Kembalinya Rusia ke Dolar: Sebuah Angka Rasional di Bawah Sanksi

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Perubahan posisi terbaru Rusia terhadap kekuatan Barat bukanlah penyerahan impulsif, tetapi perhitungan rasional di bawah tekanan ekonomi ekstrem. Putin mengajukan tujuh proposal kerjasama ekonomi kepada pemerintahan Trump, dengan penekanan pada kemungkinan reintegrasi ke sistem SWIFT dan penyelesaian dalam dolar AS – sebuah langkah strategis yang layak dianalisis secara objektif, bukan sebagai alarm geopolitik.

Pragmatisme Ekonomi Lebih dari Ideologi

Mengapa angka rasional ini masuk akal? Rusia menghadapi situasi keuangan yang suram: defisit fiskal 4%, inflasi yang meningkat, lebih dari 35% cadangan dalam emas, dan hanya RMB sebagai opsi kedua yang layak untuk penyelesaian. Pembekuan aset internasional sebesar €300 miliar menciptakan hambatan konversi mata uang yang menyebabkan negara tersebut kehilangan hingga 30% dari biaya kurs. Sebagai perbandingan, menggunakan dolar akan mengurangi biaya ini menjadi kurang dari 1%, membuka aliran perdagangan yang terhambat.

Perubahan India – importir utama minyak Rusia – yang membayar dalam dolar alih-alih rubel, meninggalkan hampir 10 miliar rubel terkunci, memaksa Moskow semakin keras. Dalam konteks ini, kembali ke dolar bukanlah kekalahan ideologis, tetapi bertahan secara ekonomi.

Dinamika RMB dan Penyelesaian Global

Dengan perdagangan China-Rusia melebihi $200 miliar per tahun, volatilitas dalam nilai tukar rubel langsung mempengaruhi penyelesaian dalam RMB. Rubel yang menguat – kemungkinan akibat pengurangan biaya konversi – dapat merugikan pendapatan ekspor Rusia, menciptakan ketidakstabilan jangka pendek di pasar forex.

Namun, posisi RMB tetap kokoh. Yuan menguasai hampir 5% dari penyelesaian global, sementara dolar mendominasi 50%. China mempertahankan keunggulan struktural dalam kerjasama energi dan memiliki basis penyelesaian yang terintegrasi, mengurangi kerentanannya terhadap fluktuasi Rusia.

Perspektif Realistis: Komitmen Jangka Pendek, Bukan Struktural

Langkah Rusia ini merupakan komitmen jangka pendek terhadap kenyataan sanksi, bukan ancaman terhadap jalur jangka panjang internasionalisasi RMB. Kembali ke dolar adalah langkah taktis – Rusia mengutamakan kelangsungan nasional di atas konsensus moneter anti-Barat.

Angka rasional ini berlaku ketika pertanyaannya sederhana: mata uang apa yang menjaga negara tetap beroperasi? Jawabannya tetap dolar, meskipun retorikanya berbeda. Kekuatan dasar penyelesaian dalam RMB China tetap utuh, didukung oleh skala ekonomi dan pengaruhnya dalam perdagangan global.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)