Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Di desa ada dua orang, satu jujur dan tulus, bernama A-Shan; satu mahir berkalkulasi, bernama A-Hua.
Saat berbisnis, A-Shan tidak menipu siapa pun, barang berkualitas asli; A-Hua kekurangan timbangan, penuh kebohongan, malah untung lebih banyak.
Dalam pergaulan, A-Shan berhati tulus, membantu saat ada kesusahan; A-Hua berpura-pura, setelah memanfaatkan langsung berbalik, hubungan sosial malah terlihat lebih ramai.
A-Shan sering rugi, ditertawakan bodoh, tidak tahu berfleksibilitas, terlalu lemah.
Ada yang menyarankannya: "Kamu juga harus agak licik, hati lebih gelap, baru bisa sukses."
A-Shan hanya menggeleng kepala:
"Aku bukan takut masalah, juga bukan gampang diintimidasi, aku hanya tidak ingin menjadi orang yang aku sendiri benci."
Hari demi hari berlalu.
A-Hua meraup keuntungan besar dengan perhitungan, tetapi pada akhirnya, tidak ada yang mau lagi berhubungan dengannya, bisnis hancur, ditinggal semua orang.
A-Shan selalu memegang hati nurani, meski tidak kaya raya, namun semua orang mempercayainya, saat ada kesulitan semua orang mau membantunya.
Kemudian ada yang bertanya kepada A-Shan: "Dulu saat itu, kamu tidak pernah merasa tidak seimbang?"
A-Shan berkata:
"Yang berbakti, tidak bisa mengalahkan yang tidak berbakti;
yang pandai berbicara, tidak bisa mengalahkan yang bicara sembarangan;
yang tulus, tidak bisa mengalahkan yang munafik;
yang baik hati, tidak bisa melawan yang berhati serigala;
semua ini pernah aku saksikan.
Namun aku tetap memilih kebaikan, bukan karena aku lemah,
karena aku percaya, di dunia ini selain hukum,
masih ada satu hal yang lebih tegas dan lebih adil, namanya hukum karma.
Yang orang hutangi kamu, langit akan membayarnya;
yang rugi di hati, waktu akan mengembalikannya.
Kebaikan dan keburukan pada akhirnya akan ada balasan, siapa pun tidak bisa lolos."