Keruntuhan gelembung ekonomi tahun 1990: Seiring dengan runtuhnya sistem pekerjaan seumur hidup, pria Jepang kehilangan kemampuan ekonomi untuk "membeli" pernikahan. Ketika pria tidak lagi mampu menghidupi seluruh keluarga sendiri, bahkan diri mereka sendiri pun sulit dipertahankan, "perjanjian pernikahan" yang sebelumnya didasarkan pada pria sebagai satu-satunya sumber ekonomi dan wanita bertanggung jawab atas konsumsi secara alami runtuh. Munculnya konfrontasi gender: Ketika wanita tidak bersedia menurunkan standar pasangan, dan pria tidak mampu menanggung beban, muncul istilah "pria vegetarian" dan "wanita santai".
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Keruntuhan gelembung ekonomi tahun 1990: Seiring dengan runtuhnya sistem pekerjaan seumur hidup, pria Jepang kehilangan kemampuan ekonomi untuk "membeli" pernikahan. Ketika pria tidak lagi mampu menghidupi seluruh keluarga sendiri, bahkan diri mereka sendiri pun sulit dipertahankan, "perjanjian pernikahan" yang sebelumnya didasarkan pada pria sebagai satu-satunya sumber ekonomi dan wanita bertanggung jawab atas konsumsi secara alami runtuh. Munculnya konfrontasi gender: Ketika wanita tidak bersedia menurunkan standar pasangan, dan pria tidak mampu menanggung beban, muncul istilah "pria vegetarian" dan "wanita santai".