Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Aksi Genius Akan Dilaksanakan di AS Pada Juli? Mengapa Ini Penting untuk XRP
@media only screen and (min-width: 0px) and (min-height: 0px) { div[id^=“wrapper-sevio-6a57f7be-8f6e-4deb-ae2c-5477f86653a5”]{width:320px;height:100px;} } @media only screen and (min-width: 728px) and (min-height: 0px) { div[id^=“wrapper-sevio-6a57f7be-8f6e-4deb-ae2c-5477f86653a5”]{width:728px;height:90px;} }
Peneliti kripto SMQKE menyoroti sebuah perkembangan yang dapat secara signifikan mempengaruhi hubungan antara aset digital seperti RLUSD dan sistem keuangan tradisional Amerika Serikat.
Dokumen tersebut menjelaskan bahwa legislasi ini menetapkan kerangka kerja federal untuk stablecoin berlisensi. Menurut dokumen yang dirujuk, pelaksanaan kerangka ini dijadwalkan dimulai pada pertengahan 2026.
Postingan ini menekankan bahwa garis waktu ini sudah terdokumentasi, menunjukkan bahwa dasar regulasi untuk pengawasan stablecoin di Amerika Serikat sedang memasuki fase yang terdefinisi.
Informasi tersebut juga mencatat bahwa beberapa inisiatif perbankan sedang berlangsung bersamaan dengan persiapan regulasi ini. Perkembangan ini menunjukkan bahwa lembaga keuangan secara bersamaan mengeksplorasi infrastruktur berbasis blockchain.
Bank Perluas Infrastruktur Deposit Tokenisasi
Dokumen yang dilampirkan pada postingan menjelaskan bagaimana beberapa bank di Amerika Serikat sedang mengerjakan sistem deposit tokenisasi.
Lima bank regional—First Horizon Bank, Huntington National Bank, KeyCorp, M&T Bank, dan Old National Bank—dilaporkan mengumumkan rencana pada 18 Februari untuk meluncurkan jaringan deposit tokenisasi melalui Cari Network, yang direncanakan diluncurkan pada kuartal keempat 2026.
Menurut dokumen tersebut, bank-bank ini menggambarkan inisiatif ini sebagai infrastruktur pertahanan yang bertujuan mengatasi potensi penggantian dari stablecoin. Deposit tokenisasi memungkinkan bank untuk mewakili deposito bank tradisional di jaringan blockchain, memungkinkan penyelesaian yang lebih cepat sambil tetap berada dalam sistem perbankan yang diatur.
Lembaga keuangan besar lainnya juga sedang mengembangkan inisiatif blockchain. BNY Mellon meluncurkan deposit tokenisasi di blockchain pribadi mereka awal tahun ini.
Sementara itu, JPMorgan Chase terus memperluas platform pembayaran blockchain mereka, Kinexys. Platform ini dilaporkan telah memproses lebih dari $3 triliun dalam transaksi sejak 2019, menurut dokumen yang dirujuk dalam postingan.
Stablecoin dan Bank Menuju Sistem Keuangan yang Sama
Pengomentar mencatat bahwa stablecoin secara historis beroperasi di area abu-abu antara infrastruktur aset digital dan perbankan tradisional. Pengenalan kerangka kerja federal formal akan menggeser pengaturan tersebut dengan membawa stablecoin berlisensi ke dalam pengawasan regulasi yang lebih jelas.
Pada saat yang sama, bank sedang mengembangkan alternatif berbasis blockchain melalui deposit tokenisasi. Pengomentar menyatakan bahwa upaya ini mencerminkan kekhawatiran bahwa stablecoin dapat mengurangi peran deposito bank tradisional jika aset yang didenominasikan dolar mulai bergerak langsung di jaringan blockchain.
Responnya menyimpulkan bahwa GENIUS Act secara efektif menciptakan sistem di mana stablecoin berlisensi dan deposito digital yang diterbitkan bank ada dalam infrastruktur keuangan yang diatur.
Menurut pengomentar, tanggal pelaksanaan Juli 2026 akan memulai fase baru di mana dolar digital yang diatur akan diintegrasikan ke dalam sistem keuangan AS.
Disclaimer: Konten ini dimaksudkan untuk memberi informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin termasuk opini pribadi penulis dan tidak mewakili pendapat Times Tabloid. Disarankan kepada pembaca untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Tindakan apa pun yang diambil oleh pembaca sepenuhnya menjadi risiko mereka sendiri. Times Tabloid tidak bertanggung jawab atas kerugian keuangan apa pun.*