Masih ingat dengan gelombang pasar sebelumnya, satu transaksi saja kerugiannya sekitar 1.5u, volume transaksi bisa mencapai 33000u. Sekarang? Kerugian 2u sudah dianggap keberuntungan. Benar-benar tidak tahan, biaya transaksi yang begitu tinggi, ditambah lagi keuntungan dari siklus ini sendiri biasa-biasa saja, rasanya apapun yang dilakukan selalu merugi. Beberapa peluang trading bisa terlihat, tapi begitu dihitung, ternyata tidak bisa mengalahkan kerugian. Kapan sih hari-hari seperti ini akan berakhir, kapan bisa kembali ke ritme pasar yang nyaman? Setiap hari terus berpikir, saat siklus berikutnya datang, mungkin itu saatnya untuk bisa kembali mendapatkan keuntungan nyata.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 5
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
HalfBuddhaMoneyvip
· 01-24 07:03
Kerusakan yang begitu tinggi sama sekali tidak bisa dimainkan, benar-benar seperti bekerja untuk bursa.
Lihat AsliBalas0
SerLiquidatedvip
· 01-22 14:30
Keausan dari 1.5u melonjak ke 2u, selisih harganya benar-benar luar biasa, rasanya seperti berbuat amal
Lihat AsliBalas0
OnChainDetectivevip
· 01-22 14:30
Aus atau aus dari 1.5u ke 2u, tingkat kenaikannya... Saya harus melihat data di chain, rasanya ada paus yang mengendalikan biaya gas di balik layar.
Lihat AsliBalas0
SmartContractPlumbervip
· 01-22 14:25
Aus dari 1.5u melonjak ke 2u, ini sama menyakitkannya dengan celah kontrol izin pada kontrak tertentu, sudah tahu di mana masalahnya tapi tetap tidak bisa diatasi. Menunggu siklus berikutnya? Lebih baik periksa dulu logika transaksi sendiri apakah ada "integer overflow".
Lihat AsliBalas0
SatoshiNotNakamotovip
· 01-22 14:21
Keausan melonjak dari 1.5u ke 2u, selisih harga ini bisa mengurangi setengah dari keuntungan, benar-benar tidak bisa tahan lagi
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan