Kehilangan uang di akun trading adalah hal yang tidak dapat dihindari, tetapi yang membedakan adalah seberapa baik Anda memahami dan mengelola Drawdown. Drawdown bukan hanya angka yang menunjukkan kerugian, tetapi juga indikator penting dalam manajemen risiko dan pengembangan strategi trading yang berkelanjutan. Ketika Anda benar-benar memahami Drawdown, Anda dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana dan secara signifikan mengurangi peluang kegagalan keuangan.
Drawdown adalah kerugian yang harus dipahami
Drawdown berarti penurunan saldo di akun trading dari titik tertinggi ke titik terendah selama periode kerugian berkelanjutan. Untuk memahami dengan jelas, bayangkan Anda memulai dengan uang 10.000. Setelah beberapa kali trading yang merugi, saldo turun menjadi 8.000, sebelum pulih kembali. Dalam kasus ini, Drawdown Anda adalah 2.000.
Mengapa Drawdown penting? Karena mencerminkan risiko nyata yang Anda hadapi di pasar. Drawdown yang lebih besar menunjukkan bahwa Anda perlu memiliki keterampilan manajemen risiko yang lebih baik. Sementara Drawdown yang lebih kecil menunjukkan bahwa Anda mampu menjaga modal secara lebih efisien. Selain itu, ini membantu Anda menilai apakah strategi trading Anda stabil atau tidak.
3 Jenis utama Drawdown yang harus diperhatikan trader
Relative Drawdown: pandangan dalam persen
Relative Drawdown menunjukkan penurunan saldo sebagai persentase dari saldo tertinggi yang pernah dicapai. Rumusnya: (Saldo tertinggi - saldo terendah) ÷ Saldo tertinggi × 100.
Contohnya, jika akun Anda tumbuh dari 10.000 menjadi 20.000, tetapi turun menjadi 15.000, Relative Drawdown adalah (20.000 - 15.000) ÷ 20.000 × 100 = 25%.
Jenis ini berguna saat membandingkan performa akun dengan ukuran berbeda. Relative Drawdown yang tinggi menunjukkan risiko yang tinggi, sedangkan yang rendah menunjukkan manajemen risiko yang lebih baik.
Absolute Drawdown: dari titik awal
Absolute Drawdown adalah penurunan dalam jumlah uang nyata dari jumlah uang yang Anda depositkan awal. Meskipun akun tumbuh, ini tetap relevan. Misalnya, jika Anda memulai dengan 10.000 dan saldo turun menjadi 8.000, Absolute Drawdown adalah 2.000.
Jenis ini membantu menentukan berapa banyak Anda harus menang untuk kembali ke titik awal. Semakin besar Absolute Drawdown, semakin besar pula usaha yang diperlukan untuk pulih.
Historical Drawdown: pelajaran dari masa lalu
Historical Drawdown adalah penurunan tertinggi yang pernah terjadi dalam sejarah akun Anda. Ini memberi tahu Anda seberapa buruk akun Anda pernah jatuh di masa lalu. Data ini membantu Anda memahami seberapa besar volatilitas pasar yang harus dipersiapkan.
Jika Historical Drawdown Anda adalah 30%, Anda harus siap menghadapi kemungkinan Drawdown sebesar itu lagi.
Drawdown floating vs real: apa bedanya?
Equity Drawdown: risiko secara real-time
Equity Drawdown mengukur penurunan saldo saat ini, termasuk kerugian terbuka (belum ditutup) dan kerugian yang sudah tertutup. Jika Anda membuka posisi yang membuat saldo dari 10.000 turun menjadi 9.000 sebelum pulih, Equity Drawdown adalah 1.000.
Jenis ini penting karena menunjukkan risiko real-time yang sedang Anda hadapi. Melacak Equity Drawdown membantu Anda memahami dampak keputusan menutup posisi saat ini terhadap akun.
Floating Drawdown: kerugian yang belum selesai
Floating Drawdown adalah kerugian dari posisi terbuka yang belum ditutup. “Loyang” berarti kerugian ini belum pasti sampai posisi ditutup. Nilainya berubah setiap detik sesuai hasil trading.
Misalnya, saldo turun dari 10.000 menjadi 9.000, tetapi posisi belum ditutup, maka Floating Drawdown adalah 1.000. Jika pasar berbalik sebelum posisi ditutup, kerugian ini bisa hilang. Oleh karena itu, penting untuk memutuskan kapan membiarkan posisi berjalan dan kapan menutupnya.
Cara mengendalikan Drawdown untuk melindungi modal Anda
Tetapkan batas Drawdown sejak awal
Langkah pertama dan terpenting adalah menentukan persentase maksimum Drawdown yang dapat Anda terima sebelum berhenti trading. Misalnya, jika Anda memutuskan bahwa saat Drawdown mencapai 10%, Anda akan berhenti dan evaluasi strategi lagi.
Menetapkan batas ini mencegah Anda trading secara sembarangan dan kehilangan uang secara besar-besaran.
Gunakan stop loss untuk setiap trading
Stop loss adalah level harga yang Anda tetapkan sebelumnya untuk menutup posisi jika kerugian melebihi batas. Dengan stop loss, Anda membatasi kerugian di setiap trading. Jika pasar bergerak tidak sesuai harapan, posisi akan otomatis tertutup saat mencapai level tersebut. Ini adalah cara efektif menghindari Drawdown besar yang merugikan.
Tentukan risiko per trading dalam persen
Putuskan berapa persen dari saldo yang bersedia Anda risikokan dalam satu trading. Aturan umum adalah tidak lebih dari 2%. Jika saldo Anda 100.000, jangan risiko lebih dari 2.000 per posisi.
Ini membantu kerugian dari satu trading tidak mempengaruhi keseluruhan akun secara besar.
Gunakan rasio risiko/imbalan
Sebelum trading, tentukan rasio risiko terhadap potensi keuntungan. Rasio umum adalah 2:1, artinya target keuntungan dua kali lipat dari risiko kerugian. Misalnya, jika risiko kerugian adalah 100, target keuntungan harus 200.
Mengikuti rasio ini membuat trading yang menguntungkan lebih mungkin dan mengurangi Drawdown.
Ambil keuntungan saat tepat
Ketika akun berkembang, pertimbangkan untuk menarik sebagian keuntungan. Ini melindungi profit Anda dari kerugian pasar yang tak terduga. Cara ini menjaga modal tetap aman dan bertahan lebih lama.
Drawdown dan pengelolaan emosi saat trading
Salah satu kesalahan besar yang memperburuk Drawdown adalah trading balas dendam. Setelah mengalami kerugian, trader sering merasa frustrasi dan cemas, lalu memaksakan diri trading lagi untuk “mengembalikan” kerugian. Keputusan ini biasanya tanpa rencana jelas dan sering menyebabkan Drawdown yang lebih besar.
Penting untuk disiplin dan punya rencana trading yang solid. Jika mengalami kerugian besar, berhenti sejenak, analisis apa yang salah, dan buat strategi baru. Pengendalian emosi adalah kunci paling efektif melawan Drawdown.
Ringkasan tentang Drawdown dan pentingnya pemahaman
Drawdown adalah bagian dari trading Forex yang tidak bisa dihindari, tetapi bisa dikelola dan dikendalikan melalui perencanaan dan disiplin. Memahami berbagai jenis Drawdown dan cara menghitungnya akan menjadikan Anda trader yang lebih cerdas.
Dengan mengetahui apa itu Drawdown, Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik dan menghindari kerugian besar. Selain itu, mencoba strategi baru di akun demo sebelum menggunakan uang nyata adalah cara yang baik untuk belajar tanpa risiko. Anda masih punya waktu untuk berlatih dan memahami Drawdown dengan lebih baik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Drawdown dalam trading Forex: panduan memahami risiko secara mendalam
Kehilangan uang di akun trading adalah hal yang tidak dapat dihindari, tetapi yang membedakan adalah seberapa baik Anda memahami dan mengelola Drawdown. Drawdown bukan hanya angka yang menunjukkan kerugian, tetapi juga indikator penting dalam manajemen risiko dan pengembangan strategi trading yang berkelanjutan. Ketika Anda benar-benar memahami Drawdown, Anda dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana dan secara signifikan mengurangi peluang kegagalan keuangan.
Drawdown adalah kerugian yang harus dipahami
Drawdown berarti penurunan saldo di akun trading dari titik tertinggi ke titik terendah selama periode kerugian berkelanjutan. Untuk memahami dengan jelas, bayangkan Anda memulai dengan uang 10.000. Setelah beberapa kali trading yang merugi, saldo turun menjadi 8.000, sebelum pulih kembali. Dalam kasus ini, Drawdown Anda adalah 2.000.
Mengapa Drawdown penting? Karena mencerminkan risiko nyata yang Anda hadapi di pasar. Drawdown yang lebih besar menunjukkan bahwa Anda perlu memiliki keterampilan manajemen risiko yang lebih baik. Sementara Drawdown yang lebih kecil menunjukkan bahwa Anda mampu menjaga modal secara lebih efisien. Selain itu, ini membantu Anda menilai apakah strategi trading Anda stabil atau tidak.
3 Jenis utama Drawdown yang harus diperhatikan trader
Relative Drawdown: pandangan dalam persen
Relative Drawdown menunjukkan penurunan saldo sebagai persentase dari saldo tertinggi yang pernah dicapai. Rumusnya: (Saldo tertinggi - saldo terendah) ÷ Saldo tertinggi × 100.
Contohnya, jika akun Anda tumbuh dari 10.000 menjadi 20.000, tetapi turun menjadi 15.000, Relative Drawdown adalah (20.000 - 15.000) ÷ 20.000 × 100 = 25%.
Jenis ini berguna saat membandingkan performa akun dengan ukuran berbeda. Relative Drawdown yang tinggi menunjukkan risiko yang tinggi, sedangkan yang rendah menunjukkan manajemen risiko yang lebih baik.
Absolute Drawdown: dari titik awal
Absolute Drawdown adalah penurunan dalam jumlah uang nyata dari jumlah uang yang Anda depositkan awal. Meskipun akun tumbuh, ini tetap relevan. Misalnya, jika Anda memulai dengan 10.000 dan saldo turun menjadi 8.000, Absolute Drawdown adalah 2.000.
Jenis ini membantu menentukan berapa banyak Anda harus menang untuk kembali ke titik awal. Semakin besar Absolute Drawdown, semakin besar pula usaha yang diperlukan untuk pulih.
Historical Drawdown: pelajaran dari masa lalu
Historical Drawdown adalah penurunan tertinggi yang pernah terjadi dalam sejarah akun Anda. Ini memberi tahu Anda seberapa buruk akun Anda pernah jatuh di masa lalu. Data ini membantu Anda memahami seberapa besar volatilitas pasar yang harus dipersiapkan.
Jika Historical Drawdown Anda adalah 30%, Anda harus siap menghadapi kemungkinan Drawdown sebesar itu lagi.
Drawdown floating vs real: apa bedanya?
Equity Drawdown: risiko secara real-time
Equity Drawdown mengukur penurunan saldo saat ini, termasuk kerugian terbuka (belum ditutup) dan kerugian yang sudah tertutup. Jika Anda membuka posisi yang membuat saldo dari 10.000 turun menjadi 9.000 sebelum pulih, Equity Drawdown adalah 1.000.
Jenis ini penting karena menunjukkan risiko real-time yang sedang Anda hadapi. Melacak Equity Drawdown membantu Anda memahami dampak keputusan menutup posisi saat ini terhadap akun.
Floating Drawdown: kerugian yang belum selesai
Floating Drawdown adalah kerugian dari posisi terbuka yang belum ditutup. “Loyang” berarti kerugian ini belum pasti sampai posisi ditutup. Nilainya berubah setiap detik sesuai hasil trading.
Misalnya, saldo turun dari 10.000 menjadi 9.000, tetapi posisi belum ditutup, maka Floating Drawdown adalah 1.000. Jika pasar berbalik sebelum posisi ditutup, kerugian ini bisa hilang. Oleh karena itu, penting untuk memutuskan kapan membiarkan posisi berjalan dan kapan menutupnya.
Cara mengendalikan Drawdown untuk melindungi modal Anda
Tetapkan batas Drawdown sejak awal
Langkah pertama dan terpenting adalah menentukan persentase maksimum Drawdown yang dapat Anda terima sebelum berhenti trading. Misalnya, jika Anda memutuskan bahwa saat Drawdown mencapai 10%, Anda akan berhenti dan evaluasi strategi lagi.
Menetapkan batas ini mencegah Anda trading secara sembarangan dan kehilangan uang secara besar-besaran.
Gunakan stop loss untuk setiap trading
Stop loss adalah level harga yang Anda tetapkan sebelumnya untuk menutup posisi jika kerugian melebihi batas. Dengan stop loss, Anda membatasi kerugian di setiap trading. Jika pasar bergerak tidak sesuai harapan, posisi akan otomatis tertutup saat mencapai level tersebut. Ini adalah cara efektif menghindari Drawdown besar yang merugikan.
Tentukan risiko per trading dalam persen
Putuskan berapa persen dari saldo yang bersedia Anda risikokan dalam satu trading. Aturan umum adalah tidak lebih dari 2%. Jika saldo Anda 100.000, jangan risiko lebih dari 2.000 per posisi.
Ini membantu kerugian dari satu trading tidak mempengaruhi keseluruhan akun secara besar.
Gunakan rasio risiko/imbalan
Sebelum trading, tentukan rasio risiko terhadap potensi keuntungan. Rasio umum adalah 2:1, artinya target keuntungan dua kali lipat dari risiko kerugian. Misalnya, jika risiko kerugian adalah 100, target keuntungan harus 200.
Mengikuti rasio ini membuat trading yang menguntungkan lebih mungkin dan mengurangi Drawdown.
Ambil keuntungan saat tepat
Ketika akun berkembang, pertimbangkan untuk menarik sebagian keuntungan. Ini melindungi profit Anda dari kerugian pasar yang tak terduga. Cara ini menjaga modal tetap aman dan bertahan lebih lama.
Drawdown dan pengelolaan emosi saat trading
Salah satu kesalahan besar yang memperburuk Drawdown adalah trading balas dendam. Setelah mengalami kerugian, trader sering merasa frustrasi dan cemas, lalu memaksakan diri trading lagi untuk “mengembalikan” kerugian. Keputusan ini biasanya tanpa rencana jelas dan sering menyebabkan Drawdown yang lebih besar.
Penting untuk disiplin dan punya rencana trading yang solid. Jika mengalami kerugian besar, berhenti sejenak, analisis apa yang salah, dan buat strategi baru. Pengendalian emosi adalah kunci paling efektif melawan Drawdown.
Ringkasan tentang Drawdown dan pentingnya pemahaman
Drawdown adalah bagian dari trading Forex yang tidak bisa dihindari, tetapi bisa dikelola dan dikendalikan melalui perencanaan dan disiplin. Memahami berbagai jenis Drawdown dan cara menghitungnya akan menjadikan Anda trader yang lebih cerdas.
Dengan mengetahui apa itu Drawdown, Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik dan menghindari kerugian besar. Selain itu, mencoba strategi baru di akun demo sebelum menggunakan uang nyata adalah cara yang baik untuk belajar tanpa risiko. Anda masih punya waktu untuk berlatih dan memahami Drawdown dengan lebih baik.