Saya baru menyadari bahwa banyak pemula dalam trading futures sering bingung tentang cara menghitung leverage futures. Hari ini saya ingin berbagi beberapa hal dasar yang saya pelajari dari pengalaman, agar terhindar dari kerugian yang tidak perlu.



Pertama adalah soal memilih mode margin. Ini sangat penting. Ketika Anda masuk ke Margin Isolated, jumlah dana margin yang Anda kirimkan (misalnya 1000 USD) akan menjadi batas maksimal yang bisa Anda kehilangan. Jika posisi dilikuidasi, Anda hanya kehilangan jumlah tersebut saja, sisanya dalam akun tetap aman. Tapi jika memilih Margin Cross, seluruh saldo akun Anda akan digunakan untuk menjaga posisi. Ketika harga bergerak melawan terlalu kuat, Anda bisa kehilangan semuanya. Oleh karena itu, saran saya selalu pilih Isolated terlebih dahulu, jangan buru-buru pakai Cross sampai Anda benar-benar memahami risikonya.

Sekarang masuk ke bagian yang sedikit lebih sulit - cara menghitung leverage futures. Leverage memungkinkan Anda trading dengan jumlah uang yang lebih besar dari modal nyata Anda. Misalnya, Anda punya 100 USD dan memakai leverage x5, Anda bisa membuka posisi senilai 500 USD. Pakai x10 berarti 1000 USD. Kedengarannya hebat, tapi ini adalah pedang bermata dua.

Yang paling penting yang ingin saya sampaikan adalah hubungan antara leverage dan tingkat penurunan harga yang menyebabkan Anda likuidasi. Ini adalah rumus dasar: persentase penurunan harga yang menyebabkan likuidasi sama dengan 100 dibagi leverage. Jadi dengan x5, harga hanya perlu turun 20% saja, Anda akan likuidasi. Dengan x10, hanya 10%. Dengan x20, cuma 5%. Anda lihat, semakin tinggi leverage, semakin mudah terkena likuidasi. Itulah mengapa perhitungan leverage futures ini sangat penting - karena langsung menentukan berapa banyak ruang yang Anda miliki untuk menahan posisi.

Ada satu hal yang ingin saya peringatkan tentang leverage terlalu tinggi seperti x30, x40 ke atas. Ketika Anda memakai leverage terlalu tinggi, exchange akan membatasi jumlah uang nyata yang digunakan untuk menjaga posisi, bisa jadi hanya setengah atau dua pertiga dari total. Sisanya akan dipotong sebagai biaya asuransi. Hasilnya, Anda lebih mudah terkena likuidasi dan tidak punya peluang untuk menahan posisi saat harga berbalik.

Sejatinya, saat saya trading, saya biasanya pakai leverage x5 sampai x10 jika itu adalah posisi swing trade. Itu memberi saya leverage cukup untuk mendapatkan keuntungan yang baik tapi tetap ada ruang untuk rebound. Kalau Anda ingin pakai leverage x20 ke atas, itu sebaiknya hanya untuk scalp trading yang sangat singkat, dan Anda harus siap dengan risiko yang sangat tinggi. Saya belum pernah menyarankan Anda pakai leverage x100 kecuali Anda adalah trader yang sangat berpengalaman.

Singkatnya, agar tidak kehilangan akun secara bodoh, ingatlah: selalu pilih Margin Isolated, pahami cara menghitung leverage futures sebelum membuka posisi, gunakan leverage yang wajar, dan hitung dengan cermat titik likuidasi Anda. Jika Anda pemula, mulai dari x5, terbiasa dulu lalu naikkan. Jangan buru-buru pakai leverage tinggi karena keuntungan besar juga berarti risiko besar. Saya sudah melihat terlalu banyak orang kehilangan semuanya karena terlalu santai memakai leverage yang terlalu tinggi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan