Baru-baru ini ada diskusi menarik di World Liberty Forum soal siapa sebenarnya yang bertanggung jawab atas terhentinya negosiasi tentang RUU struktur pasar kripto. Ternyata, bukan bank individual, melainkan kelompok-kelompok perdagangan perbankan yang jadi aktor utama dalam hal ini.



Menurut salah seorang pemimpin industri kripto, kelompok perdagangan ini memandang kripto dengan kacamata zero-sum game. Mereka pikir kalau kripto menang, bank harus kalah. Padahal, bank-bank individual sebenarnya mulai melihat kripto sebagai peluang, bukan ancaman. Tapi kelompok perdagangan mereka? Mereka tidak beli narasi itu.

Yang menarik adalah detail di balik layar. Kelompok perdagangan ini sudah mewakili industri dalam pertemuan-pertemuan dengan industri kripto yang diselenggarakan White House. Setelah dorongan Komite Perbankan Senat untuk legislasi struktur pasar gagal bulan lalu, mereka tetap mempertahankan posisi bahwa RUU harus memblokir imbalan stablecoin.

Saat pertemuan minggu lalu, industri perbankan tidak bergeser dari tuntutan mereka. Pertemuan berikutnya dijadwalkan Kamis pagi. Dalam diskusi saat ini, terlihat jelas bahwa bank kecil dan menengah sebenarnya lebih khawatir tentang pelarian deposito ke bank-bank besar, bukan ke penerbit stablecoin. Sementara itu, bank-bank besar justru semakin terbuka terhadap kripto. Ada laporan bahwa beberapa dari lima bank terbesar dunia sudah menggunakan infrastruktur kripto.

Yang paling responsible untuk diakui adalah bahwa stablecoin AS yang teratur sekarang sudah jadi realitas. Industri perbankan perlu memutuskan apakah akan melihatnya sebagai peluang atau ancaman. Kalau terus dengan mindset lama, negosiasi akan terus macet. Tapi kalau ada kemauan untuk berkompromi, mungkin ada jalan keluar.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan