Ben Armstrong, tokoh kontroversial di dunia kripto, mengakhiri siar langsung harian yang menjadi inti aktivitasnya selama tiga tahun berturut-turut. Keputusan ini, yang diumumkan awal 2024 di saluran YouTube-nya, dilakukan dalam konteks kesulitan keuangan dan sengketa hukum yang signifikan. Dalam pidato penuh emosi, influencer tersebut menjelaskan bahwa pemeliharaan konten harian ini kini menjadi tidak mampu lagi, membutuhkan sekitar 25.000 dolar setiap minggu hanya untuk produksi.
Masalah menumpuk bagi Ben Armstrong dari segi keuangan dan hukum. Ia menyebutkan menghabiskan sekitar 100.000 dolar per bulan untuk biaya pengacara, dan merangkum situasinya sebagai berikut: « Kami kesulitan untuk bertahan. Saya sedang menghadapi berbagai tuntutan hukum. Semua orang yang saya kenal saat ini menyerang saya. »
Dari Bitboy ke Kontroversi
Selama beberapa tahun, Ben Armstrong membangun reputasi dengan nama samaran « Bitboy » sebagai komentator kripto yang dinamis dan provokatif. Mulai 2018, ia secara rutin membuat video yang menganalisis tren pasar dengan judul menarik yang menjanjikan keuntungan luar biasa, mendapatkan puluhan ribu penayangan. Kontennya mendapatkan audiens yang responsif di antara trader yang mencari hiburan sekaligus nasihat tentang pergerakan mata uang kripto.
Kesuksesan ini mendorongnya untuk melangkah ke tahap baru dengan meluncurkan mata uang digitalnya sendiri, $BEN coin, pertengahan 2023. Namun, tak lama setelah peluncuran token tersebut, ia dikeluarkan dari proyek BitBoy karena apa yang media khusus sebut sebagai « tuduhan serius dan pribadi ». Pengusiran ini menandai awal dari serangkaian komplikasi.
Peristiwa dramatis dalam kejatuhan yang spektakuler
Perpisahan dari proyek BitBoy tidak menutup babak kesulitan. Armstrong mengajukan gugatan terhadap entitas pemilik merek tersebut, memicu rangkaian peristiwa yang mengganggu. Pengungkapan selanjutnya menunjukkan adanya hubungan pribadi antara Armstrong dan CEO BEN Coin, sementara pada hari yang sama, terjadi penangkapan di kediaman mantan mitra bisnisnya, keduanya berlangsung saat siaran langsung.
Rangkaian peristiwa dramatis ini sangat mempengaruhi perjalanan seorang figur yang beberapa tahun lalu mewakili kesuksesan di dunia kripto. Kombinasi masalah hukum dan tekanan keuangan akhirnya membuat Ben Armstrong menyadari bahwa model bisnisnya yang mengandalkan pembuatan konten harian tidak lagi dapat dipertahankan.
Keputusannya untuk meninggalkan jadwal siaran harian melambangkan perubahan yang lebih besar dalam ekosistem crypto, yang ditandai oleh ketidakstabilan dan restrukturisasi besar-besaran yang mempengaruhi banyak pelaku di sektor ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ben Armstrong meninggalkan siaran langsung hariannya: keburukan dari seorang bintang crypto
Ben Armstrong, tokoh kontroversial di dunia kripto, mengakhiri siar langsung harian yang menjadi inti aktivitasnya selama tiga tahun berturut-turut. Keputusan ini, yang diumumkan awal 2024 di saluran YouTube-nya, dilakukan dalam konteks kesulitan keuangan dan sengketa hukum yang signifikan. Dalam pidato penuh emosi, influencer tersebut menjelaskan bahwa pemeliharaan konten harian ini kini menjadi tidak mampu lagi, membutuhkan sekitar 25.000 dolar setiap minggu hanya untuk produksi.
Masalah menumpuk bagi Ben Armstrong dari segi keuangan dan hukum. Ia menyebutkan menghabiskan sekitar 100.000 dolar per bulan untuk biaya pengacara, dan merangkum situasinya sebagai berikut: « Kami kesulitan untuk bertahan. Saya sedang menghadapi berbagai tuntutan hukum. Semua orang yang saya kenal saat ini menyerang saya. »
Dari Bitboy ke Kontroversi
Selama beberapa tahun, Ben Armstrong membangun reputasi dengan nama samaran « Bitboy » sebagai komentator kripto yang dinamis dan provokatif. Mulai 2018, ia secara rutin membuat video yang menganalisis tren pasar dengan judul menarik yang menjanjikan keuntungan luar biasa, mendapatkan puluhan ribu penayangan. Kontennya mendapatkan audiens yang responsif di antara trader yang mencari hiburan sekaligus nasihat tentang pergerakan mata uang kripto.
Kesuksesan ini mendorongnya untuk melangkah ke tahap baru dengan meluncurkan mata uang digitalnya sendiri, $BEN coin, pertengahan 2023. Namun, tak lama setelah peluncuran token tersebut, ia dikeluarkan dari proyek BitBoy karena apa yang media khusus sebut sebagai « tuduhan serius dan pribadi ». Pengusiran ini menandai awal dari serangkaian komplikasi.
Peristiwa dramatis dalam kejatuhan yang spektakuler
Perpisahan dari proyek BitBoy tidak menutup babak kesulitan. Armstrong mengajukan gugatan terhadap entitas pemilik merek tersebut, memicu rangkaian peristiwa yang mengganggu. Pengungkapan selanjutnya menunjukkan adanya hubungan pribadi antara Armstrong dan CEO BEN Coin, sementara pada hari yang sama, terjadi penangkapan di kediaman mantan mitra bisnisnya, keduanya berlangsung saat siaran langsung.
Rangkaian peristiwa dramatis ini sangat mempengaruhi perjalanan seorang figur yang beberapa tahun lalu mewakili kesuksesan di dunia kripto. Kombinasi masalah hukum dan tekanan keuangan akhirnya membuat Ben Armstrong menyadari bahwa model bisnisnya yang mengandalkan pembuatan konten harian tidak lagi dapat dipertahankan.
Keputusannya untuk meninggalkan jadwal siaran harian melambangkan perubahan yang lebih besar dalam ekosistem crypto, yang ditandai oleh ketidakstabilan dan restrukturisasi besar-besaran yang mempengaruhi banyak pelaku di sektor ini.