Menurut informasi terbuka, pada 19 Februari 2026, penurunan harga saham perusahaan manajemen aset Brookfield (BAM.N) disebabkan oleh kekhawatiran pasar terhadap likuiditas industri manajemen aset alternatif, serta kelemahan pasar saham AS secara keseluruhan pada hari itu.
Situasi sektor industri
Pada hari itu, perusahaan manajemen aset alternatif sesama, Blue Owl Capital (ORCC), mengumumkan penjualan aset dan pengetatan likuiditas bagi investor utama dalam dana utamanya (OBDC II), serta menghentikan pembayaran kuartalan reguler. Peristiwa ini memicu kekhawatiran luas di pasar mengenai likuiditas dan transparansi aset alternatif seperti kredit swasta, yang mempengaruhi seluruh sektor, dan Brookfield sebagai salah satu perusahaan manajemen aset alternatif utama global turut terdampak.
Kondisi pasar
Pada 19 Februari, pasar saham AS secara umum mengalami penurunan, dengan indeks Dow Jones turun 0,45% dan indeks Nasdaq turun 0,16%. Sentimen pasar dipengaruhi oleh prospek kinerja Walmart yang tidak sesuai ekspektasi dan meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, yang meningkatkan suasana menghindari risiko dan memberi tekanan pada saham-saham di bidang manajemen aset dan keuangan lainnya.
Perubahan sektor
Meskipun saham energi naik melawan tren karena kenaikan harga minyak, sektor keuangan dan teknologi secara umum mengalami penurunan. Kegiatan bisnis Brookfield yang terkait erat dengan pasar modal dan penilaian aset, cenderung membuat investor menjadi lebih berhati-hati saat ketidakpastian pasar meningkat.
Informasi di atas disusun berdasarkan data terbuka dan tidak merupakan saran investasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar khawatir tentang likuiditas dan lemahnya pasar menyebabkan harga saham Brookfield turun
Menurut informasi terbuka, pada 19 Februari 2026, penurunan harga saham perusahaan manajemen aset Brookfield (BAM.N) disebabkan oleh kekhawatiran pasar terhadap likuiditas industri manajemen aset alternatif, serta kelemahan pasar saham AS secara keseluruhan pada hari itu.
Situasi sektor industri
Pada hari itu, perusahaan manajemen aset alternatif sesama, Blue Owl Capital (ORCC), mengumumkan penjualan aset dan pengetatan likuiditas bagi investor utama dalam dana utamanya (OBDC II), serta menghentikan pembayaran kuartalan reguler. Peristiwa ini memicu kekhawatiran luas di pasar mengenai likuiditas dan transparansi aset alternatif seperti kredit swasta, yang mempengaruhi seluruh sektor, dan Brookfield sebagai salah satu perusahaan manajemen aset alternatif utama global turut terdampak.
Kondisi pasar
Pada 19 Februari, pasar saham AS secara umum mengalami penurunan, dengan indeks Dow Jones turun 0,45% dan indeks Nasdaq turun 0,16%. Sentimen pasar dipengaruhi oleh prospek kinerja Walmart yang tidak sesuai ekspektasi dan meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, yang meningkatkan suasana menghindari risiko dan memberi tekanan pada saham-saham di bidang manajemen aset dan keuangan lainnya.
Perubahan sektor
Meskipun saham energi naik melawan tren karena kenaikan harga minyak, sektor keuangan dan teknologi secara umum mengalami penurunan. Kegiatan bisnis Brookfield yang terkait erat dengan pasar modal dan penilaian aset, cenderung membuat investor menjadi lebih berhati-hati saat ketidakpastian pasar meningkat.
Informasi di atas disusun berdasarkan data terbuka dan tidak merupakan saran investasi.