Apakah menukar Renminbi ke Yen Jepang menguntungkan? Pertanyaan ini semakin penting bagi semakin banyak investor lintas negara. Seiring dengan nilai tukar TWD terhadap Yen Jepang yang mendekati 4,85, Yen tidak hanya menjadi kebutuhan utama saat berwisata, tetapi juga menjadi pilihan penting bagi investor Renminbi untuk pengelolaan aset dan lindung nilai. Artikel ini akan membahas secara mendalam solusi optimalisasi biaya penukaran Renminbi ke Yen Jepang.
Peluang Lindung Nilai Yen Jepang saat Nilai Renminbi Terdepresiasi
Dalam konteks fluktuasi ekonomi global, Yen Jepang sebagai salah satu dari tiga mata uang safe haven internasional (bersama dolar AS dan franc Swiss) memiliki nilai perlindungan aset yang unik. Bagi pemegang Renminbi, mengalokasikan Yen secara moderat tidak hanya dapat mendiversifikasi risiko nilai tukar, tetapi juga mendapatkan manfaat dari stabilitas ekonomi Jepang.
Data pasar akhir 2025 menunjukkan bahwa sejak awal tahun hingga saat ini, apresiasi TWD terhadap Yen Jepang sekitar 8,7%. Ini mencerminkan bahwa dalam konteks penyesuaian perdagangan arbitrase global, fluktuasi nilai tukar Yen memberikan peluang bagi investor untuk melakukan penempatan secara bertahap. Kebijakan Bank of Japan yang baru-baru ini menunjukkan sikap hawkish (mengharapkan kenaikan suku bunga), dengan perhatian pasar terhadap besaran dan waktu kenaikan suku bunga, semakin mendukung daya tarik Yen dalam jangka menengah.
Bagi investor Renminbi, logika utama dalam alokasi Yen meliputi tiga poin: pertama, Yen adalah mata uang safe haven yang dapat mengimbangi volatilitas pasar saham; kedua, kebijakan suku bunga rendah Jepang menciptakan peluang arbitrase; ketiga, di tengah tekanan depresiasi Renminbi, menukar ke Yen dapat secara efektif mengunci nilai aset.
Perbandingan Biaya Empat Saluran Penukaran Yen Jepang
Agar mendapatkan penukaran Yen Jepang dengan biaya paling efisien, penting untuk memahami berbagai saluran penukaran yang disediakan bank-bank besar dan perbedaan biayanya. Berdasarkan data terbaru dari situs resmi bank-bank, dengan contoh jumlah penukaran 50.000 TWD, biaya bisa berbeda hingga 1.000–2.000 TWD.
Saluran Pertama: Penukaran Tunai di Kantor Langsung
Metode paling tradisional namun paling mahal adalah membawa uang tunai TWD ke bank atau bandara untuk menukar langsung ke Yen tunai. Bank menggunakan “kurs jual tunai” yang biasanya 1-2% lebih buruk dari kurs spot pasar. Meskipun prosesnya sederhana, lengkap dengan denominasi yang beragam dan bantuan petugas di tempat, jam operasional terbatas (Senin-Jumat 09:00-15:30), dan beberapa bank mengenakan biaya administrasi tambahan, sehingga total biaya relatif tinggi.
Berdasarkan pengumuman terbaru, selisih kurs jual tunai Yen di bank berkisar antara 0,2058 hingga 0,2069 TWD per Yen, dengan biaya administrasi mulai dari gratis hingga 200 TWD per transaksi. Dengan kata lain, untuk jumlah yang sama 50.000 TWD, hasil penukaran Yen bisa berbeda 200–400 Yen tergantung bank yang dipilih. Metode ini cocok untuk kebutuhan mendadak, pengguna yang tidak terbiasa transaksi online, atau jumlah kecil.
Saluran Kedua: Penukaran Online + Penarikan di Kantor atau ATM
Metode ini menggunakan aplikasi bank atau internet banking, mengonversi TWD ke Yen dan menyimpan dalam rekening mata uang asing, dengan kurs jual spot (lebih baik sekitar 1% dari kurs tunai). Jika membutuhkan uang tunai, bisa menarik di kantor cabang atau ATM mata uang asing, meskipun akan dikenakan biaya tambahan (sekitar 100 TWD ke atas).
Metode ini cocok bagi yang berpengalaman dalam transaksi valas dan ingin melakukan pembelian secara bertahap untuk rata-rata biaya. Dengan memantau tren kurs, saat Yen sedang rendah (misalnya TWD terhadap Yen di bawah 4,80), pembelian bertahap dapat menurunkan biaya rata-rata. Perlu diperhatikan bahwa membuka rekening mata uang asing adalah syarat utama, dan beberapa bank menetapkan batas minimum saldo.
Saluran Ketiga: Penukaran Online + Pengambilan di Bandara (Paling Direkomendasikan)
Tanpa perlu rekening mata uang asing, cukup isi formulir di situs bank mengenai jumlah penukaran, cabang pengambilan, dan tanggal, lalu setelah transfer, bawa identitas dan bukti transaksi ke kantor cabang untuk pengambilan. Layanan “Easy Purchase” dari Bank of Taiwan secara online bebas biaya (bayar via TaiwanPay hanya 10 TWD), dengan kurs yang lebih menguntungkan sekitar 0,5%. Keunggulan utamanya adalah bisa melakukan reservasi pengambilan di bandara, sangat praktis sebelum keberangkatan.
Bandara Taoyuan memiliki beberapa lokasi cabang Bank of Taiwan, termasuk cabang yang buka 24 jam, sangat penting bagi traveler yang ingin menyesuaikan jumlah penukaran terakhir sebelum keberangkatan. Biaya total untuk 50.000 TWD diperkirakan sekitar 300–800 TWD, menjadikannya pilihan dengan nilai terbaik.
Saluran Keempat: Penarikan ATM Mata Uang Asing 24 Jam
Menggunakan kartu debit ber-chip untuk menarik Yen tunai di ATM mata uang asing bank, mendukung operasi 24 jam dan antar bank (dengan biaya antar bank hanya 5 TWD dari rekening TWD). ATM mata uang asing dari E.SUN Bank dapat menarik Yen dari rekening TWD, dengan limit sekitar 150.000 TWD per hari, tanpa biaya penukaran, sangat praktis untuk kebutuhan mendadak.
Namun, kelemahan ATM mata uang asing adalah jumlah lokasi terbatas (sekitar 200 unit di seluruh negeri), denominasi tetap (biasanya 1000/5000/10000 Yen), dan sering kehabisan uang tunai saat puncak. Terutama di bandara dan tempat wisata populer, pasokan uang tunai bisa terbatas. Disarankan untuk tidak menunggu sampai menit terakhir, melainkan merencanakan sebelumnya. Perkiraan biaya sekitar 800–1200 TWD, cocok untuk yang tidak sempat ke kantor dan membutuhkan cepat.
Perlukah Investor Renminbi Sekarang Menukar ke Yen Jepang?
Bagi pemegang Renminbi, menentukan waktu yang tepat untuk menukar ke Yen harus mempertimbangkan berbagai aspek. Dari sudut pandang nilai tukar, TWD terhadap Yen saat ini relatif tinggi, tetapi dari sudut pandang aset lindung nilai, daya tarik Yen jangka panjang tetap kuat.
Faktor utama yang perlu diperhatikan meliputi: ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan, pergerakan selisih suku bunga AS-Jepang, dan risiko geopolitik global. Berdasarkan prediksi pasar, Bank of Japan memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut, yang akan meningkatkan imbal hasil Yen. Sementara itu, siklus penurunan suku bunga AS telah dimulai, sehingga selisih suku bunga AS-Jepang diperkirakan akan menyempit, dan dalam jangka pendek Yen mungkin berfluktuasi (antara 2-5%). Namun, dalam jangka menengah-panjang, Yen diperkirakan tetap relatif kuat.
Disarankan melakukan penukaran secara bertahap, bukan sekaligus penuh. Keuntungan dari strategi ini meliputi:
Mengurangi risiko nilai tukar dengan menghindari membeli saat harga tinggi
Sebagian dana dapat dialokasikan ke deposito Yen atau ETF, memperoleh bunga
Menjaga fleksibilitas untuk menyesuaikan alokasi berdasarkan kondisi pasar
Bagi investor Renminbi, menukar ke Yen bukan hanya untuk keperluan perjalanan, tetapi juga sebagai aset lindung nilai untuk mengimbangi tekanan depresiasi Renminbi dan turut serta dalam pemulihan ekonomi Jepang.
Strategi Pengelolaan Aset Optimal Setelah Menukar ke Yen
Setelah menukar Yen, jangan biarkan dana menganggur tanpa bunga. Berdasarkan profil risiko, berikut beberapa opsi pengelolaan:
Deposito Yen adalah pilihan paling stabil, mulai dari 10.000 Yen dengan suku bunga sekitar 1,5–1,8% per tahun. Melalui E.SUN Bank atau Bank of Taiwan, dapat disimpan secara online dengan mudah.
Asuransi Berbasis Yen menawarkan opsi kepemilikan jangka menengah, seperti produk tabungan Yen dari Cathay dan Fubon Life, dengan tingkat bunga 2-3% dan perlindungan pokok, cocok untuk investasi jangka menengah.
ETF Yen seperti Yuanta 00675U dan 00703 mengikuti indeks Yen, cocok untuk investor yang ingin pertumbuhan. Produk ini bisa dibeli secara fractional melalui aplikasi broker, biaya pengelolaan tahunan hanya 0,4%, cocok untuk investasi kecil secara rutin.
Perdagangan Valas adalah pilihan lanjutan, melakukan transaksi langsung pasangan mata uang Yen (misalnya USD/JPY atau EUR/JPY) di platform trading seperti Mitrade, memungkinkan menangkap peluang fluktuasi kurs secara jangka pendek. Metode ini mendukung transaksi 24 jam dan posisi long/short, tetapi risikonya lebih tinggi dan cocok untuk investor berpengalaman.
Pertanyaan Umum
Q: Apa perbedaan antara kurs tunai dan kurs spot?
Kurs tunai adalah kurs yang diberikan bank untuk transaksi fisik uang kertas, berlaku saat berwisata, keuntungan utamanya adalah pembayaran langsung dan praktis dibawa, tetapi biasanya 1-2% lebih buruk dari kurs pasar internasional. Kurs spot adalah harga transaksi yang diselesaikan dalam dua hari kerja (T+2) di pasar valuta asing, digunakan untuk transfer elektronik dan transaksi tanpa uang tunai, dengan kurs yang lebih mendekati pasar internasional dan biaya lebih rendah.
Q: Apakah ada batas maksimum penarikan ATM mata uang asing dari bank?
Ya. Berdasarkan regulasi terbaru akhir 2025, banyak bank menyesuaikan batas penarikan ATM. Kartu bank kami biasanya memiliki batas harian sekitar 120.000–150.000 TWD ekuivalen, sedangkan bank lain tergantung kebijakan penerbit kartu, biasanya antara 20.000–50.000 TWD per transaksi. Disarankan melakukan penarikan bertahap dan prioritas menggunakan kartu bank sendiri untuk menghindari biaya antar bank.
Q: Apakah ada pertimbangan khusus bagi investor Renminbi saat menukar ke Yen?
Ya. Investor Renminbi harus memperhatikan batasan kuota. Regulasi valuta asing China membatasi jumlah pembelian valuta asing per orang per tahun, sehingga perlu merencanakan penukaran secara bertahap. Selain itu, saat menukar di Taiwan, simpan bukti transaksi untuk keperluan pelacakan dana di masa depan.
Kesimpulan
Apakah menukar Renminbi ke Yen Jepang menguntungkan? Jawabannya ya, tetapi harus dengan strategi. Saat ini bukan waktu terendah maupun tertinggi, melainkan masa yang ideal untuk melakukan penempatan secara bertahap. Dengan memilih saluran penukaran yang paling efisien (disarankan prioritas penukaran online + pengambilan di bandara atau ATM mata uang asing), serta mengombinasikan deposito, ETF, atau perdagangan valas jangka pendek, Anda dapat meminimalkan biaya penukaran sekaligus memperoleh penghasilan dari aset Yen yang stabil atau tumbuh.
Apapun tujuan Anda—wisata, pengelolaan aset, atau investasi—menguasai trik penukaran Yen akan memberi perlindungan tambahan saat ekonomi global bergejolak dan sekaligus memanfaatkan peluang lindung nilai saat Renminbi melemah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apakah menukar Yuan Renminbi ke Yen Jepang menguntungkan? Panduan lengkap biaya penukaran mata uang bagi investor lintas batas
Apakah menukar Renminbi ke Yen Jepang menguntungkan? Pertanyaan ini semakin penting bagi semakin banyak investor lintas negara. Seiring dengan nilai tukar TWD terhadap Yen Jepang yang mendekati 4,85, Yen tidak hanya menjadi kebutuhan utama saat berwisata, tetapi juga menjadi pilihan penting bagi investor Renminbi untuk pengelolaan aset dan lindung nilai. Artikel ini akan membahas secara mendalam solusi optimalisasi biaya penukaran Renminbi ke Yen Jepang.
Peluang Lindung Nilai Yen Jepang saat Nilai Renminbi Terdepresiasi
Dalam konteks fluktuasi ekonomi global, Yen Jepang sebagai salah satu dari tiga mata uang safe haven internasional (bersama dolar AS dan franc Swiss) memiliki nilai perlindungan aset yang unik. Bagi pemegang Renminbi, mengalokasikan Yen secara moderat tidak hanya dapat mendiversifikasi risiko nilai tukar, tetapi juga mendapatkan manfaat dari stabilitas ekonomi Jepang.
Data pasar akhir 2025 menunjukkan bahwa sejak awal tahun hingga saat ini, apresiasi TWD terhadap Yen Jepang sekitar 8,7%. Ini mencerminkan bahwa dalam konteks penyesuaian perdagangan arbitrase global, fluktuasi nilai tukar Yen memberikan peluang bagi investor untuk melakukan penempatan secara bertahap. Kebijakan Bank of Japan yang baru-baru ini menunjukkan sikap hawkish (mengharapkan kenaikan suku bunga), dengan perhatian pasar terhadap besaran dan waktu kenaikan suku bunga, semakin mendukung daya tarik Yen dalam jangka menengah.
Bagi investor Renminbi, logika utama dalam alokasi Yen meliputi tiga poin: pertama, Yen adalah mata uang safe haven yang dapat mengimbangi volatilitas pasar saham; kedua, kebijakan suku bunga rendah Jepang menciptakan peluang arbitrase; ketiga, di tengah tekanan depresiasi Renminbi, menukar ke Yen dapat secara efektif mengunci nilai aset.
Perbandingan Biaya Empat Saluran Penukaran Yen Jepang
Agar mendapatkan penukaran Yen Jepang dengan biaya paling efisien, penting untuk memahami berbagai saluran penukaran yang disediakan bank-bank besar dan perbedaan biayanya. Berdasarkan data terbaru dari situs resmi bank-bank, dengan contoh jumlah penukaran 50.000 TWD, biaya bisa berbeda hingga 1.000–2.000 TWD.
Saluran Pertama: Penukaran Tunai di Kantor Langsung
Metode paling tradisional namun paling mahal adalah membawa uang tunai TWD ke bank atau bandara untuk menukar langsung ke Yen tunai. Bank menggunakan “kurs jual tunai” yang biasanya 1-2% lebih buruk dari kurs spot pasar. Meskipun prosesnya sederhana, lengkap dengan denominasi yang beragam dan bantuan petugas di tempat, jam operasional terbatas (Senin-Jumat 09:00-15:30), dan beberapa bank mengenakan biaya administrasi tambahan, sehingga total biaya relatif tinggi.
Berdasarkan pengumuman terbaru, selisih kurs jual tunai Yen di bank berkisar antara 0,2058 hingga 0,2069 TWD per Yen, dengan biaya administrasi mulai dari gratis hingga 200 TWD per transaksi. Dengan kata lain, untuk jumlah yang sama 50.000 TWD, hasil penukaran Yen bisa berbeda 200–400 Yen tergantung bank yang dipilih. Metode ini cocok untuk kebutuhan mendadak, pengguna yang tidak terbiasa transaksi online, atau jumlah kecil.
Saluran Kedua: Penukaran Online + Penarikan di Kantor atau ATM
Metode ini menggunakan aplikasi bank atau internet banking, mengonversi TWD ke Yen dan menyimpan dalam rekening mata uang asing, dengan kurs jual spot (lebih baik sekitar 1% dari kurs tunai). Jika membutuhkan uang tunai, bisa menarik di kantor cabang atau ATM mata uang asing, meskipun akan dikenakan biaya tambahan (sekitar 100 TWD ke atas).
Metode ini cocok bagi yang berpengalaman dalam transaksi valas dan ingin melakukan pembelian secara bertahap untuk rata-rata biaya. Dengan memantau tren kurs, saat Yen sedang rendah (misalnya TWD terhadap Yen di bawah 4,80), pembelian bertahap dapat menurunkan biaya rata-rata. Perlu diperhatikan bahwa membuka rekening mata uang asing adalah syarat utama, dan beberapa bank menetapkan batas minimum saldo.
Saluran Ketiga: Penukaran Online + Pengambilan di Bandara (Paling Direkomendasikan)
Tanpa perlu rekening mata uang asing, cukup isi formulir di situs bank mengenai jumlah penukaran, cabang pengambilan, dan tanggal, lalu setelah transfer, bawa identitas dan bukti transaksi ke kantor cabang untuk pengambilan. Layanan “Easy Purchase” dari Bank of Taiwan secara online bebas biaya (bayar via TaiwanPay hanya 10 TWD), dengan kurs yang lebih menguntungkan sekitar 0,5%. Keunggulan utamanya adalah bisa melakukan reservasi pengambilan di bandara, sangat praktis sebelum keberangkatan.
Bandara Taoyuan memiliki beberapa lokasi cabang Bank of Taiwan, termasuk cabang yang buka 24 jam, sangat penting bagi traveler yang ingin menyesuaikan jumlah penukaran terakhir sebelum keberangkatan. Biaya total untuk 50.000 TWD diperkirakan sekitar 300–800 TWD, menjadikannya pilihan dengan nilai terbaik.
Saluran Keempat: Penarikan ATM Mata Uang Asing 24 Jam
Menggunakan kartu debit ber-chip untuk menarik Yen tunai di ATM mata uang asing bank, mendukung operasi 24 jam dan antar bank (dengan biaya antar bank hanya 5 TWD dari rekening TWD). ATM mata uang asing dari E.SUN Bank dapat menarik Yen dari rekening TWD, dengan limit sekitar 150.000 TWD per hari, tanpa biaya penukaran, sangat praktis untuk kebutuhan mendadak.
Namun, kelemahan ATM mata uang asing adalah jumlah lokasi terbatas (sekitar 200 unit di seluruh negeri), denominasi tetap (biasanya 1000/5000/10000 Yen), dan sering kehabisan uang tunai saat puncak. Terutama di bandara dan tempat wisata populer, pasokan uang tunai bisa terbatas. Disarankan untuk tidak menunggu sampai menit terakhir, melainkan merencanakan sebelumnya. Perkiraan biaya sekitar 800–1200 TWD, cocok untuk yang tidak sempat ke kantor dan membutuhkan cepat.
Perlukah Investor Renminbi Sekarang Menukar ke Yen Jepang?
Bagi pemegang Renminbi, menentukan waktu yang tepat untuk menukar ke Yen harus mempertimbangkan berbagai aspek. Dari sudut pandang nilai tukar, TWD terhadap Yen saat ini relatif tinggi, tetapi dari sudut pandang aset lindung nilai, daya tarik Yen jangka panjang tetap kuat.
Faktor utama yang perlu diperhatikan meliputi: ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan, pergerakan selisih suku bunga AS-Jepang, dan risiko geopolitik global. Berdasarkan prediksi pasar, Bank of Japan memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut, yang akan meningkatkan imbal hasil Yen. Sementara itu, siklus penurunan suku bunga AS telah dimulai, sehingga selisih suku bunga AS-Jepang diperkirakan akan menyempit, dan dalam jangka pendek Yen mungkin berfluktuasi (antara 2-5%). Namun, dalam jangka menengah-panjang, Yen diperkirakan tetap relatif kuat.
Disarankan melakukan penukaran secara bertahap, bukan sekaligus penuh. Keuntungan dari strategi ini meliputi:
Bagi investor Renminbi, menukar ke Yen bukan hanya untuk keperluan perjalanan, tetapi juga sebagai aset lindung nilai untuk mengimbangi tekanan depresiasi Renminbi dan turut serta dalam pemulihan ekonomi Jepang.
Strategi Pengelolaan Aset Optimal Setelah Menukar ke Yen
Setelah menukar Yen, jangan biarkan dana menganggur tanpa bunga. Berdasarkan profil risiko, berikut beberapa opsi pengelolaan:
Deposito Yen adalah pilihan paling stabil, mulai dari 10.000 Yen dengan suku bunga sekitar 1,5–1,8% per tahun. Melalui E.SUN Bank atau Bank of Taiwan, dapat disimpan secara online dengan mudah.
Asuransi Berbasis Yen menawarkan opsi kepemilikan jangka menengah, seperti produk tabungan Yen dari Cathay dan Fubon Life, dengan tingkat bunga 2-3% dan perlindungan pokok, cocok untuk investasi jangka menengah.
ETF Yen seperti Yuanta 00675U dan 00703 mengikuti indeks Yen, cocok untuk investor yang ingin pertumbuhan. Produk ini bisa dibeli secara fractional melalui aplikasi broker, biaya pengelolaan tahunan hanya 0,4%, cocok untuk investasi kecil secara rutin.
Perdagangan Valas adalah pilihan lanjutan, melakukan transaksi langsung pasangan mata uang Yen (misalnya USD/JPY atau EUR/JPY) di platform trading seperti Mitrade, memungkinkan menangkap peluang fluktuasi kurs secara jangka pendek. Metode ini mendukung transaksi 24 jam dan posisi long/short, tetapi risikonya lebih tinggi dan cocok untuk investor berpengalaman.
Pertanyaan Umum
Q: Apa perbedaan antara kurs tunai dan kurs spot?
Kurs tunai adalah kurs yang diberikan bank untuk transaksi fisik uang kertas, berlaku saat berwisata, keuntungan utamanya adalah pembayaran langsung dan praktis dibawa, tetapi biasanya 1-2% lebih buruk dari kurs pasar internasional. Kurs spot adalah harga transaksi yang diselesaikan dalam dua hari kerja (T+2) di pasar valuta asing, digunakan untuk transfer elektronik dan transaksi tanpa uang tunai, dengan kurs yang lebih mendekati pasar internasional dan biaya lebih rendah.
Q: Apakah ada batas maksimum penarikan ATM mata uang asing dari bank?
Ya. Berdasarkan regulasi terbaru akhir 2025, banyak bank menyesuaikan batas penarikan ATM. Kartu bank kami biasanya memiliki batas harian sekitar 120.000–150.000 TWD ekuivalen, sedangkan bank lain tergantung kebijakan penerbit kartu, biasanya antara 20.000–50.000 TWD per transaksi. Disarankan melakukan penarikan bertahap dan prioritas menggunakan kartu bank sendiri untuk menghindari biaya antar bank.
Q: Apakah ada pertimbangan khusus bagi investor Renminbi saat menukar ke Yen?
Ya. Investor Renminbi harus memperhatikan batasan kuota. Regulasi valuta asing China membatasi jumlah pembelian valuta asing per orang per tahun, sehingga perlu merencanakan penukaran secara bertahap. Selain itu, saat menukar di Taiwan, simpan bukti transaksi untuk keperluan pelacakan dana di masa depan.
Kesimpulan
Apakah menukar Renminbi ke Yen Jepang menguntungkan? Jawabannya ya, tetapi harus dengan strategi. Saat ini bukan waktu terendah maupun tertinggi, melainkan masa yang ideal untuk melakukan penempatan secara bertahap. Dengan memilih saluran penukaran yang paling efisien (disarankan prioritas penukaran online + pengambilan di bandara atau ATM mata uang asing), serta mengombinasikan deposito, ETF, atau perdagangan valas jangka pendek, Anda dapat meminimalkan biaya penukaran sekaligus memperoleh penghasilan dari aset Yen yang stabil atau tumbuh.
Apapun tujuan Anda—wisata, pengelolaan aset, atau investasi—menguasai trik penukaran Yen akan memberi perlindungan tambahan saat ekonomi global bergejolak dan sekaligus memanfaatkan peluang lindung nilai saat Renminbi melemah.