Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Februari 2025 menjadi bulan yang penuh dinamika bagi pasar kripto, dipengaruhi oleh berbagai peristiwa global yang signifikan. Salah satu faktor utama adalah ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Pada awal bulan, Presiden Donald Trump mengumumkan rencana untuk memberlakukan tarif tinggi pada impor dari China, yang segera direspons oleh Beijing dengan pengenaan tarif balasan hingga 15% pada produk-produk Amerika. Langkah-langkah ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor, menyebabkan penurunan harga Bitcoin sebesar 2,5% menjadi $98.691, Ethereum turun 3,8% ke $2.710, dan XRP anjlok 6,6% ke $2,52.
Selain itu, pasar kripto juga terpengaruh oleh kebijakan moneter Amerika Serikat. Pada pertengahan Februari, investor menantikan keputusan terbaru dari Federal Reserve terkait suku bunga. Meskipun suku bunga dipertahankan pada kisaran 4,25% hingga 4,5%, kekhawatiran bahwa suku bunga yang lebih tinggi dapat mengurangi daya tarik aset berisiko seperti kripto tetap ada. Namun, setelah pengumuman tersebut, beberapa aset kripto seperti XRP dan Bitcoin mengalami kenaikan masing-masing sebesar 1,6% dan 1,5%.
Di Indonesia, peralihan pengawasan aset kripto dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi berlaku pada 10 Januari 2025. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian dan perlindungan lebih bagi investor kripto di tanah air.
Secara historis, Februari sering menjadi bulan yang menguntungkan bagi Bitcoin, terutama setelah peristiwa halving. Data menunjukkan bahwa pada tahun-tahun pasca-halving, seperti 2013, 2017, dan 2021, Bitcoin mencatatkan kenaikan signifikan pada bulan Februari, dengan rata-rata pengembalian mencapai 40,74%. Jika tren ini berlanjut, Februari 2025 berpotensi menjadi bulan yang bullish bagi Bitcoin.
Namun, pasar kripto tetap menunjukkan volatilitas yang tinggi. Peristiwa global, kebijakan ekonomi, dan sentimen investor terus memainkan peran penting dalam pergerakan harga aset digital. Oleh karena itu, investor disarankan untuk selalu mengikuti perkembangan terkini dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.