Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Jake Claver mengatakan Ripple (XRP) telah bertransformasi dari underdog menjadi pembuat raja. Inilah alasannya
Industri cryptocurrency telah mengalami perubahan dramatis selama dekade terakhir. Proyek-proyek yang dulu berjuang untuk mendapatkan kredibilitas kini menjadi pusat diskusi tentang masa depan keuangan global.
Seiring bank dan lembaga keuangan semakin menjajaki teknologi blockchain, beberapa inovator awal mulai beralih dari outsider yang mengganggu menjadi pemain berpengaruh yang membentuk fase berikutnya dari infrastruktur keuangan.
Komentator crypto Jake Claver baru-baru ini menekankan transformasi ini dalam sebuah posting di X, berargumen bahwa Ripple dan aset digital terkait XRP telah mengalami perubahan besar dalam status di dalam ekosistem keuangan.
Menurut Claver, Ripple telah berkembang dari yang sebelumnya dianggap sebagai underdog di industri crypto menjadi apa yang dia sebut sebagai “pembuat raja,” karena lembaga keuangan semakin mencari cara mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam sistem tradisional.
Visi Awal Ripple untuk Pembayaran Internasional
Ripple memasuki industri blockchain dengan tujuan khusus: memodernisasi sistem pembayaran global. Transfer lintas batas tradisional sering bergantung pada infrastruktur lama yang bisa memakan waktu beberapa hari untuk selesai dan mengenakan biaya transaksi yang tinggi.
Ripple merancang teknologinya untuk mengatasi ketidakefisienan ini. XRP Ledger (XRPL), yang diluncurkan pada 2012, memungkinkan transaksi diselesaikan dalam hitungan detik dan hanya memerlukan biaya kurang dari satu sen per transfer. XRP juga dapat berfungsi sebagai aset jembatan yang membantu lembaga keuangan memindahkan nilai antar mata uang tanpa perlu akun yang sudah didanai di berbagai yurisdiksi.
Pendekatan ini menempatkan infrastruktur Ripple sebagai solusi potensial untuk meningkatkan efisiensi pembayaran internasional.
Mengapa Lembaga Keuangan Perhatian
Kata-kata Claver mencerminkan tren yang lebih luas di sektor keuangan. Alih-alih menolak teknologi blockchain, banyak bank kini menjajaki cara menggabungkan sistem keuangan tradisional dengan infrastruktur digital inovatif.
Strategi Ripple yang berfokus pada perusahaan sangat sejalan dengan pendekatan ini. Solusinya memungkinkan lembaga keuangan dan penyedia pembayaran mengintegrasikan kemampuan blockchain tanpa harus mengganti sistem mereka secara keseluruhan.
Model hibrida ini memungkinkan bank mempertahankan kepatuhan regulasi dan stabilitas operasional sambil mendapatkan manfaat dari teknologi penyelesaian yang lebih cepat dan efisien.
Perkembangan Regulasi Memperkuat Posisi Ripple
Pengaruh Ripple yang semakin besar juga mengikuti berakhirnya sengketa hukum panjangnya dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Kasus ini secara resmi berakhir pada Agustus 2025 setelah Ripple dan SEC menarik banding mereka, menutup bertahun-tahun litigasi yang menciptakan ketidakpastian seputar XRP.
Resolusi ini menghilangkan hambatan hukum utama dari ekosistem. Banyak pendukung percaya bahwa hasil ini memperkuat kredibilitas Ripple dan membuka peluang baru untuk adopsi institusional.
Sementara itu, pengembangan di XRP Ledger terus berkembang. Jaringan ini kini mendukung tokenisasi, fitur pertukaran terdesentralisasi, dan non-fungible tokens, sementara proyek seperti XRPL EVM Sidechain bertujuan membawa kontrak pintar yang kompatibel dengan Ethereum ke dalam ekosistem.
Dari Penantang Menjadi Pengaruh
Komentar Claver mencerminkan sentimen yang semakin berkembang di bagian komunitas crypto. Ripple tidak lagi tampak hanya sebagai penantang keuangan tradisional. Sebaliknya, ia semakin beroperasi bersama bank dan lembaga keuangan yang berusaha memodernisasi infrastruktur mereka.
Seiring adopsi blockchain terus meluas di sektor keuangan, kombinasi kemitraan perusahaan dan teknologi yang berkembang dari Ripple dapat menempatkannya dalam posisi kuat dalam lanskap pembayaran global di masa depan.
Disclaimer: Konten ini dimaksudkan untuk memberi informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pendapat yang disampaikan dalam artikel ini mungkin termasuk opini pribadi penulis dan tidak mewakili pendapat Times Tabloid. Pembaca disarankan melakukan riset mendalam sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Tindakan apa pun yang diambil oleh pembaca sepenuhnya menjadi risiko mereka sendiri. Times Tabloid tidak bertanggung jawab atas kerugian keuangan apa pun.