Konflik geopolitik internasional kembali memanas, risiko inflasi terus berkembang, dan emas sebagai aset lindung nilai tradisional kembali mendapatkan perhatian. Namun, banyak orang saat menyebut investasi emas, yang pertama terlintas adalah batangan emas fisik. Sebenarnya, selain membeli emas fisik, ada berbagai jalur investasi lain seperti buku tabungan emas, ETF emas, futures emas, CFD emas, dan lain-lain. Setiap jalur memiliki struktur biaya, tingkat risiko, dan skenario penggunaan yang berbeda. Artikel ini akan membandingkan secara mendalam di mana membeli emas fisik paling menguntungkan, serta keunggulan dan kelemahan jalur investasi lainnya, membantu investor menemukan cara pembelian yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
Apakah saat ini peluang untuk berinvestasi emas? Prospek pasar hingga 2026
Pergerakan harga emas dalam tiga tahun terakhir bisa dikatakan berliku-liku. Antara tahun 2022-2023, harga emas sangat fluktuatif di bawah tekanan konflik geopolitik dan kenaikan suku bunga Federal Reserve, dari puncak sekitar 2000 dolar AS turun di bawah 1700 dolar AS, membuat banyak investor mundur.
Namun, mulai 2024, situasi benar-benar berbalik. Ekspektasi penurunan suku bunga AS meningkat, bank sentral global secara kolektif membeli emas, dan risiko geopolitik meningkat, semuanya mendorong harga emas naik. Pada tahun 2024, bank sentral global melakukan pembelian bersih emas sebanyak 1045 ton, telah tiga tahun berturut-turut melewati angka seribu ton, langsung mendukung harga emas menembus di atas 2700 dolar AS. Memasuki 2025, harga emas terus melonjak, pada bulan September sudah menembus 3700 dolar AS. Analis Goldman Sachs bahkan memberikan target harga mencapai 4000 dolar AS per ons pada pertengahan 2026.
Namun, perlu diingat bahwa tren harga emas dipengaruhi oleh banyak faktor, dan prediksi jangka pendek sangat sulit. Bagi pemula dalam investasi emas, fokusnya bukan pada prediksi harga yang tepat, melainkan menemukan waktu masuk yang tepat. Jika tujuan Anda adalah memegang jangka panjang dan menunggu apresiasi nilai, metode rata-rata biaya atau pembelian rutin akan lebih bijaksana. Jika Anda ingin memanfaatkan fluktuasi harga jangka pendek untuk mendapatkan keuntungan dari selisih harga, maka diperlukan kemampuan analisis yang lebih tinggi dan toleransi risiko yang lebih besar.
Apakah membeli emas fisik di bank atau toko emas? Analisis lokasi pembelian
Ketika membahas di mana membeli emas fisik, pilihan yang paling umum adalah bank dan toko emas. Namun, kedua jalur ini memiliki perbedaan besar dalam biaya, kualitas, dan pengalaman pembelian.
Keunggulan membeli emas fisik di bank:
Di Taiwan, hanya Bank Taiwan yang menyediakan layanan jual beli emas fisik secara resmi. Emas yang dijual berasal dari UBS AG Swiss, dengan standar kualitas internasional yang terjamin. Unit penjualan terkecil mulai dari 100 gram, dengan pilihan lain seperti 250 gram, 500 gram, dan 1 kilogram. Emas di bank memiliki tingkat kemurnian yang stabil, biaya pengolahan relatif rendah, dan keamanan terjamin. Yang terpenting, ada layanan penyimpanan dan sertifikasi yang profesional.
Biaya pembelian batangan emas berkisar antara 1% hingga 5%, termasuk biaya administrasi dan penyimpanan. Jika Anda berencana menyimpan emas dalam jangka panjang, layanan brankas bank relatif aman, meskipun harus membayar biaya penyimpanan tahunan.
Karakteristik toko emas:
Jika ingin membeli emas dalam jumlah kecil (misalnya puluhan gram), toko emas lebih fleksibel. Proses transaksi lebih cepat dan tidak terlalu rumit. Namun, tingkat kemurnian emas di toko emas bervariasi, dan harga juga berbeda-beda cukup jauh. Anda harus memiliki kemampuan dasar dalam mengenali emas asli. Yang penting, saat menjual kembali emas dari toko emas, biasanya akan dikenai biaya administrasi dan biaya pengurangan nilai karena keausan, sehingga ada masalah “mudah beli sulit jual”.
Biaya tersembunyi investasi emas fisik:
Selain biaya pembelian dan penyimpanan, ada biaya lain yang perlu diperhitungkan:
Asuransi: diperlukan untuk perlindungan selama penyimpanan jangka panjang
Biaya pengujian: biaya untuk pengujian kemurnian secara berkala
Biaya penukaran: jika ingin menukarkan menjadi uang tunai, mungkin akan ada diskon harga
Pajak: transaksi di atas 50.000 TWD harus dilaporkan sebagai penghasilan perdagangan pribadi, dikenai pajak 6% dari keuntungan bersih
Secara keseluruhan, emas fisik cocok untuk investor yang menitikberatkan pada nilai penyimpanan dan koleksi, tetapi tidak cocok untuk transaksi yang sering. Emas adalah aset nyata yang dapat diraba dan memberi rasa aman secara psikologis, tetapi dari segi likuiditas dan efisiensi transaksi, tidak sebaik instrumen investasi lain.
Buku tabungan emas: solusi investasi kecil menengah
Buku tabungan emas (juga dikenal sebagai “emas kertas”) adalah produk inovatif yang ditawarkan bank, memungkinkan Anda menikmati manfaat investasi emas tanpa harus memiliki fisiknya secara langsung. Banyak bank di Taiwan yang menyediakan layanan ini, termasuk Bank Taiwan, CTBC, First Bank, Hua Nan Bank, serta pemain baru seperti E.SUN dan Yushan Bank.
Tiga metode pembelian buku tabungan emas:
Metode tradisional menawarkan dua denominasi: berbasis TWD dan mata uang asing. Pada April 2023, Bank Taiwan meluncurkan inovasi “Buku Tabungan Emas Dual Mata Uang”, memungkinkan investor mendapatkan keuntungan dari fluktuasi nilai tukar dan harga emas sekaligus.
Jika membeli dengan TWD, Anda harus menanggung risiko fluktuasi nilai tukar dolar AS (karena harga emas internasional dihitung dalam dolar). Jika membeli dengan mata uang asing, Anda harus menanggung biaya konversi saat pembelian. Biaya keseluruhan sekitar 1%, termasuk biaya transaksi dan konversi, sehingga biaya relatif sedang.
Kelebihan dan kekurangan buku tabungan emas:
Keunggulan utamanya adalah dapat berinvestasi dengan jumlah kecil dan transaksi yang sangat mudah—cukup melalui rekening bank. Buku tabungan emas juga dapat ditukar menjadi emas fisik, sehingga jika suatu saat ingin memegang fisik, ada opsi tersebut.
Kekurangannya adalah hanya bisa “beli murah, jual mahal”, tidak bisa melakukan short selling untuk mendapatkan keuntungan dari penurunan harga. Waktu transaksi terbatas pada jam operasional bank. Setiap transaksi dikenai biaya, dan frekuensi transaksi tinggi akan menimbulkan biaya akumulatif. Selain itu, ada risiko nilai tukar mata uang asing. Oleh karena itu, buku tabungan emas paling cocok untuk investor jangka panjang dengan frekuensi transaksi rendah, bukan untuk trading jangka pendek.
Dari segi pajak, keuntungan dari jual beli buku tabungan emas dianggap sebagai penghasilan properti dan harus dilaporkan dalam SPT tahunan. Jika mengalami kerugian, dapat dikurangkan dari penghasilan properti, dan sisa kerugian bisa diklaim selama tiga tahun berikutnya.
ETF emas: investasi pasif dengan likuiditas tinggi dan biaya transparan
ETF emas adalah “Exchange Traded Fund” yang mengikuti indeks harga emas, dengan logika investasi sederhana—mengikuti pergerakan harga emas tanpa harus memiliki emas fisik secara langsung. Investor dapat memilih ETF emas di pasar Taiwan (seperti 00635U) atau ETF emas di pasar AS (seperti GLD, IAU).
Struktur biaya ETF emas berbeda:
ETF emas Taiwan (00635U) memiliki biaya tahunan sekitar 1.15% untuk pengelolaan dana, ditambah biaya transaksi sekitar 0.15%, dan pajak transaksi sekitar 0.1%. ETF emas AS seperti GLD memiliki biaya tahunan sekitar 0.4% ditambah biaya transaksi 0-0.1%, dan biaya konversi mata uang sekitar 0.32%. IAU memiliki biaya lebih rendah, dengan biaya pengelolaan 0.25%, biaya transaksi 0-0.1%, dan biaya konversi 0.32%.
Dibandingkan emas fisik dan buku tabungan emas, ETF emas menawarkan biaya yang lebih transparan dan lebih rendah. Selain itu, likuiditasnya sangat tinggi—bisa beli dan jual kapan saja tanpa batas waktu, ini menjadi keunggulan besar dibandingkan buku tabungan emas.
Keterbatasan ETF emas:
ETF hanya bisa melakukan posisi long (beli), tidak bisa short (jual pendek). Jika pasar emas turun, Anda tidak bisa mendapatkan keuntungan dari posisi short melalui ETF ini. Untuk investor pemula dan retail, keterbatasan ini tidak terlalu menjadi masalah karena kebanyakan orang berinvestasi karena optimisme terhadap tren jangka panjang emas.
ETF emas paling cocok untuk investor yang menginginkan investasi stabil jangka panjang tanpa harus memantau pasar secara aktif. Pembelian melalui broker di Taiwan sangat praktis, dan jika memiliki akun luar negeri, bisa membeli ETF AS dengan biaya lebih rendah.
Futures emas: alat efisien untuk investor profesional
Futures emas adalah kontrak derivatif yang mengikuti harga emas internasional. Keuntungan investor berasal dari selisih harga saat masuk dan keluar posisi, dan kontrak harus diselesaikan melalui pengiriman atau perpanjangan saat jatuh tempo.
Keunggulan utama futures emas:
Pertama, futures memungkinkan transaksi dua arah—bisa beli untuk keuntungan dari kenaikan harga, atau jual pendek untuk keuntungan dari penurunan. Kedua, jam perdagangan panjang (futures internasional hampir 24 jam), harga mengikuti pasar global secara real-time dan sulit dimanipulasi. Ketiga, hanya dengan margin tertentu, Anda dapat menggunakan leverage untuk mengontrol jumlah besar emas, sehingga modal efisien.
Biaya transaksi futures relatif rendah—pajak keuntungan dari transaksi futures saat ini tidak dikenakan, hanya dikenai pajak transaksi sebesar 0.0000025% (25 bagian dari sejuta), hampir tidak signifikan.
Risiko futures emas:
Setiap kontrak memiliki tanggal jatuh tempo tetap, sehingga ada biaya rollover—harus menutup posisi sebelum jatuh tempo atau memperpanjang ke kontrak bulan berikutnya. Jika memegang posisi saat tanggal pengiriman, bisa menghadapi forced liquidation.
Risiko terbesar berasal dari leverage. Leverage memperbesar keuntungan, tetapi juga memperbesar kerugian. Dengan leverage 10x, jika harga emas turun 10%, seluruh modal bisa hilang. Oleh karena itu, futures paling cocok untuk investor profesional yang memiliki pengetahuan manajemen risiko dan pengalaman cukup, dan tidak cocok untuk pemula.
Perdagangan futures di Taiwan dilakukan di Taiwan Futures Exchange dengan jam terbatas. Namun, futures emas dari broker luar negeri hampir 24 jam, dengan volume dan likuiditas lebih baik, serta kemudahan operasional.
CFD emas: pilihan fleksibel untuk masuk dengan modal kecil
CFD (Contract for Difference) adalah produk kontrak yang mengikuti harga spot emas. Berbeda dengan futures, CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo dan pengiriman wajib, sehingga investor bisa menutup posisi kapan saja dan posisi bisa dipertahankan tanpa batas waktu.
Tiga keunggulan utama CFD dibanding futures:
Pertama, modal masuk lebih rendah. CFD tidak memiliki batas ukuran kontrak minimum, dan margin requirement lebih fleksibel. Di platform seperti Mitrade, Anda bisa mulai trading dengan sekitar 18 USD untuk 0.01 lot emas.
Kedua, tanpa kekhawatiran tanggal jatuh tempo. Tidak perlu khawatir biaya rollover atau forced liquidation, bisa membuka dan menutup posisi sesuai keinginan.
Ketiga, transaksi lebih fleksibel. CFD mendukung posisi long dan short, perdagangan 24 jam, dan leverage yang dapat disesuaikan (misalnya 1X, 10X, 20X, 50X, 100X).
Aplikasi nyata CFD:
Di Mitrade, dengan sekitar 18 USD, Anda bisa trading 0.01 lot emas CFD. Platform mendukung deposit dan penarikan dalam TWD serta layanan pelanggan 24 jam berbahasa Mandarin, sangat ramah untuk investor Taiwan. Anda dapat menyesuaikan leverage dan mengatur stop loss serta take profit sesuai strategi.
Pertimbangan pajak dan risiko CFD:
Penghasilan dari trading emas internasional termasuk penghasilan luar negeri. Jika dalam satu tahun melebihi 1 juta TWD, harus digabungkan ke penghasilan dasar dan dikenai pajak minimum. Leverage juga membawa risiko—meskipun biaya masuk rendah, leverage tinggi dapat memperbesar kerugian. Disarankan pemula tidak menggunakan leverage terlebih dahulu, agar terbiasa dengan platform dan risiko secara perlahan.
Perbandingan futures emas dan CFD emas: alat utama trader jangka pendek
Bagi trader yang ingin mendapatkan keuntungan cepat dari fluktuasi harga jangka pendek, futures dan CFD adalah alat paling efisien. Namun, keduanya memiliki perbedaan penting:
Aspek
Futures emas
CFD emas
Ukuran kontrak minimum
Tetap, biasanya besar
Tidak terbatas, sangat kecil
Tanggal jatuh tempo
Ada, harus rollover
Tidak, bisa tutup kapan saja
Biaya transaksi
Ada pajak dan biaya
Hanya spread (selisih harga)
Modal awal
Lebih tinggi
Sangat rendah
Jam perdagangan
Terbatas di Taiwan, internasional hampir 24 jam
24 jam nonstop
Secara sederhana, CFD lebih cocok untuk modal kecil dan pemula, sementara futures lebih sesuai untuk modal besar dan trader profesional. Namun, keduanya memerlukan kemampuan analisis teknikal dan disiplin pengelolaan modal yang ketat.
Lima pertanyaan penting sebelum berinvestasi emas
Sebelum memilih di mana membeli emas fisik atau jalur investasi lain, investor harus menjawab lima pertanyaan berikut:
1. Apa tujuan investasi Anda?
Lindung nilai jangka panjang → Emas fisik, buku tabungan emas, ETF emas
Arbitrase jangka pendek → Futures emas, CFD emas
2. Seberapa besar risiko yang bisa Anda tanggung?
Risiko rendah → Emas fisik, buku tabungan emas
Risiko sedang → ETF emas
Risiko tinggi → Futures emas, CFD emas
3. Berapa modal awal Anda?
Modal kecil (< 1 juta TWD) → CFD emas paling fleksibel
Modal menengah (1-10 juta TWD) → ETF emas, buku tabungan emas, CFD emas
Modal besar (> 10 juta TWD) → Semua jalur bisa dipertimbangkan
4. Seberapa sering Anda memantau pasar?
Frekuensi rendah (bulanan/kuartalan) → Emas fisik, buku tabungan emas, ETF emas
Frekuensi tinggi (mingguan/hari) → Futures emas, CFD emas
5. Seberapa penting perencanaan pajak bagi Anda?
Emas fisik memiliki beban pajak tertinggi (lapor jika transaksi > 50.000 TWD)
CFD luar negeri jika keuntungan > 1 juta TWD harus dilaporkan dan dikenai pajak minimum
ETF dan buku tabungan emas relatif lebih sederhana dari segi pajak
Mengapa institusi besar selalu mengalokasikan dana ke emas?
Sebagai bagian dari portofolio investasi, emas telah terbukti memiliki nilai unik selama puluhan tahun. Bukan hanya karena emas adalah aset lindung nilai, tetapi juga karena pasar investasi emas yang matang di seluruh dunia, dengan likuiditas tinggi dan transparansi transaksi.
Setiap kali terjadi ketidakstabilan ekonomi, konflik geopolitik meningkat, atau ancaman inflasi muncul, emas menunjukkan karakteristiknya sebagai “safe haven”. Ini bukan sekadar efek psikologis, tetapi respons nyata pasar. Setelah perang Rusia-Ukraina pecah Februari 2022, harga emas melonjak ke 2069 dolar AS, menjadi bukti nyata.
Hampir semua lembaga keuangan menyarankan alokasi emas dalam portofolio, dengan rekomendasi minimal sekitar 10% dari total aset. Bahkan jika tidak untuk keuntungan semata, emas dapat memberikan perlindungan dan rasa aman bagi portofolio Anda.
Saran terakhir untuk investasi emas fisik:
Apapun jalur yang Anda pilih—beli fisik, buku tabungan emas, ETF, atau lainnya—intinya sama: Jangan menunggu harga mencapai rekor tertinggi baru untuk masuk pasar. Temukan titik masuk yang tepat, buat rencana investasi yang jelas, dan disiplin menjalankannya. Itulah kunci keberhasilan investasi emas.
Bagi pemula, disarankan memulai dari ETF emas atau buku tabungan emas untuk mengumpulkan pengalaman dan pengetahuan. Setelah memahami pasar emas secara lebih mendalam, baru pertimbangkan instrumen yang lebih kompleks seperti futures atau CFD. Pasar selalu ada, tidak perlu terburu-buru menginvestasikan seluruh modal—bangun portofolio emas Anda secara bertahap dan konsisten, dan waktu akan membuktikan nilai keputusan ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Di mana membeli emas fisik paling menguntungkan? Perbandingan lengkap kelebihan dan kekurangan 5 saluran investasi
Konflik geopolitik internasional kembali memanas, risiko inflasi terus berkembang, dan emas sebagai aset lindung nilai tradisional kembali mendapatkan perhatian. Namun, banyak orang saat menyebut investasi emas, yang pertama terlintas adalah batangan emas fisik. Sebenarnya, selain membeli emas fisik, ada berbagai jalur investasi lain seperti buku tabungan emas, ETF emas, futures emas, CFD emas, dan lain-lain. Setiap jalur memiliki struktur biaya, tingkat risiko, dan skenario penggunaan yang berbeda. Artikel ini akan membandingkan secara mendalam di mana membeli emas fisik paling menguntungkan, serta keunggulan dan kelemahan jalur investasi lainnya, membantu investor menemukan cara pembelian yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
Apakah saat ini peluang untuk berinvestasi emas? Prospek pasar hingga 2026
Pergerakan harga emas dalam tiga tahun terakhir bisa dikatakan berliku-liku. Antara tahun 2022-2023, harga emas sangat fluktuatif di bawah tekanan konflik geopolitik dan kenaikan suku bunga Federal Reserve, dari puncak sekitar 2000 dolar AS turun di bawah 1700 dolar AS, membuat banyak investor mundur.
Namun, mulai 2024, situasi benar-benar berbalik. Ekspektasi penurunan suku bunga AS meningkat, bank sentral global secara kolektif membeli emas, dan risiko geopolitik meningkat, semuanya mendorong harga emas naik. Pada tahun 2024, bank sentral global melakukan pembelian bersih emas sebanyak 1045 ton, telah tiga tahun berturut-turut melewati angka seribu ton, langsung mendukung harga emas menembus di atas 2700 dolar AS. Memasuki 2025, harga emas terus melonjak, pada bulan September sudah menembus 3700 dolar AS. Analis Goldman Sachs bahkan memberikan target harga mencapai 4000 dolar AS per ons pada pertengahan 2026.
Namun, perlu diingat bahwa tren harga emas dipengaruhi oleh banyak faktor, dan prediksi jangka pendek sangat sulit. Bagi pemula dalam investasi emas, fokusnya bukan pada prediksi harga yang tepat, melainkan menemukan waktu masuk yang tepat. Jika tujuan Anda adalah memegang jangka panjang dan menunggu apresiasi nilai, metode rata-rata biaya atau pembelian rutin akan lebih bijaksana. Jika Anda ingin memanfaatkan fluktuasi harga jangka pendek untuk mendapatkan keuntungan dari selisih harga, maka diperlukan kemampuan analisis yang lebih tinggi dan toleransi risiko yang lebih besar.
Apakah membeli emas fisik di bank atau toko emas? Analisis lokasi pembelian
Ketika membahas di mana membeli emas fisik, pilihan yang paling umum adalah bank dan toko emas. Namun, kedua jalur ini memiliki perbedaan besar dalam biaya, kualitas, dan pengalaman pembelian.
Keunggulan membeli emas fisik di bank:
Di Taiwan, hanya Bank Taiwan yang menyediakan layanan jual beli emas fisik secara resmi. Emas yang dijual berasal dari UBS AG Swiss, dengan standar kualitas internasional yang terjamin. Unit penjualan terkecil mulai dari 100 gram, dengan pilihan lain seperti 250 gram, 500 gram, dan 1 kilogram. Emas di bank memiliki tingkat kemurnian yang stabil, biaya pengolahan relatif rendah, dan keamanan terjamin. Yang terpenting, ada layanan penyimpanan dan sertifikasi yang profesional.
Biaya pembelian batangan emas berkisar antara 1% hingga 5%, termasuk biaya administrasi dan penyimpanan. Jika Anda berencana menyimpan emas dalam jangka panjang, layanan brankas bank relatif aman, meskipun harus membayar biaya penyimpanan tahunan.
Karakteristik toko emas:
Jika ingin membeli emas dalam jumlah kecil (misalnya puluhan gram), toko emas lebih fleksibel. Proses transaksi lebih cepat dan tidak terlalu rumit. Namun, tingkat kemurnian emas di toko emas bervariasi, dan harga juga berbeda-beda cukup jauh. Anda harus memiliki kemampuan dasar dalam mengenali emas asli. Yang penting, saat menjual kembali emas dari toko emas, biasanya akan dikenai biaya administrasi dan biaya pengurangan nilai karena keausan, sehingga ada masalah “mudah beli sulit jual”.
Biaya tersembunyi investasi emas fisik:
Selain biaya pembelian dan penyimpanan, ada biaya lain yang perlu diperhitungkan:
Secara keseluruhan, emas fisik cocok untuk investor yang menitikberatkan pada nilai penyimpanan dan koleksi, tetapi tidak cocok untuk transaksi yang sering. Emas adalah aset nyata yang dapat diraba dan memberi rasa aman secara psikologis, tetapi dari segi likuiditas dan efisiensi transaksi, tidak sebaik instrumen investasi lain.
Buku tabungan emas: solusi investasi kecil menengah
Buku tabungan emas (juga dikenal sebagai “emas kertas”) adalah produk inovatif yang ditawarkan bank, memungkinkan Anda menikmati manfaat investasi emas tanpa harus memiliki fisiknya secara langsung. Banyak bank di Taiwan yang menyediakan layanan ini, termasuk Bank Taiwan, CTBC, First Bank, Hua Nan Bank, serta pemain baru seperti E.SUN dan Yushan Bank.
Tiga metode pembelian buku tabungan emas:
Metode tradisional menawarkan dua denominasi: berbasis TWD dan mata uang asing. Pada April 2023, Bank Taiwan meluncurkan inovasi “Buku Tabungan Emas Dual Mata Uang”, memungkinkan investor mendapatkan keuntungan dari fluktuasi nilai tukar dan harga emas sekaligus.
Jika membeli dengan TWD, Anda harus menanggung risiko fluktuasi nilai tukar dolar AS (karena harga emas internasional dihitung dalam dolar). Jika membeli dengan mata uang asing, Anda harus menanggung biaya konversi saat pembelian. Biaya keseluruhan sekitar 1%, termasuk biaya transaksi dan konversi, sehingga biaya relatif sedang.
Kelebihan dan kekurangan buku tabungan emas:
Keunggulan utamanya adalah dapat berinvestasi dengan jumlah kecil dan transaksi yang sangat mudah—cukup melalui rekening bank. Buku tabungan emas juga dapat ditukar menjadi emas fisik, sehingga jika suatu saat ingin memegang fisik, ada opsi tersebut.
Kekurangannya adalah hanya bisa “beli murah, jual mahal”, tidak bisa melakukan short selling untuk mendapatkan keuntungan dari penurunan harga. Waktu transaksi terbatas pada jam operasional bank. Setiap transaksi dikenai biaya, dan frekuensi transaksi tinggi akan menimbulkan biaya akumulatif. Selain itu, ada risiko nilai tukar mata uang asing. Oleh karena itu, buku tabungan emas paling cocok untuk investor jangka panjang dengan frekuensi transaksi rendah, bukan untuk trading jangka pendek.
Dari segi pajak, keuntungan dari jual beli buku tabungan emas dianggap sebagai penghasilan properti dan harus dilaporkan dalam SPT tahunan. Jika mengalami kerugian, dapat dikurangkan dari penghasilan properti, dan sisa kerugian bisa diklaim selama tiga tahun berikutnya.
ETF emas: investasi pasif dengan likuiditas tinggi dan biaya transparan
ETF emas adalah “Exchange Traded Fund” yang mengikuti indeks harga emas, dengan logika investasi sederhana—mengikuti pergerakan harga emas tanpa harus memiliki emas fisik secara langsung. Investor dapat memilih ETF emas di pasar Taiwan (seperti 00635U) atau ETF emas di pasar AS (seperti GLD, IAU).
Struktur biaya ETF emas berbeda:
ETF emas Taiwan (00635U) memiliki biaya tahunan sekitar 1.15% untuk pengelolaan dana, ditambah biaya transaksi sekitar 0.15%, dan pajak transaksi sekitar 0.1%. ETF emas AS seperti GLD memiliki biaya tahunan sekitar 0.4% ditambah biaya transaksi 0-0.1%, dan biaya konversi mata uang sekitar 0.32%. IAU memiliki biaya lebih rendah, dengan biaya pengelolaan 0.25%, biaya transaksi 0-0.1%, dan biaya konversi 0.32%.
Dibandingkan emas fisik dan buku tabungan emas, ETF emas menawarkan biaya yang lebih transparan dan lebih rendah. Selain itu, likuiditasnya sangat tinggi—bisa beli dan jual kapan saja tanpa batas waktu, ini menjadi keunggulan besar dibandingkan buku tabungan emas.
Keterbatasan ETF emas:
ETF hanya bisa melakukan posisi long (beli), tidak bisa short (jual pendek). Jika pasar emas turun, Anda tidak bisa mendapatkan keuntungan dari posisi short melalui ETF ini. Untuk investor pemula dan retail, keterbatasan ini tidak terlalu menjadi masalah karena kebanyakan orang berinvestasi karena optimisme terhadap tren jangka panjang emas.
ETF emas paling cocok untuk investor yang menginginkan investasi stabil jangka panjang tanpa harus memantau pasar secara aktif. Pembelian melalui broker di Taiwan sangat praktis, dan jika memiliki akun luar negeri, bisa membeli ETF AS dengan biaya lebih rendah.
Futures emas: alat efisien untuk investor profesional
Futures emas adalah kontrak derivatif yang mengikuti harga emas internasional. Keuntungan investor berasal dari selisih harga saat masuk dan keluar posisi, dan kontrak harus diselesaikan melalui pengiriman atau perpanjangan saat jatuh tempo.
Keunggulan utama futures emas:
Pertama, futures memungkinkan transaksi dua arah—bisa beli untuk keuntungan dari kenaikan harga, atau jual pendek untuk keuntungan dari penurunan. Kedua, jam perdagangan panjang (futures internasional hampir 24 jam), harga mengikuti pasar global secara real-time dan sulit dimanipulasi. Ketiga, hanya dengan margin tertentu, Anda dapat menggunakan leverage untuk mengontrol jumlah besar emas, sehingga modal efisien.
Biaya transaksi futures relatif rendah—pajak keuntungan dari transaksi futures saat ini tidak dikenakan, hanya dikenai pajak transaksi sebesar 0.0000025% (25 bagian dari sejuta), hampir tidak signifikan.
Risiko futures emas:
Setiap kontrak memiliki tanggal jatuh tempo tetap, sehingga ada biaya rollover—harus menutup posisi sebelum jatuh tempo atau memperpanjang ke kontrak bulan berikutnya. Jika memegang posisi saat tanggal pengiriman, bisa menghadapi forced liquidation.
Risiko terbesar berasal dari leverage. Leverage memperbesar keuntungan, tetapi juga memperbesar kerugian. Dengan leverage 10x, jika harga emas turun 10%, seluruh modal bisa hilang. Oleh karena itu, futures paling cocok untuk investor profesional yang memiliki pengetahuan manajemen risiko dan pengalaman cukup, dan tidak cocok untuk pemula.
Perdagangan futures di Taiwan dilakukan di Taiwan Futures Exchange dengan jam terbatas. Namun, futures emas dari broker luar negeri hampir 24 jam, dengan volume dan likuiditas lebih baik, serta kemudahan operasional.
CFD emas: pilihan fleksibel untuk masuk dengan modal kecil
CFD (Contract for Difference) adalah produk kontrak yang mengikuti harga spot emas. Berbeda dengan futures, CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo dan pengiriman wajib, sehingga investor bisa menutup posisi kapan saja dan posisi bisa dipertahankan tanpa batas waktu.
Tiga keunggulan utama CFD dibanding futures:
Pertama, modal masuk lebih rendah. CFD tidak memiliki batas ukuran kontrak minimum, dan margin requirement lebih fleksibel. Di platform seperti Mitrade, Anda bisa mulai trading dengan sekitar 18 USD untuk 0.01 lot emas.
Kedua, tanpa kekhawatiran tanggal jatuh tempo. Tidak perlu khawatir biaya rollover atau forced liquidation, bisa membuka dan menutup posisi sesuai keinginan.
Ketiga, transaksi lebih fleksibel. CFD mendukung posisi long dan short, perdagangan 24 jam, dan leverage yang dapat disesuaikan (misalnya 1X, 10X, 20X, 50X, 100X).
Aplikasi nyata CFD:
Di Mitrade, dengan sekitar 18 USD, Anda bisa trading 0.01 lot emas CFD. Platform mendukung deposit dan penarikan dalam TWD serta layanan pelanggan 24 jam berbahasa Mandarin, sangat ramah untuk investor Taiwan. Anda dapat menyesuaikan leverage dan mengatur stop loss serta take profit sesuai strategi.
Pertimbangan pajak dan risiko CFD:
Penghasilan dari trading emas internasional termasuk penghasilan luar negeri. Jika dalam satu tahun melebihi 1 juta TWD, harus digabungkan ke penghasilan dasar dan dikenai pajak minimum. Leverage juga membawa risiko—meskipun biaya masuk rendah, leverage tinggi dapat memperbesar kerugian. Disarankan pemula tidak menggunakan leverage terlebih dahulu, agar terbiasa dengan platform dan risiko secara perlahan.
Perbandingan futures emas dan CFD emas: alat utama trader jangka pendek
Bagi trader yang ingin mendapatkan keuntungan cepat dari fluktuasi harga jangka pendek, futures dan CFD adalah alat paling efisien. Namun, keduanya memiliki perbedaan penting:
Secara sederhana, CFD lebih cocok untuk modal kecil dan pemula, sementara futures lebih sesuai untuk modal besar dan trader profesional. Namun, keduanya memerlukan kemampuan analisis teknikal dan disiplin pengelolaan modal yang ketat.
Lima pertanyaan penting sebelum berinvestasi emas
Sebelum memilih di mana membeli emas fisik atau jalur investasi lain, investor harus menjawab lima pertanyaan berikut:
1. Apa tujuan investasi Anda?
2. Seberapa besar risiko yang bisa Anda tanggung?
3. Berapa modal awal Anda?
4. Seberapa sering Anda memantau pasar?
5. Seberapa penting perencanaan pajak bagi Anda?
Mengapa institusi besar selalu mengalokasikan dana ke emas?
Sebagai bagian dari portofolio investasi, emas telah terbukti memiliki nilai unik selama puluhan tahun. Bukan hanya karena emas adalah aset lindung nilai, tetapi juga karena pasar investasi emas yang matang di seluruh dunia, dengan likuiditas tinggi dan transparansi transaksi.
Setiap kali terjadi ketidakstabilan ekonomi, konflik geopolitik meningkat, atau ancaman inflasi muncul, emas menunjukkan karakteristiknya sebagai “safe haven”. Ini bukan sekadar efek psikologis, tetapi respons nyata pasar. Setelah perang Rusia-Ukraina pecah Februari 2022, harga emas melonjak ke 2069 dolar AS, menjadi bukti nyata.
Hampir semua lembaga keuangan menyarankan alokasi emas dalam portofolio, dengan rekomendasi minimal sekitar 10% dari total aset. Bahkan jika tidak untuk keuntungan semata, emas dapat memberikan perlindungan dan rasa aman bagi portofolio Anda.
Saran terakhir untuk investasi emas fisik:
Apapun jalur yang Anda pilih—beli fisik, buku tabungan emas, ETF, atau lainnya—intinya sama: Jangan menunggu harga mencapai rekor tertinggi baru untuk masuk pasar. Temukan titik masuk yang tepat, buat rencana investasi yang jelas, dan disiplin menjalankannya. Itulah kunci keberhasilan investasi emas.
Bagi pemula, disarankan memulai dari ETF emas atau buku tabungan emas untuk mengumpulkan pengalaman dan pengetahuan. Setelah memahami pasar emas secara lebih mendalam, baru pertimbangkan instrumen yang lebih kompleks seperti futures atau CFD. Pasar selalu ada, tidak perlu terburu-buru menginvestasikan seluruh modal—bangun portofolio emas Anda secara bertahap dan konsisten, dan waktu akan membuktikan nilai keputusan ini.