Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#OilPricesRise # 1. Sumbatan Geopolitik: Selat Hormuz
Katalis utamanya adalah konflik yang masih berlangsung yang melibatkan Iran, AS, dan Israel. Selat Hormuz, yang menangani sekitar 20% distribusi minyak global, saat ini merupakan “chokepoint” paling berbahaya di dunia.
Akses Selektif: Meskipun bukan blokade total, akses dibatasi, sehingga memaksa para penyuling untuk berebut mencari sumber alternatif dari Pantai Teluk AS dan Laut Utara.
“War-Risk Premium”: Para pedagang telah memperhitungkan premi besar karena ancaman serangan terhadap infrastruktur. Jika gangguan berlanjut hingga April, beberapa analis memperingatkan Brent bisa menguji $150.
## 2. Produksi OPEC+: Penyangga Simbolik?
Pada 5 April 2026, OPEC+ (dipimpin oleh Arab Saudi dan Rusia) menyetujui peningkatan produksi sebesar 206.000 barel per hari mulai Mei.
Cek Realitas: Meski ini menandakan pergeseran menuju stabilitas, pasar memandang kenaikan ini sebagai “simbolik”. Terlalu kecil untuk menutup potensi hilangnya jutaan barel jika konflik di Timur Tengah meningkat.
Risiko Infrastruktur: OPEC+ telah memperingatkan bahwa perbaikan fasilitas energi yang rusak di zona konflik akan menjadi proses yang lambat dan mahal, yang berarti pasokan tidak bisa begitu saja “diaktifkan kembali” secara instan.
## 3. Dampak Makro & Pasar
Sentimen “Risk-Off” yang Anda sebutkan kini menjadi tema dominan untuk Q2 2026.
Panas Inflasioner: IMF menyarankan bahwa jika minyak rata-rata $85–$110 tahun ini, hal itu dapat memangkas pertumbuhan global sebesar 0,3–0,4% sambil melonjakkan inflasi headline sebesar 60 basis poin.
Jebakan “Higher for Longer”: Bank sentral yang semula menargetkan pemotongan suku bunga kini dipaksa untuk tetap hawkish untuk memerangi lonjakan harga yang didorong energi.
Kripto & Aset Spekulatif: Saat likuiditas mengencang untuk menutup biaya hidup dan produksi yang meningkat, “aset berisiko” seperti Bitcoin mengalami arus keluar modal karena investor mundur ke posisi “defensif” USD, Emas, dan saham Energi.