Ambiguitas "apakah ini sekuritas atau komoditas?" sedang diselesaikan melalui kerangka kerja terstruktur seperti GENIUS Act di AS dan aktivasi penuh MiCA di UE. Tokenized RWAs: Aset dunia nyata (obligasi, properti, dan kredit swasta) kini memiliki jalur hukum yang jelas. Ini memungkinkan institusi untuk memindahkan aset ini secara on-chain dengan perlindungan hukum yang sama seperti sertifikat tradisional. Stablecoin sebagai "Tokenized Cash": Wilayah utama (AS, UE, Inggris, Singapura, Jepang) kini memperlakukan stablecoin sebagai instrumen pembayaran yang diatur. Aturan kini mewajibkan cadangan 1:1 dan hak penebusan yang dijamin. 2. "Kepatuhan oleh Desain" Institusional Kita melihat konvergensi di mana Keuangan Tradisional (TradFi) tidak hanya "membeli" kripto—tetapi membangun jalurnya sendiri. Perpindahan Penitipan: Pembaruan regulasi (seperti pencabutan SAB 121 di AS) telah memungkinkan bank besar menawarkan penitipan tingkat institusional, menghilangkan salah satu hambatan terbesar bagi dana pensiun dan perusahaan asuransi. Audit Terintegrasi: Standar baru mengharuskan laporan audit pihak ketiga setiap kuartal untuk cadangan token, menjadikan transparansi sebagai fitur yang dapat diprogramkan daripada dipikirkan belakangan. 3. Penyelarasan Global (Akhir dari Arbitrase Regulasi) Meskipun ada variasi lokal, tahun 2026 menyaksikan dorongan besar untuk Koordinasi Global: | Wilayah | Tonggak Regulasi 2026 | | :--- | :--- | | Uni Eropa | Kepatuhan penuh MiCA; verifikasi dompet wajib untuk transfer di atas €1.000. | | Amerika Serikat | Implementasi Clarity Act & GENIUS Act; mendefinisikan yurisdiksi CFTC vs. SEC. | | Inggris | Periode otorisasi FCA dibuka untuk rezim aset kripto baru. | | India | Anggaran 2026 fokus pada penurunan TDS dan formalitas kerangka kerja VDA (Aset Digital Virtual). |AYATTAC
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#MyWeekendTradingPlan 1. Kebangkitan "Aset yang Diizinkan"
Ambiguitas "apakah ini sekuritas atau komoditas?" sedang diselesaikan melalui kerangka kerja terstruktur seperti GENIUS Act di AS dan aktivasi penuh MiCA di UE.
Tokenized RWAs: Aset dunia nyata (obligasi, properti, dan kredit swasta) kini memiliki jalur hukum yang jelas. Ini memungkinkan institusi untuk memindahkan aset ini secara on-chain dengan perlindungan hukum yang sama seperti sertifikat tradisional.
Stablecoin sebagai "Tokenized Cash": Wilayah utama (AS, UE, Inggris, Singapura, Jepang) kini memperlakukan stablecoin sebagai instrumen pembayaran yang diatur. Aturan kini mewajibkan cadangan 1:1 dan hak penebusan yang dijamin.
2. "Kepatuhan oleh Desain" Institusional
Kita melihat konvergensi di mana Keuangan Tradisional (TradFi) tidak hanya "membeli" kripto—tetapi membangun jalurnya sendiri.
Perpindahan Penitipan: Pembaruan regulasi (seperti pencabutan SAB 121 di AS) telah memungkinkan bank besar menawarkan penitipan tingkat institusional, menghilangkan salah satu hambatan terbesar bagi dana pensiun dan perusahaan asuransi.
Audit Terintegrasi: Standar baru mengharuskan laporan audit pihak ketiga setiap kuartal untuk cadangan token, menjadikan transparansi sebagai fitur yang dapat diprogramkan daripada dipikirkan belakangan.
3. Penyelarasan Global (Akhir dari Arbitrase Regulasi)
Meskipun ada variasi lokal, tahun 2026 menyaksikan dorongan besar untuk Koordinasi Global:
| Wilayah | Tonggak Regulasi 2026 |
| :--- | :--- |
| Uni Eropa | Kepatuhan penuh MiCA; verifikasi dompet wajib untuk transfer di atas €1.000. |
| Amerika Serikat | Implementasi Clarity Act & GENIUS Act; mendefinisikan yurisdiksi CFTC vs. SEC. |
| Inggris | Periode otorisasi FCA dibuka untuk rezim aset kripto baru. |
| India | Anggaran 2026 fokus pada penurunan TDS dan formalitas kerangka kerja VDA (Aset Digital Virtual). |AYATTAC