Berita heboh di karpet merah! Trump secara langsung menunjuk calon Ketua Federal Reserve, dengan kemungkinan 96% mengarah padanya

Waktu setempat 30 Januari, mantan Presiden AS Donald Trump secara tidak sengaja membocorkan petunjuk kunci tentang calon baru Ketua Federal Reserve di karpet merah film “Melania”. Menanggapi pertanyaan dari jurnalis politik senior Rachael Bade, Trump tanpa ragu memuji: “Dia adalah tokoh terkenal di dunia keuangan, banyak orang menganggap dia seharusnya sudah terpilih beberapa tahun yang lalu, ini tidak akan mengejutkan siapa pun.”

Kata-kata ini langsung memicu reaksi di pasar — mengingat latar belakang Trump yang bertemu dengan dua kandidat akhir hari itu, opini hampir seragam mengarah ke mantan anggota dewan Federal Reserve Kevin Warsh. Lebih penting lagi, data dari platform prediksi Polymarket menunjukkan bahwa peluang nominasi Warsh telah melonjak ke 96%, hampir mengunci kemenangan lebih awal.

Duel Dua Kandidat: Mengapa Warsh Menonjol?

Dua kandidat akhir yang dipilih Trump ini bisa disebut sebagai “konfigurasi puncak” di dunia keuangan:

  • Kevin Warsh: Satu-satunya wajah yang muncul di dua daftar kandidat, pernah menjabat sebagai anggota dewan Federal Reserve dari 2006-2011, berpengalaman dalam keuangan internasional dan perbankan, memiliki jaringan luas di Wall Street, dan dipuji Trump sebagai “orang yang dihormati di lingkaran tersebut”. Sumber yang dekat dengan Trump mengungkapkan bahwa dia telah mendapatkan dukungan “diam-diam”.
  • Rick Reider: Kepala Investasi Tetap Global di BlackRock, raksasa keuangan yang mengelola aset sebesar 2,4 triliun dolar, meskipun pernah mengunjungi Gedung Putih, pasar menganggap status “di luar lingkaran” dan riwayat sumbangan politiknya sebagai kekurangan.

Keunggulan utama Warsh terletak pada “dua kecocokan”: memenuhi deskripsi Trump tentang “tidak mengejutkan, seharusnya sudah terpilih”, dan dengan pengalaman dua kali masuk daftar, menjadi kandidat yang dianggap pasar sebagai “paling pasti”. Daftar kandidat yang “dapat diandalkan” yang ditekankan Trump ini lebih diartikan sebagai dukungan implisit terhadap loyalitasnya.

Ketidakpastian Masih Ada: Variabel di Probabilitas 96%

Meskipun pasar hampir sepakat mendukung Warsh, Rachael Bade mengingatkan: “Segalanya belum final.” Saat ini, masa jabatan Powell berakhir pada Mei, dan Trump masih bisa memberikan kejutan seperti “apprentice”. Namun, berdasarkan tiga sinyal utama, peluang Warsh sudah tak terbantahkan:

  1. Trump secara tegas menyebutkan “seharusnya sudah terpilih beberapa tahun yang lalu”, sangat sesuai dengan pengalaman kegagalan Warsh sebelumnya;
  2. Sumber dekat Gedung Putih mengonfirmasi status “diam-diam mendukung”, jauh melampaui perlakuan terhadap kandidat biasa;
  3. Probabilitas di Polymarket melonjak dari 80% menjadi 96%, mencerminkan kepercayaan kuat dari pasar terhadap hasilnya.

Pasar Menunggu Pengumuman Resmi

Dengan Trump yang mengisyaratkan “akan segera mengumumkan keputusan akhir”, pasar keuangan global telah memasuki momen sensitif. Jika Warsh terpilih, mantan anggota dewan yang pernah mengkritik terlalu banyaknya ekspansi neraca Federal Reserve ini, mungkin akan mendorong kebijakan penurunan suku bunga dan pengurangan neraca secara bersamaan, yang akan berdampak berantai pada saham AS, cryptocurrency, dan aset lainnya.

Drama nominasi yang melintasi karpet merah dan dunia keuangan ini, akhirnya akan segera terungkap — menurut Anda, apakah Warsh akan menjadi kepala baru Federal Reserve? Silakan tinggalkan pendapat Anda di kolom komentar!

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan