Korelasi Bitcoin dan S&P 500 Muncul Kembali: Bagaimana Indeks Pasar Global Bergerak Secara Sinkron

Perbedaan antara bitcoin dan indeks pasar tradisional yang muncul setelah kemenangan Donald Trump dalam pemilihan mulai membalik arah. Data terbaru menunjukkan Bitcoin dan S&P 500 telah menghidupkan kembali gerakan sinkron mereka, dengan koefisien korelasi meningkat menjadi 0,88 selama jendela 20 hari terakhir—tingkat yang menunjukkan mereka bergerak hampir secara bersamaan. Pada harga saat ini sekitar $68.280, Bitcoin menunjukkan interaksi kompleks antara dinamika on-chain dan kekuatan makroekonomi yang membentuk pasar cryptocurrency.

Sejak 5 November, ketika Trump memenangkan presiden AS, Bitcoin melonjak sekitar 47% sementara S&P 500 hanya naik 4%. Sikap pro-kripto dari pemerintahan yang baru dan kendali Partai Republik atas Kongres awalnya mendorong kinerja ini. Namun, kondisi makro yang berubah mulai menyelaraskan kembali kelas aset ini lebih dekat daripada beberapa bulan terakhir.

Kebijakan Federal Reserve Menyinkronkan Bitcoin dengan Pasar Lebih Luas

Penyebab utama korelasi yang kembali muncul ini sebagian disebabkan oleh keputusan Federal Reserve pada Desember. Bank sentral menurunkan ekspektasi pemotongan suku bunga tahun 2025 menjadi hanya dua kali, mengejutkan pasar tradisional dan melemahkan kinerja saham. Pada saat bersamaan, Indeks Dolar AS naik 5%, biasanya memberatkan aset berisiko termasuk cryptocurrency.

Namun, Bitcoin menunjukkan ketahanan yang mengejutkan meskipun menghadapi hambatan yang seharusnya menekan harga. Andre Dragosch, Kepala Riset di Bitwise Eropa, mengaitkan sebagian ketahanan ini dengan fundamental on-chain yang positif. “Meskipun faktor makro seperti prospek suku bunga telah menahan pasar secara umum selama dua bulan terakhir, Bitcoin mendapat manfaat dari penurunan saldo di bursa dan latar belakang politik yang menguntungkan,” jelas Dragosch kepada CoinDesk.

Dinamika Saldo Bursa Memberikan Dukungan Sementara

Pasokan Bitcoin di bursa terus menurun meskipun trader mengambil keuntungan—pola ini menunjukkan berkurangnya tekanan jual dan potensi akumulasi. Metode ini menjadi angin segar bagi kenaikan harga, mengimbangi beberapa hambatan makro yang biasanya akan menekan minat risiko di semua kelas aset, termasuk indeks pasar global.

Namun, Dragosch memperingatkan bahwa keunggulan struktural ini mungkin bersifat sementara. “Faktor on-chain kemungkinan akan memberikan momentum yang signifikan setidaknya hingga pertengahan 2025, tetapi kondisi makro yang memburuk bisa menimbulkan volatilitas jangka pendek,” katanya, mencatat bahwa “korelasi yang relatif tinggi dengan S&P 500” menjadi kendala yang muncul terhadap gerakan independen Bitcoin.

Rally Teknis di Tengah Kondisi Pasar Tipis

Bitcoin baru-baru ini kembali melewati $69.000 dalam rebound teknikal yang tajam, menggema ke altcoin dan saham kripto. Ethereum, Solana, Dogecoin, dan Cardano semuanya melonjak, begitu juga saham terkait kripto seperti Coinbase, Circle, dan lainnya yang diperdagangkan di bursa tradisional.

Joel Kruger, analis di LMAX Group, menyebut rebound ini lebih didorong oleh faktor teknikal daripada fundamental. “Kebangkitan ini mencerminkan pelepasan posisi bearish dan likuiditas yang tipis daripada katalis fundamental yang jelas,” katanya, mengingatkan agar berhati-hati terhadap keberlanjutan rally ini. Joshua Lim dari FalconX mengamati bahwa beberapa dana memutar modal ke altcoin dengan volatilitas lebih tinggi dan strategi opsi, yang berpotensi memperpanjang rebound.

Level Resistansi Kunci Menentukan Trajektori Jangka Pendek

Jalur ke depan bergantung pada apakah Bitcoin mampu mempertahankan gerakan di atas zona resistansi penting. Level $72.000 dan $78.000 merupakan hambatan berarti—menembusnya secara berkelanjutan akan menandakan potensi tren kenaikan struktural yang diperbarui daripada reli teknikal sementara. Sampai saat itu, trader harus memantau tingkat korelasi dengan cermat; kenaikan lagi ke atas 0,90 akan menunjukkan Bitcoin dan indeks pasar yang lebih luas tetap sangat terkait, membatasi keunggulan besar kripto.

Kembalinya korelasi antara Bitcoin dan indeks saham menegaskan sebuah kebenaran penting: meskipun cryptocurrency menawarkan dinamika on-chain yang unik dan dorongan kebijakan, kekuatan gravitasi makroekonomi tetap kuat. Untuk saat ini, peluang faktor on-chain mendukung Bitcoin tampaknya terbuka hingga pertengahan 2025—namun peluang itu akan menyempit jika indeks pasar global menghadapi hambatan berkelanjutan dari kekhawatiran suku bunga yang terus-menerus atau ketidakstabilan mata uang.

BTC-2,39%
ETH-2,03%
SOL-3,96%
DOGE-7,11%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский язык
  • Français
  • Deutsch
  • Português (Portugal)
  • ภาษาไทย
  • Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)