagai alat pembayaran terdengar seperti cerita dongeng.

Dalam posting-nya, Laszlo merinci preferensi rasa pizzanya, dan penjual bisa membuat sendiri atau memesan antar. Awalnya, posting ini tidak mendapatkan banyak perhatian, hanya beberapa pengguna yang tertarik, tetapi karena mereka berada di luar negeri dan tidak bisa mengirimkan, rencana ini pun batal. Nilai 10.000 Bitcoin saat itu hanya sekitar $30, dan Laszlo sempat khawatir bahwa tawarannya terlalu rendah, bahkan mungkin tidak ada yang tertarik.

Hingga empat hari kemudian, pada 22 Mei, Laszlo akhirnya menerima pizzanya dan membalas di forum dengan foto sebagai konfirmasi keberhasilan transaksi. Momen ini tercatat dalam sejarah—22 Mei resmi menjadi Hari Pizza Bitcoin. Pentingnya transaksi ini tidak hanya karena itu adalah transaksi fisik pertama setelah lahirnya Bitcoin, tetapi juga sebagai langkah penting Bitcoin keluar dari ranah teori dan menjadi alat pembayaran yang nyata.

Eksperimen Penambangan Programmer: Mengapa Laszlo Memilih Melakukan Ini

Keberanian Laszlo untuk memulai “eksperimen” ini sangat terkait dengan lingkungan penambangan saat itu. Ia adalah salah satu pelopor yang pertama mengenal Bitcoin, dan salah satu yang pertama mengembangkan penambangan menggunakan kartu grafis (GPU). Pada masa itu, tingkat kesulitan komputasi jauh lebih rendah daripada sekarang, dan ia dengan cepat mengumpulkan puluhan ribu Bitcoin.

Berdasarkan data dari blockchain explorer OXT, dompet Laszlo mulai bertambah nilainya sejak Mei 2010. Saldo bulan itu pernah mencapai 20.962 BTC, dan pada Juni mencapai puncak tertinggi 43.854 BTC. Pengeluaran 10.000 BTC untuk pizza pun cepat tertutupi oleh pendapatan dari penambangan berikutnya, yang menjelaskan mengapa Laszlo bisa dengan mudah menggunakan Bitcoin untuk konsumsi.

Saat ditanya mengapa menggunakan Bitcoin untuk membeli pizza, Laszlo menjawab dalam wawancara dengan Bitcoin Magazine tahun 2019: “Bagi saya, rasanya seperti makan malam gratis. Bitcoin adalah hasil dari saya menulis kode, berkontribusi pada proyek open source, dan saat pizza sampai di tangan saya, saya benar-benar merasa ‘saya menang di seluruh jaringan’.” Ia menekankan bahwa transaksi ini mewakili minat dan semangatnya yang akhirnya terbayar, dan perasaan pencapaian ini jauh lebih berharga daripada nilai uang.

Keberadaan 10.000 Bitcoin: Siapa yang Mendapatkan Keuntungan dari Hari Pizza Bitcoin

Kemana akhirnya 10.000 Bitcoin tersebut? Berdasarkan catatan sejarah, penjual yang menyelesaikan transaksi dengan Laszlo adalah seorang anak muda bernama Jeremy Sturdivant, yang saat itu berusia 19 tahun. Jeremy mulai mengenal Bitcoin sejak 2009 dan menambang beberapa ribu BTC, menjadi salah satu pengguna awal komunitas Bitcoin.

Jeremy menggunakan 10.000 BTC itu untuk perjalanan bersama pacarnya. Dalam wawancara tahun 2018, dia mengaku tidak pernah membayangkan Bitcoin akan meningkat nilainya sebesar ini. Meski begitu, dia tidak menyesal dengan transaksi ini—dengan pemahaman saat itu, menjual pizza seharga $400 sudah membuat transaksi ini meningkat sepuluh kali lipat, dan itu sudah merupakan keuntungan yang bagus.

Seiring waktu berlalu, 10.000 BTC tersebut saat ini bernilai lebih dari 9 miliar dolar AS, dan angka ini terus berfluktuasi mengikuti harga Bitcoin. Kedua peserta transaksi ini memilih untuk menerima perubahan ini dengan lapang dada, mencerminkan bahwa komunitas Bitcoin awal lebih berfokus pada teknologi dan semangat daripada kekayaan semata.

Tokoh Legendaris yang Tetap Rendah Hati: Kisah Lanjutan Laszlo

Seiring harga Bitcoin terus melonjak, perhatian terhadap Laszlo Hanyecz pun meningkat. Yang mengejutkan, meskipun kehilangan peluang kekayaan besar, Laszlo tetap tenang dan rendah hati. Dalam wawancara, dia mengatakan bahwa dia tidak pernah merasa terganggu oleh hal itu, dan justru mengenang masa itu dengan penuh kebahagiaan—karena “menambang dengan GPU untuk mendapatkan pizza gratis” adalah pengalaman tersendiri dan menyenangkan.

Diperkirakan, setelah Hari Pizza Bitcoin, Laszlo terus menggunakan Bitcoin untuk kebutuhan sehari-hari, menghabiskan sekitar 10.000 BTC. Dengan harga saat ini, nilai Bitcoin tersebut sudah lebih dari 90 miliar dolar AS. Dari sudut pandang ini, pizza seharga $30 itu telah berkembang menjadi 9 miliar dolar, menjadi makan malam termahal dalam sejarah.

Namun, Laszlo sendiri tetap rendah hati. Ia tidak memiliki akun media sosial, dan orang tidak tahu apakah dia menjadi kaya karena Bitcoin. Ia pernah mengatakan, “Sejujurnya, saya agak menjaga jarak, karena terlalu banyak perhatian. Saya tidak ingin terlalu diperhatikan, dan saya tidak ingin orang mengira saya Satoshi Nakamoto.” Ia menambahkan bahwa ia memiliki pekerjaan normal dan tidak berencana menjadikan Bitcoin sebagai pekerjaan utama, “Saya sudah merasa cukup bisa berpartisipasi dalam hal ini.”

Dari Hobi Menjadi Legenda: Pengaruh Laszlo terhadap Komunitas Bitcoin

Kontribusi Laszlo terhadap ekosistem Bitcoin jauh lebih dari sekadar satu pizza. Sejak bergabung dengan komunitas open source Bitcoin pada 2010, ia mengembangkan versi MacOS dari Bitcoin Core, dan mempelopori penambangan GPU, yang berperan penting dalam penyebaran awal Bitcoin.

Dalam laporan khusus dari Bitcoin Magazine pada 22 Mei 2019, mereka mengucapkan terima kasih kepada Laszlo karena bersedia menjadi bagian dari sejarah ini. Meskipun simbol budaya Hari Pizza Bitcoin mungkin tidak seberharga inovasi lainnya dari dia, peristiwa ini telah menciptakan sebuah simbol budaya yang hangat dalam komunitas—memberikan alasan untuk merayakan setiap 22 Mei.

Makna Hari Pizza Bitcoin telah melampaui sekadar transaksi. Ia melambangkan langkah pertama Bitcoin dari eksperimen teknologi yang dingin menuju aplikasi kehidupan sehari-hari, menyaksikan kreativitas dan semangat para programmer generasi pertama, dan meninggalkan pengingat abadi tentang niat awal. Karena Laszlo selalu memandang Bitcoin sebagai hobi, bukan karier, ketenangannya dan ketidaktertarikannya terhadap hasil transaksi ini menjadi kisah terbaik yang menginspirasi.

BTC-1,88%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan