Brasil telah memulai kembali pembelian gandum dari Rusia, mencerminkan perubahan penting dalam dinamika pasar mereka. Menurut data dari Jin10, para importir Brasil membeli gandum Rusia senilai 10,9 juta dolar selama Januari 2025, melanjutkan praktik perdagangan yang sebelumnya terhenti. Gerakan ini terjadi setelah pembelian sebelumnya yang lebih kecil dilakukan pada Desember 2024, yang hanya mencapai volume 1,1 juta dolar.
Dinamika Pembelian Terbaru: Gandum Kembali ke Portofolio Impor
Pengaktifan kembali impor gandum ini menunjukkan fleksibilitas sektor Brasil dalam menghadapi transformasi geopolitik dan perdagangan. Pada akhir Januari, Brasil hanya menjalin hubungan pasokan dengan empat negara pemasok, termasuk Rusia dalam portofolio pembeliannya. Perubahan sumber impor ini mencerminkan keterbatasan pasokan sekaligus peluang yang muncul di pasar global biji-bijian.
Hierarki Pemasok: Argentina Kukuhkan Kepemimpinan dalam Gandum
Meskipun hubungan dagang dengan Rusia dibuka kembali, struktur pemasok tetap mempertahankan hierarki tradisionalnya. Argentina tetap menjadi sumber utama gandum bagi Brasil, menguasai pasar dengan penjualan sebesar 70,9 juta dolar selama periode yang dianalisis. Uruguay menempati posisi kedua sebagai pemasok dengan pengiriman sebesar 12,8 juta dolar, sementara Paraguay melengkapi kelompok eksportir utama dengan penjualan sebesar 11,7 juta dolar ke pasar Brasil. Konsentrasi pembelian ini di antara produsen Amerika Selatan menunjukkan pentingnya rantai pasokan regional gandum secara strategis.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kembalinya Gandum Rusia ke Brasil: Reposisi Pasar Sereal Amerika Selatan
Brasil telah memulai kembali pembelian gandum dari Rusia, mencerminkan perubahan penting dalam dinamika pasar mereka. Menurut data dari Jin10, para importir Brasil membeli gandum Rusia senilai 10,9 juta dolar selama Januari 2025, melanjutkan praktik perdagangan yang sebelumnya terhenti. Gerakan ini terjadi setelah pembelian sebelumnya yang lebih kecil dilakukan pada Desember 2024, yang hanya mencapai volume 1,1 juta dolar.
Dinamika Pembelian Terbaru: Gandum Kembali ke Portofolio Impor
Pengaktifan kembali impor gandum ini menunjukkan fleksibilitas sektor Brasil dalam menghadapi transformasi geopolitik dan perdagangan. Pada akhir Januari, Brasil hanya menjalin hubungan pasokan dengan empat negara pemasok, termasuk Rusia dalam portofolio pembeliannya. Perubahan sumber impor ini mencerminkan keterbatasan pasokan sekaligus peluang yang muncul di pasar global biji-bijian.
Hierarki Pemasok: Argentina Kukuhkan Kepemimpinan dalam Gandum
Meskipun hubungan dagang dengan Rusia dibuka kembali, struktur pemasok tetap mempertahankan hierarki tradisionalnya. Argentina tetap menjadi sumber utama gandum bagi Brasil, menguasai pasar dengan penjualan sebesar 70,9 juta dolar selama periode yang dianalisis. Uruguay menempati posisi kedua sebagai pemasok dengan pengiriman sebesar 12,8 juta dolar, sementara Paraguay melengkapi kelompok eksportir utama dengan penjualan sebesar 11,7 juta dolar ke pasar Brasil. Konsentrasi pembelian ini di antara produsen Amerika Selatan menunjukkan pentingnya rantai pasokan regional gandum secara strategis.