Sebagian besar orang ketika melihat "multi-agent" langsung berpikir bahwa mereka perlu membangun arsitektur.
Sebenarnya, yang diperlukan hanyalah membuat model berpikir dari tiga posisi yang berbeda secara bersamaan. Prompt role-playing yang dilakukan memiliki tumpang tindih yang tinggi dengan mekanisme inti agent swarm: memaksa model untuk memulai dari sudut pandang yang berbeda, menciptakan ketegangan internal, dan membuat kesimpulan tidak selalu mengikuti satu jalur pemikiran yang sama. Pendekatan arsitektur adalah memvisualisasikan proses ini secara eksplisit, memecahnya menjadi agent terpisah, konteks terpisah, dan panggilan terpisah. Biayanya besar, kontrolnya tinggi, cocok untuk lingkungan produksi yang membutuhkan audit. Namun 90% dari situasi penggunaan tidak memerlukan audit, yang dibutuhkan adalah jawaban yang tidak hanya memiliki satu suara. Ada fakta rekayasa yang sering diremehkan: model bahasa sebenarnya dilatih dari teks dengan berbagai karakter yang sangat banyak. Pergantian karakter bagi mereka bukan sekadar simulasi, melainkan mengaktifkan distribusi bobot yang berbeda. Jika Anda memberinya tiga karakter, mereka benar-benar akan menggunakan tiga struktur kognitif yang berbeda untuk memproses materi yang sama. Kerumitan tidak terletak pada alatnya, tetapi pada apakah prompt sudah menjelaskan asumsi karakter dengan jelas. Jika sudah dijelaskan dengan jelas, satu prompt setara dengan satu swarm. Jika tidak, meskipun arsitekturnya cantik, hasilnya tetap tiga agent yang memberi jawaban yang sama. ---Contoh Prompt--- Anda sekarang berperan sebagai tiga karakter, berpikir secara independen tentang konten berikut, lalu saling berdiskusi. Sebelum mulai, definisikan dalam satu kalimat: masalah apa yang harus diselesaikan oleh materi ini, dan hasil konkret apa yang ingin dicapai. Ketiga karakter harus berangkat dari definisi ini, tidak boleh menafsirkan tujuan secara terpisah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Sebagian besar orang ketika melihat "multi-agent" langsung berpikir bahwa mereka perlu membangun arsitektur.
Sebenarnya, yang diperlukan hanyalah membuat model berpikir dari tiga posisi yang berbeda secara bersamaan.
Prompt role-playing yang dilakukan memiliki tumpang tindih yang tinggi dengan mekanisme inti agent swarm: memaksa model untuk memulai dari sudut pandang yang berbeda, menciptakan ketegangan internal, dan membuat kesimpulan tidak selalu mengikuti satu jalur pemikiran yang sama. Pendekatan arsitektur adalah memvisualisasikan proses ini secara eksplisit, memecahnya menjadi agent terpisah, konteks terpisah, dan panggilan terpisah. Biayanya besar, kontrolnya tinggi, cocok untuk lingkungan produksi yang membutuhkan audit.
Namun 90% dari situasi penggunaan tidak memerlukan audit, yang dibutuhkan adalah jawaban yang tidak hanya memiliki satu suara.
Ada fakta rekayasa yang sering diremehkan: model bahasa sebenarnya dilatih dari teks dengan berbagai karakter yang sangat banyak. Pergantian karakter bagi mereka bukan sekadar simulasi, melainkan mengaktifkan distribusi bobot yang berbeda. Jika Anda memberinya tiga karakter, mereka benar-benar akan menggunakan tiga struktur kognitif yang berbeda untuk memproses materi yang sama.
Kerumitan tidak terletak pada alatnya, tetapi pada apakah prompt sudah menjelaskan asumsi karakter dengan jelas.
Jika sudah dijelaskan dengan jelas, satu prompt setara dengan satu swarm. Jika tidak, meskipun arsitekturnya cantik, hasilnya tetap tiga agent yang memberi jawaban yang sama.
---Contoh Prompt---
Anda sekarang berperan sebagai tiga karakter, berpikir secara independen tentang konten berikut, lalu saling berdiskusi.
Sebelum mulai, definisikan dalam satu kalimat: masalah apa yang harus diselesaikan oleh materi ini, dan hasil konkret apa yang ingin dicapai. Ketiga karakter harus berangkat dari definisi ini, tidak boleh menafsirkan tujuan secara terpisah.