Rusia Evakuasi Turis dari Kuba dan Hentikan Operasi Penerbangan karena Krisis Bahan Bakar
GAMBAR ARSIP REFERENSI. Pesawat Aeroflot untuk penerbangan SU150 Moskow-Havana terlihat saat sebuah taksi keluar dari tempat parkir di Bandara Internasional José Martí di Havana, Kuba, 24 Juni 2013. REUTERS/Desmond Boylan · Reuters
Reuters
Kamis, 12 Februari 2026, 02:02 WIB+9 1 menit membaca
Dalam artikel ini:
GRPI
0.00%
MOSKOW, 11 Feb (Reuters) - Rusia berencana mengevakuasi turisnya dari Kuba dalam beberapa hari mendatang dan kemudian menghentikan semua penerbangan sampai kekurangan bahan bakar pesawat teratasi, kata regulator penerbangan Rosaviatsia pada hari Rabu.
Menurut otoritas, Rossiya, bagian dari grup Aeroflot, dan Severny Veter (Nordwind) hanya akan mengoperasikan penerbangan penumpang untuk memulangkan turis dari Kuba, sebuah langkah yang, seperti yang diumumkan kedua maskapai dalam pernyataan, akan berlaku mulai hari Kamis.
Pemerintah Presiden AS Donald Trump menyatakan Kuba sebagai “ancaman luar biasa dan tidak biasa” terhadap keamanan nasional AS dan menyatakan bahwa pulau yang dikelola komunisme ini tidak lagi menerima minyak dari Venezuela.
Washington mengancam akan memberlakukan tarif kepada penyedia lain, seperti Meksiko, jika mereka terus mengirim bahan bakar ke pulau tersebut.
Kuba sendiri memperingatkan maskapai internasional bahwa mulai hari Selasa tidak akan tersedia bahan bakar pesawat di negara tersebut.
Kementerian Ekonomi Rusia menyarankan pada hari Rabu kepada para turis agar menunda semua perjalanan ke Kuba sampai situasi membaik dan meminta operator tur Rusia untuk tidak melakukan penjualan.
(Reportase dari Reuters; Ditulis oleh Anastasia Teterevleva; versi bahasa Spanyol oleh Javier López de Lérida)
Terms and Privacy Policy
Panel de privacidad
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Rusia akan mengevakuasi wisatawan dari Kuba dan menghentikan operasi penerbangan karena krisis bahan bakar
Rusia Evakuasi Turis dari Kuba dan Hentikan Operasi Penerbangan karena Krisis Bahan Bakar
GAMBAR ARSIP REFERENSI. Pesawat Aeroflot untuk penerbangan SU150 Moskow-Havana terlihat saat sebuah taksi keluar dari tempat parkir di Bandara Internasional José Martí di Havana, Kuba, 24 Juni 2013. REUTERS/Desmond Boylan · Reuters
Reuters
Kamis, 12 Februari 2026, 02:02 WIB+9 1 menit membaca
Dalam artikel ini:
GRPI
0.00%
MOSKOW, 11 Feb (Reuters) - Rusia berencana mengevakuasi turisnya dari Kuba dalam beberapa hari mendatang dan kemudian menghentikan semua penerbangan sampai kekurangan bahan bakar pesawat teratasi, kata regulator penerbangan Rosaviatsia pada hari Rabu.
Menurut otoritas, Rossiya, bagian dari grup Aeroflot, dan Severny Veter (Nordwind) hanya akan mengoperasikan penerbangan penumpang untuk memulangkan turis dari Kuba, sebuah langkah yang, seperti yang diumumkan kedua maskapai dalam pernyataan, akan berlaku mulai hari Kamis.
Pemerintah Presiden AS Donald Trump menyatakan Kuba sebagai “ancaman luar biasa dan tidak biasa” terhadap keamanan nasional AS dan menyatakan bahwa pulau yang dikelola komunisme ini tidak lagi menerima minyak dari Venezuela.
Washington mengancam akan memberlakukan tarif kepada penyedia lain, seperti Meksiko, jika mereka terus mengirim bahan bakar ke pulau tersebut.
Kuba sendiri memperingatkan maskapai internasional bahwa mulai hari Selasa tidak akan tersedia bahan bakar pesawat di negara tersebut.
Kementerian Ekonomi Rusia menyarankan pada hari Rabu kepada para turis agar menunda semua perjalanan ke Kuba sampai situasi membaik dan meminta operator tur Rusia untuk tidak melakukan penjualan.
(Reportase dari Reuters; Ditulis oleh Anastasia Teterevleva; versi bahasa Spanyol oleh Javier López de Lérida)
Terms and Privacy Policy
Panel de privacidad