Menangkap dua tersangka asing kelahiran 1998 yang melakukan penipuan USDT di Bắc Ninh, menguasai lebih dari 200 juta đồng

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Polisi Provinsi Bắc Ninh baru saja mengumumkan pencarian korban terkait penipuan melalui USDT. Sebelumnya, Kepolisian Investigasi (PC01) Provinsi Bắc Ninh telah menahan dan menahan sementara dua warga Tiongkok dengan tuduhan penipuan dan penggelapan aset. Mereka telah melakukan banyak kasus pengambilan uang tunai dan perangkat elektronik berharga di wilayah tersebut.

Dua pemuda tahun 1998 merancang rencana canggih

Menurut dokumen penyelidikan, dua orang yang ditangkap adalah Bi Shuang dan Cui Feiyang, keduanya lahir tahun 1998 dan berkewarganegaraan Tiongkok. Kekurangan uang untuk kebutuhan, mereka sepakat menggunakan aplikasi WeChat untuk menghubungi orang yang membutuhkan transaksi aset bernilai besar. Dari situ, keduanya mulai merancang penipuan dengan metode yang hampir sama.

Teknik penipuan palsu melalui transaksi virtual

Metode operasional kedua pelaku cukup canggih. Mereka berpura-pura perlu menukar uang virtual USDT menjadi uang Vietnam atau membeli produk elektronik agar dekat dengan korban. Setelah setuju untuk bertemu, mereka memanfaatkan celah saat korban tidak memperhatikan, salah satu dari mereka akan berusaha meninggalkan lokasi sambil meninggalkan yang lain. Yang tersisa akan mengarahkan korban ke kedai makan atau tempat umum, lalu melarikan diri dengan uang atau barang yang dibawa.

Kasus pertama: Pengambilan 120 juta đồng

Pada 8 Januari 2026, kedua pelaku bertemu dengan seseorang bernama Liu Wei. Mereka berpura-pura perlu menukar uang virtual USDT ke uang Vietnam. Setelah menerima 120 juta đồng dari korban, Bi Shuang pergi terlebih dahulu dengan alasan harus mengurus urusan pribadi. Sedangkan Cui Feiyang membawa korban ke kedai Cảnh đêm hồ sen (No. 286 Jalan Hàn Thuyên, Phường Kinh Bắc). Saat makan, dia memanfaatkan kekeliruan korban, keluar dari pintu belakang, dan melarikan diri.

Kasus kedua: iPhone “hilang”

Pada 26 Januari 2026, mereka kembali menggunakan rencana lama. Kali ini, mereka bertemu dengan seseorang bernama Wang Chang Liang di sebuah kedai kopi untuk menjual 3 iPhone (termasuk 2 iPhone 17 Pro Max dan 1 iPhone 14 Pro Max) dengan total nilai sekitar 93 juta đồng. Setelah memegang ponsel untuk pemeriksaan, mereka kembali menggunakan trik lama: membawa korban ke kedai makan lalu berusaha melarikan diri lagi.

Hasil penyelidikan dan penanganan

Di kantor polisi, kedua tersangka mengakui seluruh tindakan kriminal mereka. Aset yang disita telah dijual ke toko ponsel, lalu keduanya membelanjakan hasilnya. Karena kasus ini melibatkan warga negara asing, Kantor UBND Provinsi Bắc Ninh telah mengirim surat resmi ke Kedutaan Besar Tiongkok di Vietnam untuk meminta kerjasama dalam memverifikasi identitas dan catatan kriminal tersangka.

Saat ini, PC01 Provinsi Bắc Ninh telah mengeluarkan keputusan penangkapan dan penahanan terhadap kedua tersangka untuk melanjutkan penyelidikan, serta mengimbau korban lain yang terkait dengan kelompok ini untuk menghubungi aparat kepolisian dan memberikan informasi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)