SBUX – Starbucks naik setelah Q2 melampaui ekspektasi, karena lalu lintas pelanggan menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang lebih jelas dalam rencana perbaikannya


📌 Starbucks melaporkan Q2 FY2026 yang lebih kuat dari perkiraan, dengan pendapatan mencapai $9,53 miliar, naik 9% dari tahun ke tahun, sementara EPS yang disesuaikan sebesar $0,50, di atas perkiraan $0,43.
🔎 Poin utama bukan hanya laba, tetapi penjualan komparatif global naik 6,2%, didukung oleh peningkatan transaksi sebesar 3,8% dan kenaikan ukuran tiket sebesar 2,3%. Ini menunjukkan bahwa pemulihan didorong oleh permintaan nyata, bukan hanya kenaikan harga.
💡 Amerika Serikat tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan, dengan penjualan komparatif naik 7,1% dan transaksi meningkat 4,3%, memperkuat harapan bahwa strategi “Back to Starbucks” mulai berhasil setelah periode tekanan yang panjang.
⚠️ Namun, China tetap menjadi area yang perlu diperhatikan, dengan penjualan komparatif naik hanya 0,5%, sementara margin di Amerika Utara terus menghadapi tekanan dari biaya tenaga kerja, harga kopi, dan tarif.
✅ Panduan FY2026 Starbucks yang lebih tinggi dan kenaikan saham sekitar 5% setelah jam perdagangan menunjukkan reaksi pasar yang positif, tetapi langkah kenaikan berikutnya masih akan bergantung pada apakah lalu lintas di AS dapat tetap kuat dalam kuartal-kuartal mendatang.
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan