Memahami Bid Offer untuk Trading dengan Cerdas

Jika Anda baru memulai di dunia trading, Anda mungkin sering mendengar istilah “Bid Offer”. Tidak jarang merasa bingung karena tampaknya rumit, tetapi sebenarnya bid offer adalah dasar penting yang membantu Anda membaca pasar dengan akurat dan membuat keputusan beli/jual yang lebih cerdas. Artikel ini akan membagikan pemahaman tentang bid offer dari A sampai Z beserta teknik memanfaatkannya dalam trading.

Apa itu Bid dan Offer

Bayangkan ini dulu: Bid adalah harga yang bersedia dibayar pembeli untuk suatu aset, sedangkan Offer (juga disebut Ask) adalah harga yang bersedia dijual penjual. Perbedaan keduanya disebut “spread”.

Dalam pasar saham, misalnya, aset A menunjukkan:

  • Bid: 173.00 dolar
  • Offer: 173.10 dolar

Jika Anda ingin menjual saham tersebut, Anda akan mendapatkan 173.00 (harga Bid), tetapi jika membeli, Anda harus membayar 173.10 (harga Offer). Selisih kecil ini adalah keuntungan broker atau pendapatan dari likuiditas.

Harga Bid dan Offer tidak tetap—berubah-ubah sesuai permintaan dan penawaran. Jika banyak orang ingin membeli, harga Bid akan naik; jika banyak yang ingin menjual, harga Offer akan turun.

Cara Membaca Bid Offer di Pasar Nyata

Ini bagian yang menyenangkan—membaca bid offer tidak serumit yang dibayangkan. Yang penting adalah memahami apa yang dikatakan setiap situasi:

1. Bid sempit dan Offer sempit: Menunjukkan tren yang jelas, tetapi volume belum banyak karena belum banyak trader. Jika Anda melihat pembelian terus-menerus, perhatikan—ketika volume meningkat, tren cenderung berlanjut.

2. Bid sempit dan Offer lebar: Sinyal menarik! Jika ada pembelian terus-menerus dan Offer tetap lebar, bisa jadi investor besar sedang menunggu waktu. Offer cenderung naik secara bertahap.

3. Bid lebar dan Offer sempit: Biasanya terjadi di akhir tren. Jika masih ada pembelian, biarkan saja—harga tidak akan banyak bergerak lagi.

4. Bid lebar dan Offer lebar: Ini saat volume trading tertinggi. Jika di awal tren, harga kemungkinan akan naik. Tapi jika di akhir tren, sebaiknya hindari.

Mengapa Perlu Memperhatikan Bid Offer

Pertanyaan umum: “Mengapa saya harus peduli?” Jawabannya sederhana—bid offer mencerminkan kondisi pasar sebenarnya.

Saat menggunakan Market Order (order langsung beli/jual), harga yang Anda dapatkan akan mendekati harga Bid-Offer. Angka ini memberi tahu berapa sebenarnya biaya yang harus Anda keluarkan, bukan hanya harga saat ini.

Untuk Limit Order (order di harga tertentu) dan Stop Loss (jual saat harga turun ke level tertentu), pemahaman bid offer membantu Anda menetapkan level yang masuk akal.

Selain itu, bid offer juga membantu mengukur “likuiditas” aset—spread yang sempit menunjukkan banyak transaksi dan mudah masuk/keluar pasar, sedangkan spread lebar menunjukkan pasar yang kurang likuid.

Kelebihan dan Kekurangan Memahami Bid Offer

Kelebihan:

  • Membantu memahami nilai sebenarnya aset—harga Bid tinggi menunjukkan banyak pembeli.
  • Memperkirakan biaya trading sebenarnya—spread adalah biaya tersembunyi.
  • Membantu memilih waktu yang tepat masuk/keluar posisi—spread sempit adalah peluang baik.
  • Dalam pasar bearish, spread cenderung melebar, tetapi peluang muncul saat banyak penjual terpaksa menjual.
  • Dalam pasar bullish, pembeli penuh, harga Bid naik, menandakan tren positif.

Kekurangan:

  • Harga Bid selalu lebih rendah dari Offer—Anda tidak bisa menjual di harga saat ini (Offer).
  • Tidak bisa mengetahui nilai sebenarnya 100%—harga dipengaruhi banyak faktor dan keputusan pasar.
  • Dalam pasar bearish, harga Bid rendah bisa menyebabkan kerugian saat jual.
  • Di sistem elektronik modern, transaksi jutaan kali per hari—Anda tidak bisa bernegosiasi langsung dengan pembeli/penjual.
  • Spread lebar menyulitkan profit—aset sering masuk di harga tinggi dan keluar di harga rendah.

Contoh Nyata

Misalnya, investor bernama “Samsak” ingin membeli saham A.

Dia lihat harga saat ini 173 dolar, lalu membeli 10 saham. Totalnya 173 × 10 = 1.730 dolar.

Setelah transaksi, dia terkejut karena total tagihan 1.731 dolar.

Dia sadar bahwa harga 173 dolar yang dia lihat adalah harga terakhir transaksi, bukan harga Bid atau Offer saat ini. Harga yang sebenarnya dia bayar adalah Offer di 173.10 dolar (173.10 × 10 = 1.731 dolar). Ini pelajaran penting yang dia pelajari hari itu!

Bid Offer dan Biaya Trading

Spread (perbedaan antara Bid dan Offer) adalah biaya tersembunyi yang besar pengaruhnya.

Misalnya spread 0.10 dolar—kelihatannya kecil, tetapi:

  • Jika sering trading, akumulasi biaya ini cukup besar.
  • Saham besar (dengan volume tinggi) biasanya memiliki spread kecil—karena banyak pembeli dan penjual.
  • Saham kecil (kurang likuid) biasanya spread besar—karena risiko lebih tinggi.

Itulah mengapa trader profesional memilih “aset likuid”—spread kecil mengurangi biaya.

Pengaruh Permintaan dan Penawaran

Bid offer bergantung pada permintaan (demand) dan penawaran (supply).

Ketika permintaan > penawaran:

  • Banyak pembeli bersaing
  • Harga Bid naik
  • Harga Offer juga naik
  • Spread cenderung menyempit

Ketika penawaran > permintaan:

  • Banyak penjual
  • Harga Bid turun
  • Harga Offer turun
  • Spread melebar

Ini sebabnya dalam pasar bearish, spread cenderung melebar—penjual banyak, pembeli sedikit, sulit negosiasi.

Tabel Perbandingan Bid dan Offer

Karakteristik Harga Bid Harga Offer
Pengertian Harga tertinggi yang bersedia dibayar pembeli Harga terendah yang bersedia dijual penjual
Pihak yang tertarik Pembeli Penjual
Biasanya Lebih rendah dari Offer Lebih tinggi dari Bid
Peran Menunjukkan permintaan Menunjukkan penawaran
Penggunaan Saat Anda menjual, dapatkan di harga Bid Saat membeli, bayar di harga Offer
Dalam pasar bullish Naik tinggi (banyak pembeli) Naik sesuai logika
Dalam pasar bearish Rendah (banyak penjual) Lebar dan rendah

Memanfaatkan Bid Offer dalam Trading

Untuk trader jangka pendek (Day Trader):

  • Perhatikan spread—jika sempit, cocok untuk trading cepat.
  • Gunakan Limit Order saat spread lebar untuk mengurangi biaya.

Untuk investor jangka panjang:

  • Spread tidak terlalu penting, tapi ingat bahwa harga yang terlihat bukan harga pasti yang akan didapatkan.
  • Pilih aset dengan likuiditas baik (spread kecil) agar lebih nyaman.

Secara umum:

  • Spread adalah indikator minat pasar—spread kecil berarti banyak minat.
  • Perhatikan perubahan bid offer—menunjukkan perubahan tren pasar.

Kesimpulan: Mengapa Bid Offer Penting

Bid offer bukan sekadar angka di layar—mereka adalah inti dari mekanisme pasar. Bagi trader, baik pemula maupun profesional, memahami bid offer sangat penting.

Dengan memahami bahwa Bid adalah harga yang bersedia dibayar saat ini dan Offer adalah harga yang bersedia dilepas saat ini, Anda akan melihat pasar dari sudut pandang baru. Spread yang berbeda memberi tahu banyak tentang minat dan kondisi pasar.

Belajar membaca bid offer dengan benar, memperhatikan perubahannya, dan menerapkan pengetahuan ini dalam pengambilan keputusan—langkah penting untuk menjadi trader yang lebih mahir.

Jadi, saat berikutnya Anda melihat layar, perhatikan bid-offer—karena mereka memberi Anda lebih banyak informasi daripada yang Anda kira.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский язык
  • Français
  • Deutsch
  • Português (Portugal)
  • ภาษาไทย
  • Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)