Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Nikil Viswanathan mendorong Alchemy meluncurkan sistem pembayaran otonom agen AI di Base
CEO Alchemy, Nikil Viswanathan, baru-baru ini mengumumkan peluncuran infrastruktur pembayaran otomatis yang inovatif, yang membawa kemampuan otomatisasi AI proxy ke tingkat yang baru. Sistem ini memungkinkan aplikasi AI yang dibangun di atas jaringan Base untuk menyelesaikan pembayaran USDC secara mandiri melalui dompet on-chain tanpa intervensi manusia, serta mengakses layanan data inti blockchain. Ini berarti AI proxy secara resmi memperoleh kemampuan untuk beroperasi secara independen di atas rantai.
Era Operasi Mandiri AI Proxy: Filosofi Produk Nikil Viswanathan
Nikil Viswanathan menyatakan bahwa sistem ini dirancang untuk mendukung pengembang dalam membangun proxy DeFi yang benar-benar mandiri dan robot pengelola portofolio investasi. Berbeda dengan model tradisional, AI proxy sekarang dapat berfungsi seperti peserta aktif di atas rantai—memiliki dompet sendiri, mengelola dana sendiri, dan secara otomatis menyelesaikan transaksi. Independensi ini sangat penting untuk membangun aplikasi di atas rantai yang lebih kompleks dan lebih terpercaya.
Inovasi utama dari sistem ini terletak pada integrasi standar pembayaran x402 dari Coinbase. Solusi teknologi ini mengubah respons HTTP 402 Payment Required menjadi pemicu otomatis untuk penyelesaian pembayaran, memungkinkan transaksi langsung antar mesin. Artinya, ketika AI proxy membutuhkan akses data atau membeli daya komputasi, sistem secara otomatis akan memulai permintaan pembayaran tanpa harus menunggu persetujuan manusia.
Proses Penyelesaian Otomatis Dimulai dari 1 Dolar
Batas minimum pengisian saldo akun proxy sangat rendah, hanya membutuhkan USDC sebesar 1 dolar untuk memulai operasi. Setelah poin habis, sistem secara otomatis mengenali kekurangan tersebut, langsung memulai permintaan pembayaran dan menyelesaikan pengisian ulang. Proses ini mewujudkan otomatisasi tanpa intervensi nyata—mulai dari kueri data, verifikasi kepemilikan NFT, pelacakan saldo dompet multi-rantai, hingga pengambilan harga token secara real-time, semua dilakukan tanpa campur tangan manusia.
Apa arti desain ini bagi pengembang? Mereka tidak perlu lagi menulis logika pembayaran yang rumit, memonitor peringatan saldo, atau menangani penyelesaian secara manual. Kebutuhan pembayaran AI proxy sepenuhnya ditangani oleh sistem secara otomatis, sehingga pengembang dapat fokus pada logika aplikasi itu sendiri.
Integrasi Aplikasi Utama dan Kolaborasi Ekosistem yang Mulai Terlihat
Saat ini, aplikasi kripto utama seperti Robinhood Crypto, Uniswap, dan Aave sudah berjalan di atas infrastruktur Alchemy. Aplikasi-aplikasi ini kini dapat mengintegrasikan AI proxy mereka secara mulus ke dalam satu sistem pembayaran yang sama. Ini menandai terbentuknya ekosistem aplikasi kripto yang bersatu dan mandiri—AI proxy dapat bergerak, berinteraksi, dan berkolaborasi di dalam ekosistem ini.
Sistem yang dikembangkan oleh Nikil Viswanathan ini bukan hanya sebuah pembaruan teknologi, tetapi juga redefinisi terhadap bentuk aplikasi di atas rantai di masa depan. Setelah AI memperoleh kemampuan pembayaran mandiri, kemungkinan dalam DeFi akan berkembang secara signifikan.