Ukuran stablecoin mencapai ratusan miliar dolar AS, Standard Chartered memperingatkan adanya ancaman nyata terhadap simpanan bank

Standard Chartered merilis laporan terbaru yang menunjukkan bahwa stablecoin merupakan ancaman nyata bagi simpanan bank global dan AS. Menurut berita terbaru, kepala riset aset digital global bank tersebut, Geoff Kendrick, memperkirakan bahwa seiring dengan pertumbuhan kapitalisasi pasar stablecoin, simpanan bank AS akan berkurang secara proporsional, dengan bank regional paling terdampak. Laporan menunjukkan bahwa sebagai dua stablecoin terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, Tether dan Circle memiliki struktur cadangan yang berbeda secara mencolok, tetapi rasio simpanan bank yang rendah justru memperburuk pergeseran dari sistem keuangan tradisional.

Di mana ancaman nyata dari stablecoin

Sinyal risiko yang diungkapkan oleh struktur cadangan

Perbedaan besar dalam komposisi cadangan Tether dan Circle. Berdasarkan data laporan Standard Chartered, hanya 0,02% dari cadangan Tether berupa simpanan bank, sementara untuk Circle rasio ini sebesar 14,5%. Struktur yang tampaknya berisiko rendah ini sebenarnya mencerminkan masalah yang lebih dalam: stablecoin sedang menghindari sistem perbankan tradisional.

Fenomena ini berarti dana pengguna stablecoin tidak banyak tersimpan di sistem perbankan, melainkan disimpan dalam bentuk lain (seperti surat utang jangka pendek, kas, dll). Ini menunjukkan bahwa pergeseran dari simpanan bank oleh stablecoin bersifat langsung dan efektif.

Perbedaan risiko yang dihadapi bank yang berbeda

Analisis dari Standard Chartered menunjukkan bahwa bank regional AS paling besar terkena dampak, sementara bank investasi paling kecil. Perbedaan ini mencerminkan variasi model bisnis dari berbagai jenis bank.

Bank regional sangat bergantung pada simpanan ritel sebagai sumber dana, dan ini adalah bidang paling rentan terhadap pergeseran stablecoin. Ketika pengguna individu dan usaha kecil memilih menyimpan dana mereka dalam stablecoin, basis simpanan bank regional langsung terganggu. Sebaliknya, bank investasi terutama bergantung pada klien institusional dan pendapatan dari transaksi, sehingga ketergantungan terhadap simpanan ritel lebih rendah.

Pelajaran dari perbandingan skala pasar

Berdasarkan data terkait, kapitalisasi pasar USDT saat ini mencapai 18,629 juta dolar AS, mewakili 6,26% dari total kapitalisasi pasar kripto, dengan volume transaksi 8,3 miliar dolar AS dalam 24 jam. Skala ini sudah tidak bisa diabaikan. Ditambah dengan stablecoin lain seperti USDC dari Circle, total pasar stablecoin menjadi jauh lebih besar.

Sebaliknya, banyak bank regional kecil dan menengah memiliki total aset dalam jumlah yang sebanding. Ketika kapitalisasi pasar stablecoin terus bertambah, efek pergeseran dari simpanan bank akan semakin nyata.

Makna mendalam dari penundaan RUU CLARITY di AS

Laporan secara khusus menyebutkan bahwa penundaan RUU CLARITY di AS mengingatkan kita akan risiko stablecoin terhadap bank. Inti dari RUU ini adalah mengatur penerbitan stablecoin dan persyaratan cadangan, dan penundaan ini berarti operasi stablecoin saat ini masih kurang kerangka regulasi yang jelas.

Dalam ketidakpastian ini, pertumbuhan stablecoin mungkin akan mempercepat karena kekhawatiran pasar terhadap kepatuhan mereka relatif kecil. Ini memberi ruang lebih bagi pengembangan stablecoin, sekaligus meningkatkan tekanan terhadap sistem perbankan tradisional.

Pandangan dan refleksi

Ancaman stablecoin terhadap sistem perbankan bersifat struktural. Seiring dengan kematangan pasar kripto dan peningkatan jumlah pengguna, daya tarik stablecoin sebagai alat pembayaran di blockchain dan penyimpan nilai akan terus meningkat. Bank regional perlu menanggapi tantangan ini secara serius.

Dari sisi regulasi, kemajuan RUU CLARITY dan kebijakan terkait lainnya akan menjadi kunci. Dengan kerangka regulasi yang jelas, satu sisi dapat memastikan keamanan stablecoin, dan di sisi lain melindungi stabilitas sistem perbankan tradisional.

Dari segi pasar, hubungan kompetitif antara stablecoin dan simpanan bank mungkin akan berlangsung dalam jangka panjang, tetapi ini juga dapat mendorong inovasi dalam sistem perbankan, meningkatkan daya tarik dan efisiensinya.

Kesimpulan

Laporan dari Standard Chartered mengingatkan kita bahwa stablecoin telah berkembang dari aset pinggiran menjadi kekuatan yang berdampak nyata terhadap sistem keuangan. Struktur cadangan yang rendah dalam simpanan bank tampak aman, tetapi sebenarnya memperburuk pergeseran dari bank tradisional. Bank regional menghadapi tekanan terbesar, yang bisa menjadi kekuatan pendorong utama di balik penyesuaian sistem keuangan di masa depan. Dengan penyempurnaan kerangka regulasi dan perkembangan pasar, hubungan antara stablecoin dan sistem perbankan tradisional akan memasuki tahap keseimbangan yang baru.

USDC-0,01%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan