Penurunan besar Bitcoin: Apa yang terjadi di pasar, apa penyebabnya

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Februari 2026, Bitcoin mengalami penurunan paling signifikan dalam satu setengah tahun terakhir. Sebagai pemimpin di bidang mata uang kripto, harganya kembali ke level yang terlihat pada November 2024. Koreksi ini disertai dengan peningkatan volatilitas, tekanan jual yang meningkat, dan memburuknya suasana pasar kripto secara umum. Tren ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari berbagai faktor yang bekerja bersama, termasuk kondisi makroekonomi, aspek teknikal, dan sinyal perilaku.

Penurunan ini dimulai pada akhir Januari, ketika Bitcoin gagal mempertahankan level resistansi kunci. Setelah menembus kisaran $78.000 hingga $80.000, tekanan jual semakin meningkat, dan pasar dengan cepat memasuki fase penurunan yang dipercepat. Dalam beberapa hari perdagangan berturut-turut, BTC terus memperbarui titik terendah lokal, bahkan sempat menembus di bawah $70.000, mencatat level terendah dalam lebih dari satu tahun.

Penurunan Bitcoin terjadi di tengah kondisi aset risiko yang secara umum mengalami aksi jual. Investor tidak hanya mengurangi alokasi mereka ke mata uang kripto, tetapi juga menurunkan posisi di aset berisiko tinggi lainnya untuk menghadapi memburuknya kondisi pasar global. Sentimen pasar beralih ke “menghindari risiko”, menyebabkan permintaan aset digital melemah dan tekanan jual meningkat. Korelasi seluruh pasar kripto: selain Bitcoin, Ethereum dan altcoin utama lainnya juga mengalami penurunan secara bersamaan, menegaskan karakteristik sistemik dari koreksi ini.

Penurunan permintaan institusional menjadi salah satu faktor utama yang mendorong penurunan ini. Pada awal 2026, analis mengamati adanya arus keluar dana dari produk investasi terkait Bitcoin (termasuk ETF). Investor besar, setelah bertahun-tahun mengalami pertumbuhan yang kuat, mulai mengurangi posisi mereka, secara signifikan mengurangi dukungan harga jangka panjang. Dalam konteks ini, kemampuan pasar untuk menahan volatilitas ekstrem dan aksi jual panik pun menurun secara nyata.

Perubahan di pasar derivatif juga memperburuk tekanan ke bawah. Setelah level teknikal utama ditembus, posisi long di platform futures mengalami likuidasi massal. Likuidasi pasif ini memperbesar tren penurunan, mempercepat penurunan harga. Reaksi berantai ini sangat umum terjadi saat volatilitas tinggi, karena banyak strategi trading bergantung pada leverage.

Dari aspek teknikal, pasar sudah menunjukkan tanda-tanda kelelahan sebelum penurunan besar terjadi. Harga Bitcoin menembus moving average utama, dan upaya rebound disertai dengan volume perdagangan yang terus menyusut. Sinyal-sinyal ini menunjukkan bahwa momentum pasar melemah, dan tren beralih ke fase koreksi. Ditambah dengan aktifnya tekanan jual, akhirnya terbentuk pola bearish yang berlangsung dan terkonsentrasi pada awal Februari.

Dalam proses aksi jual ini, sekitar $70.000 menjadi level penting. Para pelaku pasar menganggapnya sebagai area support psikologis dan teknikal yang berfungsi sebagai penopang ganda, yang terbentuk secara bertahap sejak akhir 2024. Saat mendekati level ini, kecepatan penurunan sempat melambat sementara volume perdagangan meningkat. Namun, suasana hati secara keseluruhan tetap berhati-hati, dan banyak investor memilih untuk menunggu sinyal pemulihan yang lebih jelas.

Penyesuaian Bitcoin ini memberikan dampak signifikan terhadap seluruh pasar kripto. Kapitalisasi pasar total aset digital menurun, dan minat terhadap strategi spekulatif pun sementara melemah. Para analis menunjukkan bahwa kondisi saat ini cukup mirip dengan fase penurunan berkelanjutan dalam siklus sebelumnya, di mana pasar sedang mengalami redistribusi dana dan penilaian ulang risiko.

Bagi investor, penurunan Bitcoin pada Februari 2026 kembali mengingatkan bahwa pasar kripto sangat bergantung pada faktor eksternal dan sentimen. Koreksi ini menunjukkan bahwa, meskipun mengalami kenaikan jangka panjang, pasar tetap rentan terhadap penurunan akibat melemahnya permintaan dan meningkatnya ketidakpastian. Selain itu, fase ini biasanya dipandang sebagian peserta sebagai bagian dari siklus pasar jangka panjang, bukan kejadian terisolasi.

Secara keseluruhan, penurunan besar Bitcoin awal 2026 merupakan hasil dari berbagai faktor yang bekerja secara bersamaan: memburuknya kondisi makroekonomi, menurunnya partisipasi institusional, pembalikan tren teknikal, dan likuidasi besar-besaran di pasar derivatif. Peristiwa-peristiwa ini menyoroti hubungan erat antara pasar mata uang kripto dengan sistem keuangan global dan struktur perdagangan internalnya, di mana setiap fluktuasi penting dapat memicu reaksi berantai di seluruh pasar.

BTC9,69%
ETH9,79%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)