Nikil Viswanathan mendorong Alchemy meluncurkan sistem pembayaran otonom agen AI di Base

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

CEO Alchemy, Nikil Viswanathan, baru-baru ini mengumumkan peluncuran infrastruktur pembayaran otomatis yang inovatif, yang membawa kemampuan otomatisasi AI proxy ke tingkat yang baru. Sistem ini memungkinkan aplikasi AI yang dibangun di atas jaringan Base untuk menyelesaikan pembayaran USDC secara mandiri melalui dompet on-chain tanpa intervensi manusia, serta mengakses layanan data inti blockchain. Ini berarti AI proxy secara resmi memperoleh kemampuan untuk beroperasi secara independen di atas rantai.

Era Operasi Mandiri AI Proxy: Filosofi Produk Nikil Viswanathan

Nikil Viswanathan menyatakan bahwa sistem ini dirancang untuk mendukung pengembang dalam membangun proxy DeFi yang benar-benar mandiri dan robot pengelola portofolio investasi. Berbeda dengan model tradisional, AI proxy sekarang dapat berfungsi seperti peserta aktif di atas rantai—memiliki dompet sendiri, mengelola dana sendiri, dan secara otomatis menyelesaikan transaksi. Independensi ini sangat penting untuk membangun aplikasi di atas rantai yang lebih kompleks dan lebih terpercaya.

Inovasi utama dari sistem ini terletak pada integrasi standar pembayaran x402 dari Coinbase. Solusi teknologi ini mengubah respons HTTP 402 Payment Required menjadi pemicu otomatis untuk penyelesaian pembayaran, memungkinkan transaksi langsung antar mesin. Artinya, ketika AI proxy membutuhkan akses data atau membeli daya komputasi, sistem secara otomatis akan memulai permintaan pembayaran tanpa harus menunggu persetujuan manusia.

Proses Penyelesaian Otomatis Dimulai dari 1 Dolar

Batas minimum pengisian saldo akun proxy sangat rendah, hanya membutuhkan USDC sebesar 1 dolar untuk memulai operasi. Setelah poin habis, sistem secara otomatis mengenali kekurangan tersebut, langsung memulai permintaan pembayaran dan menyelesaikan pengisian ulang. Proses ini mewujudkan otomatisasi tanpa intervensi nyata—mulai dari kueri data, verifikasi kepemilikan NFT, pelacakan saldo dompet multi-rantai, hingga pengambilan harga token secara real-time, semua dilakukan tanpa campur tangan manusia.

Apa arti desain ini bagi pengembang? Mereka tidak perlu lagi menulis logika pembayaran yang rumit, memonitor peringatan saldo, atau menangani penyelesaian secara manual. Kebutuhan pembayaran AI proxy sepenuhnya ditangani oleh sistem secara otomatis, sehingga pengembang dapat fokus pada logika aplikasi itu sendiri.

Integrasi Aplikasi Utama dan Kolaborasi Ekosistem yang Mulai Terlihat

Saat ini, aplikasi kripto utama seperti Robinhood Crypto, Uniswap, dan Aave sudah berjalan di atas infrastruktur Alchemy. Aplikasi-aplikasi ini kini dapat mengintegrasikan AI proxy mereka secara mulus ke dalam satu sistem pembayaran yang sama. Ini menandai terbentuknya ekosistem aplikasi kripto yang bersatu dan mandiri—AI proxy dapat bergerak, berinteraksi, dan berkolaborasi di dalam ekosistem ini.

Sistem yang dikembangkan oleh Nikil Viswanathan ini bukan hanya sebuah pembaruan teknologi, tetapi juga redefinisi terhadap bentuk aplikasi di atas rantai di masa depan. Setelah AI memperoleh kemampuan pembayaran mandiri, kemungkinan dalam DeFi akan berkembang secara signifikan.

UNI3,97%
AAVE3,61%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan