#Web3FebruaryFocus Pengamatan Pasar Kripto Crypto Daily (02.02): MicroStrategy Bertahan Melawan Tren, Bitcoin Gagal Mempertahankan Level Support Kunci
Pasar kripto saat ini berada di titik balik yang sensitif. Meskipun harga Bitcoin baru-baru ini mengalami penurunan tajam, turun ke level terendah dalam 9 bulan terakhir, kekuatan institusional yang diwakili oleh MicroStrategy tetap menjalankan strategi "berbasis Bitcoin" yang tegas. 1. Posisi MicroStrategy dan Perang Pasar MicroStrategy (MSTR) kembali menunjukkan sifat "diamond hands" dalam gelombang penurunan ini. Ukuran posisi: Hingga 1 Februari 2026, total kepemilikan Bitcoin mereka mencapai 712.647 BTC, sekitar 63% dari total kepemilikan Bitcoin oleh 100 perusahaan publik teratas di dunia. Desain ketahanan risiko: Neraca keuangan perusahaan dirancang sangat kokoh. Bitcoin yang dimiliki adalah aset tanpa jaminan, dan utang utama adalah obligasi konversi tanpa jaminan jangka panjang. Bahkan jika harga Bitcoin turun ke $1, perusahaan tidak akan menghadapi forced liquidation. Selain itu, cadangan kas sebesar 2,25 miliar dolar cukup untuk menutup biaya bunga. Bertahan melawan tren: Saat ini, biaya rata-rata kepemilikan Bitcoin MicroStrategy sekitar $76.037. Meskipun harga turun di bawah biaya ini yang menyebabkan kerugian buku, Michael Saylor tetap menambah 2.932 BTC pada akhir Januari. 2. Fluktuasi Harga Bitcoin dan Perilaku Investor Besar Dalam jangka pendek, suasana pasar memasuki zona "ketakutan ekstrem". Pergerakan harga: Hingga 1 Februari 2026, harga Bitcoin sekitar $82.500, dengan penurunan 24 jam sebesar 5,7%. Selanjutnya, harga turun lebih jauh ke kisaran $75.000 - $76.000, menembus level support kunci di $83.000. Distribusi kepemilikan: Pemegang jangka panjang (LTH) mempercepat penjualan, sementara investor ritel panik dan menjual aset mereka. Namun, kelompok "ikan paus" (seperti MicroStrategy dan institusi besar) sedang melakukan akumulasi melawan tren. Dilaporkan bahwa beberapa paus menginvestasikan hingga 1 miliar dolar untuk membeli saat harga turun. Faktor makro: Pasar sedang memantau secara ketat perubahan kepemimpinan Federal Reserve (seperti nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua Fed) yang menimbulkan ekspektasi hawkish, serta data PPI yang akan segera dirilis.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
8 Suka
Hadiah
8
10
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
HeavenSlayerSupporter
· 2jam yang lalu
Duduklah dengan nyaman dan pegang dengan baik, kita akan segera lepas landas 🛫
#Web3FebruaryFocus Pengamatan Pasar Kripto Crypto Daily (02.02): MicroStrategy Bertahan Melawan Tren, Bitcoin Gagal Mempertahankan Level Support Kunci
Pasar kripto saat ini berada di titik balik yang sensitif. Meskipun harga Bitcoin baru-baru ini mengalami penurunan tajam, turun ke level terendah dalam 9 bulan terakhir, kekuatan institusional yang diwakili oleh MicroStrategy tetap menjalankan strategi "berbasis Bitcoin" yang tegas.
1. Posisi MicroStrategy dan Perang Pasar
MicroStrategy (MSTR) kembali menunjukkan sifat "diamond hands" dalam gelombang penurunan ini.
Ukuran posisi: Hingga 1 Februari 2026, total kepemilikan Bitcoin mereka mencapai 712.647 BTC, sekitar 63% dari total kepemilikan Bitcoin oleh 100 perusahaan publik teratas di dunia.
Desain ketahanan risiko: Neraca keuangan perusahaan dirancang sangat kokoh. Bitcoin yang dimiliki adalah aset tanpa jaminan, dan utang utama adalah obligasi konversi tanpa jaminan jangka panjang. Bahkan jika harga Bitcoin turun ke $1, perusahaan tidak akan menghadapi forced liquidation. Selain itu, cadangan kas sebesar 2,25 miliar dolar cukup untuk menutup biaya bunga.
Bertahan melawan tren: Saat ini, biaya rata-rata kepemilikan Bitcoin MicroStrategy sekitar $76.037. Meskipun harga turun di bawah biaya ini yang menyebabkan kerugian buku, Michael Saylor tetap menambah 2.932 BTC pada akhir Januari.
2. Fluktuasi Harga Bitcoin dan Perilaku Investor Besar
Dalam jangka pendek, suasana pasar memasuki zona "ketakutan ekstrem".
Pergerakan harga: Hingga 1 Februari 2026, harga Bitcoin sekitar $82.500, dengan penurunan 24 jam sebesar 5,7%. Selanjutnya, harga turun lebih jauh ke kisaran $75.000 - $76.000, menembus level support kunci di $83.000.
Distribusi kepemilikan: Pemegang jangka panjang (LTH) mempercepat penjualan, sementara investor ritel panik dan menjual aset mereka. Namun, kelompok "ikan paus" (seperti MicroStrategy dan institusi besar) sedang melakukan akumulasi melawan tren. Dilaporkan bahwa beberapa paus menginvestasikan hingga 1 miliar dolar untuk membeli saat harga turun.
Faktor makro: Pasar sedang memantau secara ketat perubahan kepemimpinan Federal Reserve (seperti nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua Fed) yang menimbulkan ekspektasi hawkish, serta data PPI yang akan segera dirilis.