Cadangan Devisa Korea Selatan Menurun untuk Bulan Kedua Berturut-turut pada 2026

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Korea Selatan menghadapi tekanan berkelanjutan terhadap posisi devisa negara karena cadangannya menyusut untuk bulan kedua berturut-turut pada Januari 2026. Bank of Korea melaporkan bahwa cadangan berada di angka $425,91 miliar per akhir bulan, turun $2,15 miliar dari Desember. Ini menandai bab terbaru dalam perjuangan Seoul yang berkelanjutan dengan volatilitas mata uang yang telah menjadi ciri beberapa bulan terakhir.

Penurunan Berturut-turut Menunjukkan Tekanan Intervensi di Seoul

Polanya yang menurun cukup mencolok mengingat tren pengelolaan cadangan Korea Selatan secara lebih luas. Setelah mencapai titik terendah lima tahun sebesar $404,6 miliar pada akhir Mei 2025, cadangan mengalami kenaikan selama enam bulan hingga November, meningkat menjadi $430,66 miliar. Momentum kenaikan tersebut berbalik arah pada bulan Desember, diikuti oleh penarikan kembali bulan ini. Penurunan ganda ini mencerminkan strategi intervensi aktif Bank of Korea di pasar valuta asing. Seorang pejabat bank sentral menyebutkan bahwa penurunan Januari disebabkan oleh “operasi stabilisasi dan transaksi swap valuta asing, terutama yang melibatkan Badan Pensiun Nasional.” Langkah-langkah ini menegaskan bagaimana Korea Selatan mengelola tekanan penurunan yang signifikan terhadap won terhadap mata uang utama sejak akhir 2025.

Ke Mana Arah Cadangan Korea Selatan? Rincian Aset Mengungkap Fokus Intervensi

Komposisi cadangan memberikan wawasan tentang bagaimana Seoul mengalokasikan sumber dayanya. Kepemilikan surat berharga—yang mencakup obligasi pemerintah dan perusahaan—meningkat menjadi $377,52 miliar, naik $6,39 miliar dari bulan sebelumnya. Sementara itu, aset berbentuk deposito menurun tajam menjadi $23,32 miliar, turun $8,55 miliar, menunjukkan bahwa cadangan likuid digunakan untuk operasi pasar. Alokasi Korea Selatan ke Special Drawing Rights (SDR) Dana Moneter Internasional (IMF) tetap stabil di angka $15,89 miliar, sementara cadangan emas tetap di angka $4,79 miliar, mencerminkan metode akuntansi yang menilai emas berdasarkan harga beli daripada nilai pasar saat ini.

Peringkat Global Tetap Stabil Meski Cadangan Fluktuatif

Meskipun mengalami volatilitas baru-baru ini, Korea Selatan mempertahankan posisinya sebagai pemegang cadangan devisa terbesar kesembilan di dunia pada akhir 2025, dengan total $428,1 miliar. Peringkat ini tetap konsisten selama tiga bulan berturut-turut, menunjukkan bahwa meskipun Korea Selatan mengalami fluktuasi, posisi relatifnya dalam cadangan devisa global telah stabil. Data ini menegaskan bahwa Korea Selatan terus memainkan peran penting di pasar keuangan global, meskipun tekanan mata uang memerlukan manajemen berkelanjutan dari bank sentral.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)