Di bawah ancaman tarif Amerika Serikat, Rusia menyatakan akan mempertahankan pasokan minyak ke Kuba

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Ancaman tarif oleh Presiden AS Donald Trump sedang menimbulkan gelombang di diplomasi energi internasional. Sementara Amerika Serikat memperingatkan tentang tarif balasan terhadap negara pemasok minyak ke Kuba, Rusia tidak tunduk pada tekanan tersebut dan mengungkapkan niat untuk melanjutkan pasokan minyak ke negara pulau Karibia tersebut. Berdasarkan konteks hubungan bilateral sebelumnya, keputusan Rusia ini mengandung pesan geopolitik yang melampaui sekadar pasokan energi.

Strategi ancaman tarif pemerintahan Trump

Amerika Serikat baru-baru ini mengeluarkan deklarasi keadaan darurat nasional dan mengancam mengenakan tarif terhadap pasokan energi langsung maupun tidak langsung ke Kuba. Langkah Presiden Trump ini berfungsi sebagai bagian dari blokade ekonomi terhadap Kuba, menargetkan semua negara yang mencoba melakukan transaksi dengan negara tersebut. Strategi tarif ini menambahkan alat ekonomi baru ke dalam kebijakan tekanan sepihak Amerika Serikat yang sudah ada.

Penguatan kerjasama antara Rusia dan Kuba

Duta besar Rusia untuk Kuba, Viktor Koronelli, menyatakan bahwa Rusia telah lama bertanggung jawab atas pasokan minyak yang stabil ke Kuba dan berkomitmen untuk mempertahankan hubungan kerjasama ini. Sikap diplomatik Moskow jelas, dan sebagai respons terhadap ancaman tarif Amerika, Rusia berencana memperkuat kerjasama energi dengan Kuba.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, melakukan konsultasi telepon dengan Menteri Luar Negeri Kuba, Bruno Rodriguez, dan menegaskan bahwa penekanan ekonomi dan militer serta hambatan pasokan energi dari Amerika tidak dapat diterima. Pernyataan diplomatik ini menunjukkan bahwa Rusia memandang ancaman tarif Amerika sebagai bukan sekadar masalah ekonomi, melainkan sebagai campur tangan yang tidak adil terhadap kedaulatan.

Ketegangan hubungan internasional yang meningkat dan konfrontasi

Ancaman tarif dari Amerika dan sikap Rusia yang melanjutkan pasokan memperjelas konfrontasi antara Selatan global dan Amerika Serikat. Dalam diplomasi ini, energi menjadi pusat dinamika geopolitik, dan penolakan terhadap dominasi tunggal Amerika berperan sebagai bentuk protes terhadap ancaman tarif Rusia. Pasokan minyak ke Kuba bukan hanya transaksi komersial bagi Rusia, tetapi juga simbol tantangan terhadap tatanan internasional yang dipimpin oleh Amerika.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)