Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Harga minyak internasional, karena ketegangan Iran mereda, tiba-tiba turun... sempat menyentuh kisaran 76 dolar selama perdagangan
Meskipun harga minyak internasional sempat naik akibat serangan udara AS ke Iran baru-baru ini, kemudian mengalami penurunan tajam. Pada hari itu, harga kontrak pengiriman April West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange turun sebesar 11,94%, ditutup di $83,45 per barel. Ini adalah penurunan setelah 8 hari perdagangan sejak 27 Februari, dengan harga sempat turun ke $76,81.
Presiden AS Donald Trump baru-baru ini menyatakan dalam konferensi pers bahwa ketegangan dengan Iran berpotensi diselesaikan dalam waktu dekat, yang meredakan kekhawatiran pasar tentang gangguan pasokan di Timur Tengah. Langkah ini menunjukkan niat AS untuk memulihkan stabilitas pasokan minyak global, yang langsung mempengaruhi penurunan harga minyak internasional.
Selain itu, Badan Energi Internasional (IEA) telah mengadakan pertemuan darurat untuk menilai kondisi keamanan pasokan saat ini dan sedang meninjau kemungkinan pelepasan cadangan minyak darurat oleh negara anggota. Ini dapat dianggap sebagai langkah strategis untuk mengatasi fluktuasi pasar energi dan menjaga kestabilan pasokan.
Di sisi lain, Menteri Energi AS, Chris Wray, mengumumkan keberhasilan operasi perlindungan kapal tanker di Selat Hormuz. Namun, pernyataan tersebut kemudian dihapus, dan Iran Revolusi Garda menolaknya, menyebabkan harga minyak kembali menguat. Ini menunjukkan bagaimana ketidakpastian pasar dan kepercayaan terhadap berita terkait dapat mempengaruhi fluktuasi harga minyak.
Badan Informasi Energi AS (EIA) dalam laporannya memperkirakan harga minyak Brent akan tetap di atas $95 dalam jangka pendek, tetapi kemungkinan turun ke $70 menjelang akhir tahun. Prediksi ini dapat berubah secara signifikan tergantung pada situasi geopolitik saat ini dan stabilitas rantai pasokan, yang akan menjadi variabel kunci dalam menentukan tren pasar di masa depan.