Les données de vendredi révèlent un scénario fascinant d’ajustements massifs sur les marchés de l’or, mené par un mécanisme d’options bien connu dans le secteur : le gamma squeeze. Selon les analystes de PANews, cet événement de vendredi illustre parfaitement comment les expirations de contrats à terme créent des cascades de transactions automatisées qui accentuent les mouvements de prix.
Membongkar gamma squeeze dan dampaknya terhadap posisi opsi
Gamma squeeze berfungsi berdasarkan mekanisme tertentu : ketika harga melewati ambang resistansi yang ditandai oleh posisi opsi besar, trader yang memegang opsi short dipaksa untuk menyeimbangkan kembali lindung nilai mereka dengan cepat. Penyesuaian ini ditunjukkan melalui pembelian kontrak berjangka atau bagian ETF secara cepat untuk menetralkan eksposur mereka. Sebaliknya, hari Jumat juga menunjukkan bagaimana penurunan harga dapat memicu likuidasi cepat.
Dinamik ini sangat terlihat pada hari Jumat dengan jatuh tempo utama dari SPDR Gold ETF pada level 465$ dan 455$, dua ambang psikologis utama. Trader juga sadar akan posisi besar yang terkumpul pada kontrak bulan Maret dan April dari CME Group, yang terkonsentrasi di sekitar 5300$, 5200$, dan 5100$.
Tekanan dari level harga strategis: kasus SPDR Gold dan CME Group
Hari Jumat, level-level ini bukan sekadar angka di grafik—mereka mewakili titik balik di mana minat trader mendorong mereka untuk memikirkan kembali strategi lindung nilai. Pelaku pasar menghadapi jatuh tempo besar hari Jumat harus menavigasi volatilitas yang meningkat. SPDR Gold ETF, sebagai salah satu produk paling likuid di pasar emas, memperkuat pergerakan ini untuk seluruh ekosistem.
Peran trader dan reaksi berantai
Selain mekanisme teknis sederhana, hari Jumat menyoroti bagaimana perilaku trader institusional saling terkait untuk menciptakan pergerakan yang berlebihan. Ketika hari Jumat mendekat, akumulasi posisi yang akan jatuh tempo mengubah setiap penyesuaian kecil menjadi sinyal pasar secara keseluruhan. Penguatan diri ini menjelaskan mengapa penurunan moderat secara teori berubah menjadi keruntuhan yang cepat.
Data hari Jumat menegaskan bahwa gamma squeeze bukanlah anomali isolasi, melainkan elemen struktural dari pasar opsi modern. Memahami mekanisme ini hari Jumat membantu memperkirakan bagaimana peristiwa serupa akan berkembang di masa depan, terutama selama periode jatuh tempo besar dalam kontrak emas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bagaimana gamma squeeze mendorong penurunan emas pada hari Jumat
Les données de vendredi révèlent un scénario fascinant d’ajustements massifs sur les marchés de l’or, mené par un mécanisme d’options bien connu dans le secteur : le gamma squeeze. Selon les analystes de PANews, cet événement de vendredi illustre parfaitement comment les expirations de contrats à terme créent des cascades de transactions automatisées qui accentuent les mouvements de prix.
Membongkar gamma squeeze dan dampaknya terhadap posisi opsi
Gamma squeeze berfungsi berdasarkan mekanisme tertentu : ketika harga melewati ambang resistansi yang ditandai oleh posisi opsi besar, trader yang memegang opsi short dipaksa untuk menyeimbangkan kembali lindung nilai mereka dengan cepat. Penyesuaian ini ditunjukkan melalui pembelian kontrak berjangka atau bagian ETF secara cepat untuk menetralkan eksposur mereka. Sebaliknya, hari Jumat juga menunjukkan bagaimana penurunan harga dapat memicu likuidasi cepat.
Dinamik ini sangat terlihat pada hari Jumat dengan jatuh tempo utama dari SPDR Gold ETF pada level 465$ dan 455$, dua ambang psikologis utama. Trader juga sadar akan posisi besar yang terkumpul pada kontrak bulan Maret dan April dari CME Group, yang terkonsentrasi di sekitar 5300$, 5200$, dan 5100$.
Tekanan dari level harga strategis: kasus SPDR Gold dan CME Group
Hari Jumat, level-level ini bukan sekadar angka di grafik—mereka mewakili titik balik di mana minat trader mendorong mereka untuk memikirkan kembali strategi lindung nilai. Pelaku pasar menghadapi jatuh tempo besar hari Jumat harus menavigasi volatilitas yang meningkat. SPDR Gold ETF, sebagai salah satu produk paling likuid di pasar emas, memperkuat pergerakan ini untuk seluruh ekosistem.
Peran trader dan reaksi berantai
Selain mekanisme teknis sederhana, hari Jumat menyoroti bagaimana perilaku trader institusional saling terkait untuk menciptakan pergerakan yang berlebihan. Ketika hari Jumat mendekat, akumulasi posisi yang akan jatuh tempo mengubah setiap penyesuaian kecil menjadi sinyal pasar secara keseluruhan. Penguatan diri ini menjelaskan mengapa penurunan moderat secara teori berubah menjadi keruntuhan yang cepat.
Data hari Jumat menegaskan bahwa gamma squeeze bukanlah anomali isolasi, melainkan elemen struktural dari pasar opsi modern. Memahami mekanisme ini hari Jumat membantu memperkirakan bagaimana peristiwa serupa akan berkembang di masa depan, terutama selama periode jatuh tempo besar dalam kontrak emas.