Komunitas Yahudi Tinggal di India Tanpa Takut Penganiayaan: PM Modi

(MENAFN- AsiaNet News)

Perdana Menteri Narendra Modi pada hari Rabu mengatakan bahwa komunitas Yahudi telah tinggal di India tanpa rasa takut akan penganiayaan atau diskriminasi, mereka mempertahankan kepercayaan mereka dan berpartisipasi sepenuhnya dalam masyarakat dan catatan ini “adalah sumber kebanggaan bagi kita”.

Hubungan Kuno dan Catatan Bangga tentang Koeksistensi

Berbicara di Parlemen Israel, PM Modi mengatakan bahwa di India, ada kekaguman besar terhadap tekad, keberanian, dan pencapaian Israel. “Jauh sebelum kita berhubungan sebagai Negara modern, kita telah terhubung oleh hubungan yang telah ada lebih dari dua ribu tahun. Kitab Ester menyebut India sebagai Hodu. Talmud mencatat perdagangan dengan India di zaman kuno. Pedagang Yahudi melakukan perjalanan melalui jalur laut yang menghubungkan Mediterania dengan Samudra Hindia. Mereka datang mencari peluang dan martabat. Dan, di India, mereka menjadi salah satu dari kita,” katanya.

“Komunitas Yahudi telah tinggal di India tanpa rasa takut akan penganiayaan atau diskriminasi. Mereka mempertahankan kepercayaan mereka dan berpartisipasi sepenuhnya dalam masyarakat. Catatan itu adalah sumber kebanggaan bagi kita,” tambahnya.

Kontribusi Penting terhadap Masyarakat India

PM Modi mengatakan bahwa Bene Israel dari Maharashtra, Yahudi Cochini dari Kerala, Yahudi Baghdadi dari Kolkata dan Mumbai, serta Bnei Menashe dari Timur Laut telah memperkaya India. “Di negara bagian saya Gujarat, ada sebuah sekolah yang didirikan oleh keluarga Bene Israeli - Tuan dan Nyonya Best. Ini adalah sekolah yang sangat baik, dan tentu saja, disebut Sekolah Best!”

PM Modi mengatakan Edwyn Myers memberi bentuk pada Divisi Film India dan merupakan tokoh besar dalam sejarah perfilman India. Dr. Reuben David adalah pendiri Kebun Binatang Kankaria di Ahmedabad. Aktor David Abraham Cheulkar, atau Paman David, menjadi nama yang dikenal di seluruh negeri. Walter Kaufmann menyusun lagu khas untuk Radio All India. David Sassoon membangun banyak institusi yang masih melayani masyarakat India. “Dan, tentu saja, kontribusi heroik Letjen J.F.R. Jacob selama perang 1971 dengan Pakistan sangat dikenal. Saya memiliki kehormatan bekerja sama dengannya setelah pensiun. Kami membahas hubungan India-Israel, di antara banyak hal lainnya, sambil menikmati banyak cangkir teh. Ada banyak orang lain yang kontribusinya terjalin dalam kain kehidupan India yang kaya,” tambahnya.

Dari Tanah Air ke Tanah Bapak

PM Modi mencatat bahwa ada juga perpindahan dari India ke Israel, ketika banyak Yahudi India bermigrasi ke Israel pada pertengahan abad kedua puluh. “Hari ini, komunitas Yahudi keturunan India yang hidup di sini sangat bersemangat. Mereka berkontribusi dalam pembangunan Israel modern, di laboratorium dan rumah sakit, di ruang kelas, dan juga di medan perang. Mereka berpegang teguh bahwa Israel adalah tanah air mereka dan India adalah tanah air ibu mereka. Kami bangga terhadap mereka,” katanya.

Sejarah Pengorbanan dan Kemanusiaan yang Bersama

“Hubungan India dengan tanah ini juga tertulis dalam darah dan pengorbanan. Selama Perang Dunia I, lebih dari empat ribu tentara India mengorbankan nyawa mereka di wilayah ini. Serangan kavaleri di Haifa pada September 1918 tetap menjadi bab penting dalam sejarah militer,” tambahnya.

PM Modi mengatakan bahwa Mayor Thakur Dalpat Singh, yang dikenang sebagai Pahlawan Haifa, melambangkan sejarah bersama ini. “Selama kunjungan terakhir saya, saya sangat terharu memberi penghormatan di memorial Haifa untuk tentara India.”

Perdana Menteri mengatakan bahwa dunia menandai Hari Peringatan Holokaus Internasional bulan lalu. “Holokaus merupakan salah satu bab paling gelap dalam sejarah umat manusia. Namun, bahkan di tahun-tahun yang penuh gejolak itu, beberapa tindakan kemanusiaan menonjol. Maharaja Nawanagar di Gujarat, yang juga dikenal sebagai Jam Saheb, menawarkan perlindungan kepada anak-anak Polandia, termasuk anak-anak Yahudi, yang tidak memiliki tempat lain untuk berlindung. Saya diberitahu bahwa patung Jam Saheb baru-baru ini diresmikan di Moshav Nevatim. Terima kasih atas kehormatan dan pengingatan ini,” katanya.

(Kecuali judul, cerita ini belum diedit oleh staf Asianet Newsable English dan dipublikasikan dari feed sindikasi.)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский язык
  • Français
  • Deutsch
  • Português (Portugal)
  • ภาษาไทย
  • Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)